5 Tip Supermudah Agar Tarawih Bisa Istiqamah - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25604
single,single-post,postid-25604,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
5-tip-supermudah-agar-tarawih-bisa-istiqomah

5 Tip Supermudah Agar Tarawih Bisa Istiqamah

5-tip-supermudah-agar-tarawih-bisa-istiqomahRamadan kali ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh Zia. Ia tampak bersemangat menyambut datangnya bulan suci itu.

Hari pertama Ramadhan, ia semangat mengiringi puasanya dengan ibadah-ibadah sunah. Membaca Al-Qur’an, sedekah, dan tentu saja shalat tarawih.

Sayangnya, di pekan kedua, acara bukber yang sering menjadi ajang rumpi lebih dipilihnya. Di pekan ketiga, masjid seakan pindah ke mall. Zia disibukkan dengan belanja untuk keperluan lebaran. Pekan keempat, waktunya habis buat nyari tiket mudik.

 

Ramadan kali ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh Zia. Ia tampak bersemangat menyambut datangnya bulan suci itu.

Hari pertama Ramadhan, ia semangat mengiringi puasanya dengan ibadah-ibadah sunah. Membaca Al-Qur’an, sedekah, dan tentu saja shalat tarawih.

Sayangnya, di pekan kedua, acara bukber yang sering menjadi ajang rumpi lebih dipilihnya. Di pekan ketiga, masjid seakan pindah ke mall. Zia disibukkan dengan belanja untuk keperluan lebaran. Pekan keempat, waktunya habis buat nyari tiket mudik.
Tarawih? Sudah lupa tuh!

Mmm.., apakah kita sama dengan Zia? Kalau ya, kita mainstream binggo dong! Padahal, ibadah ini spesial pake telor lho! Selain cuma setahun sekali, Allah juga menjanjikan pahala luar biasa bagi siapa aja yang menjalankan shalat sunah ini.

Nah, biar makin semangat tarawihnya, nih ada beberapa tip dari kami. Praktikin yuk!

  • Ikut tarhib Ramadan

Tarhib artinya anjuran atau motivasi. Dalam event yang biasa diadakan di masjid dan mushala beberapa hari sebelum Ramadan ini, kita dimotivasi agar membulatkan semangat saat masuk bulan Ramadan.

  • Cari teman yang kompetitif

Emang lomba lari? Hehe, tenang… Dari dulu manusia paling suka berkompetisi. Habil dan Qabil berkompetisi memperebutkan salah satu saudara perempuan mereka yang jelita, Abu Bakar dan Umar berkompetisi banyak-banyakan sedekah.

Sama. Kita juga perlu berkompetisi dengan teman-teman untuk melakukan sebaik-baik ibadah wabil khusus shalat tarawih di bulan yang mulia ini. Soalnya, kalau sendirian ibadahnya gampang banget dihampiri mahluk bernama “M” alias males.

  • Kurangi bukber

Kok malah dikurangi? Yang sering penulis ikuti sih, bukber itu acara intinya kebanyakan ngobrol ngalor-ngidul. Shalat Maghrib saja kadang terbengkalai, apalagi shalat tarawihnya. Menurut penulis sih…

  • Jangan kalap saat berbuka puasa

Siapa yang pas dengar adzan Maghrib langsung nyantap berturut-turut kolak, kue basah, kurma, es buah, lanjut nasi sepiring penuh? Selain nggak bagus buat pencernaan, kalap saat berbuka juga bakal berimbas ke ibadah tarawih. Gimana mau shalat tarawih yang berbelas bahkan berpuluh rakaat, baru shalat Isya yang cuma empat rakaat aja sudah ngantuk berat.

  • Berdoa di waktu-waktu mustajab

Salah satu waktu paling mustajab buat berdoa adalah di waktu sahur dan berbuka puasa. Sayang, di waktu sahur kita terlalu asyik ketawa-ketiwi dengan acara tivi, di waktu berbuka kita terlalu khusyuk menyantap hidangan yang tersaji. Hiks…

Mending dioptimalin sih sebenarnya buat berdoa sebanyak-banyaknya. Salah satunya minta sama Allah supaya diistiqamahkan dalam menjalankan shalat tarawih selama satu bulan full (kecuali pas lagi halangan buat yang perempuan.

 

Oke, segitu aja tipnya biar tarawih tahun ini istiqamah dan sukses gilang-gemilang. Hayo siapa yang berani praktikiiin?

*Enje, tim penulis @Muslimah_Talk. Bukunya yang sudah diterbitkan adalah Saleha Is Me (bestseller) dan Islamic Generation.

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X