|
Efek Konstruktif dan Psikologis Shalat |
|
Senin, 20 April 2009 19:11 |
Shalat sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT memiliki kekuatan supernatural yang berbekas pada diri setiap orang yang mendirikan shalat. Shalat mampu membentuk kepribadian positif yang bersumber dari cahaya Iman yang dipancarkan Allah SWT. Sebagaimana dijabarkan dalam buku "Keajaiban Shalat Rawatib karya Dr. Ahmad Sudirman Abbas, M.A., efek kekuatan shalat di antaranya sebagai berikut.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kunci Kemenangan Rasulullah dalam Setiap Peperangan |
|
Jumat, 17 April 2009 14:28 |
Perjuangan yang dilakukan Rasulullah, baik dalam dakwah, membentuk kepribadian pengusungnya, membangun tatanan negara yang penuh dengan amalan, termasuk bagaimana mengatur strategi dalam fase jihad melawan kebatilan memerlukan strategi yang cukup brillian. Namun, kalau kita perhatikan, Rasulullah dan para sahabat juga memerhatikan beberapa pilar jihad sebagai langkah sunatullah sekaligus aspek terbesar kemenangan setiap perjuangannya, baik pilar-pilar jihad yang sifatnya maknawi maupun materi. |
|
Selanjutnya...
|
|
Mengupas Strategi Militer Rasulullah |
|
Senin, 30 Maret 2009 19:50 |
Nabi Muhammad saw, selain sebagai Nabi dan Rasulullah, juga seorang yang jenius dalam kancah politik dan hubungan sosial. Kejeniusan pikiran dan kemuliaan pribadinya mencerminkan seorang nabi pilihan yang menjadi pemimpin para nabi dan rasul. Dari itu, muncullah kegemilangan dan keajaiban yang selalu menyertai tindak tanduk Rasulullah dalam setiap perkara yang menyertainya. |
|
Selanjutnya...
|
|
Amalan Penyempurna Shalat Fardhu |
|
Senin, 30 Maret 2009 16:19 |
"Sesungguhnya pertama-tama yang akan diperhitungkan (hisab) dari amal perbuatan manusia pada Hari Kiamat kelak adalah shalat. Rabb kita akan berfirman kepada malaikat-malaikat-Nya. Karena Dia Dzat Yang Maha Mengetahui, "Wahai para malaikat-Ku, periksalah shalat hamba-Ku, sudahkah sempurna shalatnya atau masih kurang? Apabila didapatkan sudah cukup sempurna, akan dicatat sudah sempurna. Akan tetapi, apabila didapati kurang sempurna, Allah akan berfirman, "Periksa kembali, apakah hamba-Ku itu memiliki amalan shalat sunah (tathaawwu)? Apabila didapati bahwa ia memiliki amalan sunah tambahan (shalat sunah tathawwu), Allah akan berfirman, "Cukupkan dan sempurnakan shalat fardhu hamba-Ku itu oleh shalat sunahnya. Kemudian, amal perbuatan sang hamba itu diperhitungkan menurut cara seperti ini. (HR Abu Daud) |
|
Selanjutnya...
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 26 dari 54 |