Aneka Jalan Menjadi Kaya Raya dan Bahagia - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25365
single,single-post,postid-25365,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
business-beyond

Aneka Jalan Menjadi Kaya Raya dan Bahagia

business-beyondAnda pasti sudah cukup mengenal para pengusaha kaya raya kelas dunia yang kerap muncul namanya di berbagai media. Sebut saja, misalnya Warren Buffet, Bill Gates, Donald Trump, dan Steve Jobs. Kekayaannya hingga mencapai miliaran dolar dari keuntungan bisnisnya. Mereka telah menjadi ikon bisnis internasional yang telah meraih sukses. Perusahaan mereka tersebar di seluruh dunia dan menyerap lapangan pekerjaan hingga ratusan ribu karyawan. Bagaimanakah caranya hingga mereka meraih semua kekayaan dan kesuksesan tersebut?

Di sinilah bagian menarik yang dapat kita ambil manfaatnya. Dengan harapan, kita dapat meniru tekniknya agar usaha kita dapat berjalan sukses semulus mereka. Pasalnya, mereka merupakan bagian dari para guru pebisnis sukses lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Masing-masing memiliki rahasia atau strategi tertentu yang sangat inspiratif. Misalnya, bagaimana mereka mengelola usaha pada masa awal, pengelolaan manajemen, hingga meningkatkan profit dan mengembangkan perusahaannya lebih besar lagi.

Dan, salah satu kesimpulan pentingnya, ternyata setiap orang memiliki peluang menjadi pengusaha sukses. Untuk menjadi pengusaha sukses, kita tidak mesti harus memiliki modal besar dan langsung membuat usaha skala besar. Bill Gates, sebelum mencapai kesuksesannya seperti sekarang, justru dimulai dari usaha kecilnya di garasi rumahnya. Hampir kebanyakan dari para pengusaha sukses, ternyata berawal dari usaha kecilnya. “Mulailah dari yang kecil dulu! Usaha dengan modal besar dan segala kelengkapannya  dapat membuat otak kita jadi mandul, kurang kreatif, dan terjebak di zona nyaman,” demikian seperti yang diungkapkan oleh Perry Tristainto, raja factory outlet dari Bandung.

Selain itu, ternyata menjadi pebisnis sukses juga tidak selalu mesti lulusan pendidikan formal setinggi mungkin. Siapa pun dapat meraihnya. Simon Cowell, George Foreman, Carl Lindner, dan Jay Z adalah pengusaha sukses yang drop out sekolah. Yang paling penting adalah berani bermimpi untuk maju dengan menerapkan beberapa prinsip bisnis, mulai dari prinsip kejujuran, ketekunan, menjadi pembelajar, jeli melihat peluang, hingga profitable.

Jika Anda bertanya, apakah kita perlu kerja keras untuk menjadi pengusaha sukses seperti mereka? Ternyata “tidak” juga. Menjemput kesuksesan tidak selamanya harus bekerja keras siang dan malam. Tapi justru sebaliknya, Anda mesti melakukan efisiensi sebaik-baiknya sehingga Anda dapat menikmati kualitas hidup. Anda jangan sampai menjadi budak waktu untuk terus mengejar uang, tapi semestinya agar uang yang mengejar Anda. Demikianlah sebagian penjelasan penting yang kami temukan di dalam buku “Business & Beyond” karya Badroni Yuzirman.

Penulis akan membawa Anda langkah demi langkah untuk mengenal kesuksesan bisnis sehingga Anda dapat meraihnya lebih mudah dan terarah. Di antara sekian poin jalan-jalan kesuksesan yang dijelaskan oleh Badroni Yuzirman ialah bagaimana mengukur kompetensi bisnis, memulainya dari yang kecil, jenis bisnis yang tidak lekang waktu, berbisnis tanpa hutang, mencontek ide bisnis lain, mencetak keberuntungan, meningkatkan omzet, belajar finansial kepada ayam, low budget high profit, antara uang dan kebahagiaan, matematika Allah, dan perjalanan menemukan takdir.

Buku terbitan QultumMedia ini tidak hanya memberi formula-formula kesuksesan bisnis, tapi juga sekaligus menuntun jalan kebahagiaan Anda dalam meraihnya kesuksesan tersebut. Artinya, penulis sangat berharap agar Anda menjadi kaya dan bahagia. Banyak hal penting yang mungkin belum Anda ketahui di dalam buku ini. Sebagai founder Tangan di Atas (TDA), ia telah berhasil mencetak ribuan pengusaha dan menjadi salah satu sumber inspirasi masyarakat Indonesia. Jika Anda ingin tahu bagaimana strateginya dalam menjembatani ribuan anggota TDA untuk menjemput kesuksesannya, mungkin buku ini sudah cukup mewakili.

 

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X