Banjir Rezeki dengan Shalat Dhuha - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25636
single,single-post,postid-25636,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
pagi

Banjir Rezeki dengan Shalat Dhuha

pagiSebutlah Ali, seseorang yang tidak lulus sekolah dasar yang memberanikan diri merantau ke kota untuk mencari pekerjaan. Berkat bantuan kakak iparnya ia memiliki keahlian mengebor sumur. Selama dua tahun ia berkeliling menggunakan sepedanya untuk menawarkan jasanya.

 

selamat pagi

Sebutlah Ali, seseorang yang tidak lulus sekolah dasar yang memberanikan diri merantau ke kota untuk mencari pekerjaan. Berkat bantuan kakak iparnya ia memiliki keahlian mengebor sumur. Selama dua tahun ia berkeliling menggunakan sepedanya untuk menawarkan jasanya.

Hingga tiba suatu hari ia mendapatkan tawaran proyek 5000 sumur bor. Ia sempat gentar, karena tidak ada modal melakukan pekerjaan tersebut. Namun, si pemberi proyek memberikan uang muka 50% untuk pekerjaan pengeboran dan sisanya 50% setelah selesai.  

Setelah proyek 5000 sumur bor itu, ia tidak lagi berkeliling dengan sepeda, tetapi berkendaraan mobil dan memiliki karyawan.  Proyek yang ia dapatkan senilai 2 Milyar. Satu hal kebiasaan dari Ali, ia selalu mendirikan shalat Dhuha.

***

Di kalangan para pebisnis Muslim, aktivitas shalat Dhuha sangatlah dekat dan sudah menjadi kebiasaan mereka. Sebutlah Mas Mono, pemilik Ayam Bakar Mas Mono, Sandiaga Uno, Rangga Umara, dan ustad Yusuf Mansyur.  Aktivitas shalat Dhuha ini diyakini dan dibuktikan nyata untuk membuka pintu rejeki bagi umat Muslim.

Selain dijanjikan sebagai pembuka pintu rezeki, shalat Dhuha juga memiliki keutaamaan lain. Keutamaan shalat Dhuha minimal dua rakaat bisa mendapatkan ampunan dari Allah SWT sekalipun dosanya sebanyak buih di lautan. Demikian hadist riwayat Tirmizi.

Namun, abaikan pikiran Anda jika mengira hanya dengan shalat Dhuha, pintu rezeki lalu terbuka. Tentu ada upaya dan ikhtiar untuk mengiringi terbukanya rezeki. Ikhtiar tersebut disertai doa dan shalat Dhuha.  Setelah berupaya  sungguh-sungguh dan berdoa terserahkan sepenuhnya kepada Sang Pencipta.

Waktu Dhuha adalah saat matahari tergelincir, sebagai wujud rasa syukur sebelum melakukan aktivitas bekerja ataupun belajar. Bekerja menyambut datangnya rezeki dan belajar menimba ilmu yang bermanfaat dan berkah. 

Nah, agar istiqamah dalam shalat dhuha, dekatkan diri dengan lingkungan, pergaulan yang baik (berkumpul dengan orang soleh). Selain itu baca kisah-kisah inspiratif dari para penegak shalat dhuha untuk memompa motivasi meraih berkah dari shalat Dhuha.

Berikut doa yang biasa dipanjatkan usai shalat Dhuha:

“Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh”.

Lebih lengkap simak dan pelajari seputar shalat Dhuha dalam buku Banjir Rezeki dengan Shalat Dhuha. Buku ini berisi kisah-kisah inspiratif, hikmat shalat, tata cara shalat dhuha, kumpulan doa, manfaat shalat Dhuha, dan banyak lagi.  Disebutkan dalam buku ini orang yang mengerjakan delapan rakaat shalat Dhuha akan tercatat sebagai orang yang taat dan sukses.  Bagaimana dengan Anda, ingin membuktikan keajaiban dari shalat Dhuha?

 

image: cerpen.kampung-media.com

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X