Blog Large Image - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
18953
page-template,page-template-blog-large-image,page-template-blog-large-image-php,page,page-id-18953,page-child,parent-pageid-1815,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
Kabah

LIMA HAL ANEH INI TERJADI MENJELANG LAHIRNYA NABI MUHAMMAD SAW

 

Sebagai muslim, kita mungkin sering membaca sejarah kelahiran Nabi Muhammad saw. Tapi tahukah kita, ternyata lima hal aneh ini terjadi menjelang kelahirannya.

Kelahiran seorang rasul merupakan berkah bagi seluruh alam. Diutusnya seorang rasul salah satu bukti betapa sayangnya Allah kepada hamba-hamba-Nya. Dia ingin hamba-hamba-Nya sadar bahwa Dia selalu membimbing mereka dengan adanya rasul di sampingnya.
Sebagai khatamun nabiyyin (penutup para nabi), kelahiran Nabi Muhammad saw sangat dinanti-nanti. Tak hanya oleh manusia, bahkan binatang, tumbuh-tumbuhan dan alam semesta juga merindukan kehadirannya. Karena itu, tak heran jika ada hal-hal aneh terjadi menjelang kelahirannya.

           Baca juga:

 

Hal-hal aneh ini ada kaitannya dengan kondisi alam yang tak wajar. Bagi masyarakat Arab pada masa itu, kejadian ini merupakan sesuatu yang mengherankan. Sebelumnya tak pernah terjadi.
Nah, inilah lima hal aneh yang terjadi menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw.

1. Api Majusi padam
Orang-orang Majusi adalah penyembah api. Api yang mereka sembah selama beratus-ratus tahun itu tak pernah padam. Tapi, menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw, api itu padam seketika. Meski mereka berupaya menyalakannya kembali, tetap tidak berhasil.

2. Bintang besar bercahaya

Menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw, orang-orang Yahudi dan Nasrani melihat bintang besar yang bercahaya sangat terang. Bintang itu tak pernah terlihat sebelumnya di langit Makkah. Karenanya, sebagian mereka berkata, “Nabi penutup zaman telah lahir.”
Mereka berkata demikian karena telah mendapat informasi dari kitab suci mereka bahwa akan lahir seorang nabi akhir zaman yang ditandai dengan munculnya bintang besar.

Ka’bul Akhbar ra berkata: “Saya telah melihat di dalam Taurat bahwa Allah Ta’ala telah mengabarkan kepada Kaum Musa tentang saat keluarnya Muhammad saw, ‘Sesungguhnya bintang yang telah kamu ketahui itu, bila ia bergerak dari tempatnya, menandakan bahwa Rasulullah saw telah keluar.’
Ketika Rasulullah saw lahir, bintang itu bergerak dan pindah dari dari tempat asalnya. Maka, orang-orang Yahudi dan Nasrani semuanya mengetahui bahwa rasul yang diberitakan Allah itu telah lahir ke dunia, namun mereka merahasiakannya disebabkan kedengkian mereka.” Lihat selengkapnya.

3. Burung-burung beterbangan di langit Makkah

Sebelumnya, tak pernah terlihat burung yang begitu banyak terbang di atas kota Makkah. Tapi, pada hari kelahiran Nabi, entah dari mana burung-burung terlihat berbondong-bondong mengitari kota Makkah. Seakan menyambut kelahiran Nabi Muhammad saw.

4. Pohon kurma kering kembali berbuah

Dikabarkan dalam Injil tentang tanda-tanda menjelang lahirnya nabi akhir zaman yaitu, “Bahwasanya apabila pohon kurma kering mengeluarkan daun-daunan, maka itu menandakan keluarnya Rasulullah ke dunia.”

Ketika Rasulullah saw lahir, pohon kurma yang kering dan layu menjadi segar kembali, berdaun dan berbuah. Melihat hal itu, orang-orang Nasrani pun mengetahui bahwa Rasul yang dijanjikan Allah di dalam kitab Injil itu telah lahir ke dunia. Tetapi hal itu mereka rahasiakan, disebabkan kedengkian mereka. Lihat selengkapnya.

5. Mata air kering memancar kembali

Di dalam kitab Zabur diterangkan bahwa kelahiran nabi akhir zaman ditandai, “Ketika mata air yang sudah kalian kenal kering dan tiba-tiba memancarkan air dengan derasnya maka pada saat itulah Nabi Muhammad saw telah lahir ke dunia.”

Itulah lima kejadian aneh menjelang kelahiran Nabi Muhammad saw. Ini menjadi bukti betapa mulianya utusan Allah, sampai-sampai alam pun ikut gembira dengan kelahirannya. Lebih lengkap mengenai hal-hal yang terjadi menjelang kelahiran Nabi Muhammad saw, kita bisa mengunjungi laman berikut ini.

Kejadian-kejadian aneh menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw antara lain:

1. Api Majusi padam, setelah beratus-ratus tahun disembah.
2. Bintang besar bercahaya, salah satu tanda kelahiran Nabi Muhammad menurut ahlul kitab.
3. Burung-burung beterbangan di langit Makkah, demi menyambut kelahiran Nabi Muhammad saw.
4. Pohon kurma kering kembali berbuah, sehingga masyarakat bisa berbondong-bondong memetiknya.
5. Mata air kering memancar kembali, memberikan berkah bagi penduduk di sekitarnya.

Kamu Ingin Tahu Siapa Jodoh yang Tepat Untukmu? Ikuti Lima Petunjuk Ini!

 

Kita mungkin sering membayangkan siapa yang akan menjadi jodoh kita nanti. Mulai tetangga kita yang cantik, teman sekelas yang menjadi rebutan, sampai artis ternama yang sering diberitakan. Nah, buat yang ingin tahu siapa jodoh yang tepat untuknya, coba deh ikuti lima petunjuk ini.

Memiliki pasangan hidup adalah keinginan setiap orang. Ketika dewasa, laki-laki dan perempuan akan memikirkan siapa yang menjadi pasangan hidupnya nanti. Kadang, ada yang sampai menetapkan kriteria-kriteria tertentu. Apakah Pembaca juga demikian?

Tak apa, ini wajar, kok. Sebab, memilih pasangan hidup tak seperti memilih baju atau perhiasan. Ketika kita sudah tidak suka, kita bisa menjualnya kembali atau memberikannya kepada orang yang membutuhkan.

Pasangan hidup akan menemani kita sampai tua. Merawat, menyayangi, dan mengasihi kita. Karenanya, sudah seharusnya kita mencari orang yang tepat. Orang yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kita, yaitu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Sayangnya, kita kadang masih bingung dalam memilih pasangan hidup. Laki-laki seperti apa yang tepat untuk kita, atau perempuan yang bagaimana yang pantas mendampingi kita?

Baca juga:
Ternyata Seperti Inilah Wanita yang Diidamkan Oleh Pria Saleh:
Ingin Rumah Tangga Bahagia? Hindari Hal-hal Ini:

Tapi, tak perlu khawatir. Bukankah kita diajarkan oleh Rasulallah untuk memilih pasangan yang baik agamanya? Di samping hal-hal lain, seperti memiliki status sosial yang terpandang, berasal dari keluarga yang baik, dan memiliki harta yang melimpah, agama adalah yang utama.

“Adalah fitrah seorang Muslimah untuk menikah dengan laki-laki kaya, memiliki status sosial yang terpandang, berasal dari keluarga yang baik, dan tampan. Itu nggak salah. Tapi, jangan dilupakan, kualitas agamanya harus tetap dinomorsatukan” (Halaqah Cinta, h. 257)

Setelah kita menentukan kriteria tersebut, bagaimana cara mendapatkan pasangan hidup yang memenuhi kriteria itu? Nah, berikut langkah-langkah yang perlu kita lakukan.

1.    Perbaiki Niat
Niat yang sungguh-sungguh akan memudahkan kita mendapatkan pasangan hidup yang tepat. Harus ada keseriusan dan niat semata-mata ingin menjalankan sunah Rasulullah, yaitu untuk memiliki keturunan.

2.    Ikhtiar
Tak cukup hanya memasang niat. Kita juga harus berikhtiar mencari calon pendamping hidup kita. Jika masih malu-malu, kita bisa minta bantuan teman untuk mengenalkan kita pada orang yang kita sukai, atau kita bisa meminta teman untuk mengenalkan kita dengan orang yang baik.

3.    Istikharahi
Jika kita sudah menemukan orang yang menurut kita baik, jangan lupa beristikharah. Kita minta petunjuk kepada Allah, apakah pilihan kita ini tepat untuk kita, untuk dunia dan akhirat kita? Persis seperti doa yang kita panjatkan ketika Shalat Istikharah.
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Mahaagung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahui dan Engkau Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebutkan hal yang diistikharahi) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku, takdirkanlah untukku, mudahkanlah jalannya, kemudian berikanlah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini (sebutkan hal yang diistikharahi) lebih berbahaya bagiku dalam agama, kehidupan dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkanlah aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku” (Penuntun Mengerjakan Shalat Istikharah, h. 16).

4.    Utarakan Keinginan Kita
Jika Allah sudah memberikan jawaban atas Istikharah kita, utarakan kepada orang terdekat kita. Bisa ayah, ibu, atau saudara kita, agar niat baik untuk menikahi pilihan kita itu diridhai juga oleh mereka. Sampaikan bahwa kita ingin meminangnya.

5.    Nikahi Karena Allah
Nikahilah pilihan kita semata-mata karena Allah. Allah akan memberikan keberkahan pada pasangan yang menikah dengan didasari cinta kepada-Nya. Yang bertujuan untuk menjalankan sunah Rasul-Nya, agar melahirkan generasi-generasi yang saleh dan saleha.

Nah, inilah yang perlu kita lakukan untuk mendapatkan pasangan hidup yang tepat. Melibatkan Allah dalam semua urusan kita adalah sebuah keharusan. Dengan begitu, kita tak perlu ragu lagi untuk memilih pasangan hidup.

Jadi, langkah-langkah memilih pasangan hidup yang tepat adalah:

1.    Perbaiki Niat, niat yang sungguh-sungguh akan memudahkan kita dalam memilih pasangan hidup.
2.    Ikhtiar, jangan berdiam diri, carilah semampu kita calon pendamping hidup kita.
3.    Istikharahi, yakinkan pilihan kita dengan Shalat Istikharah. Allah akan memberikan kita petunjuk jika dia orang yang tepat.
4.    Utarakan Keinginan Kita, utarakan maksud kepada orang terdekat kita agar memudahkan kita meminang pilihan hidup kita.
5.    Nikahi Karena Allah, menikah yang didasari niat yang tulus karena Allah akan memberikan keberkahan dalam rumah tangga.

Ingin Rumah Tangga Bahagia? Hindari Hal-hal Ini!

 

Kita pasti memiliki keinginan agar rumah tangga kita bahagia. Tapi, tahukah kita apa saja yang harus dilakukan dan dihindari agar hal itu bisa terwujud?

Masalah pernikahan dan rumah tangga memang tak pernah habis untuk dibahas. Fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini membuatnya semakin menarik dibicarakan. Satu di antara fenomena-fenomena itu, yang kadang membuat kita miris dan ikut bersedih, adalah perceraian.

Perceraian adalah masalah serius dalam berumah tangga yang paling banyak menyedot perhatian kita. Mulai perceraian teman-teman atau tetangga kita sendiri dengan pasangannya, sampai kehancuran rumah tangga para selebriti yang begitu detail ditayangkan dalam berbagai acara infotainmen.

Baca juga:
Lima Sahabat Nabi ini Punya Kekayaan Luas Biasa. Ingin Sukses Seperti Mereka?
Wisata Kuliner di Mekah, Madinah, dan Jedah

Badan Pusat Statistik mencatat, dari 2012 sampai 2015 angka perceraian terus mengalami peningkatan. Tahun 2012 tercatat 346.480 gugatan perceraian, tahun 2013 sebanyak 324.247, tahun 2014 sebanyak 344.237, dan tahun 2015 sebanyak 347.256 (https://goo.gl/wsS7sr).

Banyak faktor yang menyebabkan angka perceraian di Indonesia semakin meningkat, di antaranya:

1.    Masalah Ekonomi
Faktor ekonomi memiliki dampak besar dalam mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. Tak terpenuhinya kebutuhan rumah tangga menyebabkan perselisihan, saling menyalahkan yang berujung pertengkaran.  Di kalangan masyarakat kelas atas, hal ini juga kerap terjadi. Gaya hidup yang berlebih-lebihan, entah itu suami atau istri, dapat menimbulkan ketidaknyamanan pasangan.

2.    Perselingkuhan
Perselingkuhan merupakan salah satu penyebab terjadinya perceraian. Perselingkuhan bisa disebabkan seseorang tertarik dengan orang lain, kurang diperhatikan pasangannya, dan suami yang otoriter.

3.    Terlalu Sibuk dengan Pekerjaan
Terlalu sibuk mengurus pekerjaan dapat membuat komunikasi suami-istri menjadi tidak berkualitas.

4.    Pernikahan Dini
Pernikahan yang baik adalah pernikahan yang sudah dipersiapkan dengan matang. Menikah dini dapat menyebabkan rumah tangga tak berjalan dengan baik. Banyak hal yang belum dipersiapkan dengan matang ketika memutuskan untuk berumah tangga.

5.    Masalah Nafkah Batin
Kurangnya kepuasan salah satu pasangan dalam urusan nafkah batin dapat menimbulkan kekecewaan dalam rumah tangga. Karenanya kita harus bisa memahami apa yang diinginkan pasangan dalam urusan nafkah batin.

Untuk mengetahui lebih detail tentang faktor-faktor penyebab perceraian, kita bisa mengunjungi laman ini https://goo.gl/1xrFQA.

Kita perlu mempersiapkan pernikahan dengan matang, sebelum memutuskan untuk membina rumah tangga. Jangan terburu-buru, sebab bisa berakibat fatal, termasuk perceraian. Sabar dan terus berusaha merupakan langkah tepat yang harus kita lakukan.

Karenanya, ketika kita merasa rapuh, merasa sulit dalam mempersiapkan pernikahan atau bahkan sulit menemukan jodoh, mari kita limpahkan semuanya kepada Allah. Bukankah Allah telah berfirman,

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesunggunya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. (Yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS. Al-Baqarah : 45-46)

Dengan shalat, kita bisa merasakan ketenangan jiwa yang luar biasa. Jika kita ingin mendapatkan ketenangan, kita bisa memulainya dengan memperbaiki ibadah shalat kita dan menambahnya dengan shalat-shalat sunah.

Allah telah mengajarkan kepada hambanya shalat-shalat sunah yang bermanfaat baginya. Salah satunya Shalat Hajat. Kita bisa meminta semua keinginan kita dengan dua rakaat bersimpuh di hadapan-Nya.

Ketika kita menemukan masalah seputar pernikahan dan rumah tangga, saat itu juga kita dirikan Shalat Hajat, agar Allah memberikan yang terbaik. Jika kita belum mengetahui tatacara mengerjakan Shalat Hajat, kita tidak perlu khawatir. Tatacara mengerjakan Shalat Hajat persis seperti shalat-shalat sunah yang lain.

“Cara mengerjakan Shalat Hajat sama seperti shalat fardhu dan shalat sunah yang lain, baik bacaannya (rukun qauli) maupun gerakannya (rukun fi’li). Perbedaannya hanyalah pada  niat, amalan surat yang dibaca, dan doa setelah Shalat Hajat.” (Penuntun Mengerjakan Shalat Hajat, h. 11)

Lebih lengkapnya tentang tatacara mengerjakan Shalat Hajat, kita bisa membacanya dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Hajat.

Jadi, penyebab ketidakharmonisan rumah tangga seringkali terjadi karena:

1.    Masalah Ekonomi, tak terpenuhinya kebutuhan rumah tangga dapat menimbulkan perselisihan yang berujung pertengkaran.
2.    Perselingkuhan, kurangnya rasa syukur mendapatkan suami/istri yang setia mendampingi merupakan faktor terjadinya perselingkuhan.
3.    Terlalu Sibuk dengan Pekerjaan, sibuk dengan pekerjaan membuat keharmonisan rumah tangga berkurang.
4.    Pernikahan Dini, kurang matang dalam mempersiapkan pernikahan dapat melahirkan konflik dalam rumah tangga.
5.    Masalah Nafkah Batin, kurangnnya pengertian dari salah satu pihak mengenai nafkah batin dapat berujung ke perceraian.

 

Sumber image: https://goo.gl/vbbkVy

sahabat nabi

Lima Sahabat Nabi Ini Punya Kekayaan Luar Biasa. Ingin Sukses Seperti Mereka?

 

Mungkin selama ini kita mengenal Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Warren Buffett sebagai orang-orang terkaya di dunia. Tapi pernah tidak kita berpikir bahwa pada masa Nabi saw dulu ada lima sahabat yang punya kekayaan berlimpah dan menjadi orang terkaya pada masanya. Siapakah mereka?

Kita sering mendengar nama-nama sahabat Nabi disebut dalam berbagai majelis ilmu. Tak jarang juga kita mendengar tentang mereka di televisi dan radio.

Para sahabat Nabi itu di antaranya Abu Bakar yang bergelar Ash-Shiddiq (Yang Membenarkan), Umar bin Khaththab yang bergelar Al-Faruq (Yang Membedakan), Utsman bin Affan yang bergelar Dzun Nurain (Yang Memiliki Dua Cahaya), dan Ali bin Abi Thalib yang bergelar Madinatul ‘Ilmi (Kota Ilmu).

Selain nama-nama di atas, yang terkenal karena kedekatannya dengan Rasulullah, ada juga sahabat Nabi yang terkenal karena kekayaan mereka yang melimpah dan kedermawanannya. Jika kita konfersi ke dalam rupiah, jumlah kekayaan mereka sangat besar untuk ukuran orang Indonesia sekarang.

Siapa saja sahabat Nabi yang kaya-raya itu? Apa saja kekayaannya?

     Baca juga:

 

1. Abdurrahman bin ‘Auf

Abdurrahman bin ‘Auf adalah sahabat Nabi yang terkenal sebagai pebisnis. Ia sahabat yang didoakan oleh beliau agar mendapatkan kerberkahan dari hartanya.

Ia memiliki empat orang istri. Ketika ia meninggal masing-masing istrinya mendapatkan warisan sebesar 100.000 Dinar.

Total kekayaan Abdurrahman bin ‘Auf saat meninggalnya sebesar 3.200.000 Dinar. Kalau dikonfersi ke mata uang Rupiah maka jumlahnya Rp6.212.688.000.000

2. Zubair bin Awwam

Zubair adalah salah satu sahabat Nabi yang termasuk Assabiqunal Awwalun. Ia memiliki keahlian berperang sambil menunggang kuda. Kebanyakan hartanya adalah tanah dan rumah.

Zubair memiliki padang belantara, 11 rumah besar di Madinah, 2 di Basrah, dan 1 di Kuffah dan Mesir.

Sebelum meninggal ia berwasiat agar 1/3 hartanya dibagikan kepada cucu-cucunya, lalu 2/3 diberikan kepada ahli warisnya.

Saat meninggal, harta waris dan wasiatnya antara lain:

  • Harta waris : 38.400.000 Dirham
  • Harta wasiat : 19.200.000 Dirham

Jumlah : 57.600.000 Dirham

Jika 57.600.000 Dirham dikonfersi ke rupiah maka berjumlah Rp3.543.724.800.000

3. Utsman bin Affan

Utman bin Affan adalah sahabat Nabi yang tergolong paling kaya. Dia memiliki kekayaan berupa dinar, dirham, dan 1.000 ekor unta. Jika kita perinci kekayaannya maka berjumlah:

  • Uang Dirham : 30 juta Dirham
  • Uang Dinar : 150.000 Dinar
  • Sedekah : 200.000 Dinar
  • Unta : 1.000 ekor

Jika dirupiahkan maka berjumlah:

  • 30 juta Dirham : 1.845.690.000.000
  • 150.000 Dinar : 291.219.750.000
  • Sedekah 200.000 Dinar : 388.293.000.000
  • 1.000 ekor unta : 7.740.000.000

 

Jadi, jumlah kekayaan Utsman bin Affan adalah Rp2.532.942.750.000

4. Thalhah bin ‘Ubaydillah

Thalhah bin ‘Ubaydillah adalalah sahabat Nabi dari kaum Quraisy. Beliau termasuk delapan orang yang pertama kali masuk Islam. Kekayaan yang dimiliki Thalhah adalah:

  • Uang Dirham : 2.200.000 Dirham
  • Uang Dinar : 200.000 Dinar
  • Sedekah : 300.000 Dirham

Jika di rupiahkan akan berjumlah:

  • 2.200.000 Dirham : 135.350.600.000
  • 200.000 Dinar : 388.293.000.000
  • Sedekah 300.000 Dirham : 18.456.900.000

Jadi, jumlah kekayaan Thalhah bin ‘Ubaydillah adalah Rp542.100.500.000

5. Sa’d bin Abi Waqqash

Sa’d bin Abi Waqqash dikenal di kalangan sahabat sebagai orang yang sangat pemberani dalam peperangan. Tatkala wafat, ia meninggalkan harta waris sebesar 250.000 Dirham. Jika diubah ke rupiah maka berjumlah Rp15.380.750.000

Untuk lebih jelasnya mengenai rincian kekayaan lima sahabat di atas, kita bisa mengunjungi laman berikut ini.

Itulah lima sahabat Nabi yang memiliki harta melimpah. Selain itu, mereka juga dikenal sebagai sahabat-sahabat yang dermawan, rajin ibadah, dan rendah hati.

Para sahabat Nabi itu juga sering mengamalkan Shalat Dhuha. Sebagaimana kita tahu, Shalat Dhuha adalah ibadah yang dapat memperlancar rezeki dan memberikan keberkahan pada harta benda kita.

Nah, jika kita ingin seperti mereka, kita bisa mulai mengistiqomahkan Shalat Dhuha setiap hari. Dengan melakukan Shalat Dhuha, insya Allah rezeki kita akan dilancarkan oleh Allah.

Mari kita renungkan arti doa Shalat Dhuha berikut.

“Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah. Dengan kebenaran Dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.(Penuntun Mengejakan Shalat Dhuha, hal. 53)

Jika tak bisa tiap hari, minimal kita mengerjakannya tiga kali seminggu. Jika tak bisa tiga kali seminggu, minimal sekali seminggu. Tapi, alangkah baiknya kita mengerjakannya tiap hari, agar Allah cepat mengabulkan doa Shalat Dhuha kita.

Sahabat-sahabat Nabi yang kaya-raya dan dermawan.

  • Abdurrahman bin ‘Auf, memiliki harta sebesar Rp6.212.688.000.000
  • Zubair bin Awwam, memiliki harta sebesar Rp3.543.724.800.000
  • Utsman bin Affan, memiliki harta sebesar Rp2.532.942.750.000
  • Thalhah bin ‘Ubaydillah, memiliki harta sebesar Rp542.100.500.000
  • Sa’d bin Abi Waqqash, memiliki harta sebesar Rp15.380.750.000

 

 

 

 

X

Pin It on Pinterest

X