dari redaksi Archives - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
467
archive,category,category-dari-redaksi,category-467,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
Kabah

LIMA HAL ANEH INI TERJADI MENJELANG LAHIRNYA NABI MUHAMMAD SAW

 

Sebagai muslim, kita mungkin sering membaca sejarah kelahiran Nabi Muhammad saw. Tapi tahukah kita, ternyata lima hal aneh ini terjadi menjelang kelahirannya.

Kelahiran seorang rasul merupakan berkah bagi seluruh alam. Diutusnya seorang rasul salah satu bukti betapa sayangnya Allah kepada hamba-hamba-Nya. Dia ingin hamba-hamba-Nya sadar bahwa Dia selalu membimbing mereka dengan adanya rasul di sampingnya.
Sebagai khatamun nabiyyin (penutup para nabi), kelahiran Nabi Muhammad saw sangat dinanti-nanti. Tak hanya oleh manusia, bahkan binatang, tumbuh-tumbuhan dan alam semesta juga merindukan kehadirannya. Karena itu, tak heran jika ada hal-hal aneh terjadi menjelang kelahirannya.

           Baca juga:

 

Hal-hal aneh ini ada kaitannya dengan kondisi alam yang tak wajar. Bagi masyarakat Arab pada masa itu, kejadian ini merupakan sesuatu yang mengherankan. Sebelumnya tak pernah terjadi.
Nah, inilah lima hal aneh yang terjadi menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw.

1. Api Majusi padam
Orang-orang Majusi adalah penyembah api. Api yang mereka sembah selama beratus-ratus tahun itu tak pernah padam. Tapi, menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw, api itu padam seketika. Meski mereka berupaya menyalakannya kembali, tetap tidak berhasil.

2. Bintang besar bercahaya

Menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw, orang-orang Yahudi dan Nasrani melihat bintang besar yang bercahaya sangat terang. Bintang itu tak pernah terlihat sebelumnya di langit Makkah. Karenanya, sebagian mereka berkata, “Nabi penutup zaman telah lahir.”
Mereka berkata demikian karena telah mendapat informasi dari kitab suci mereka bahwa akan lahir seorang nabi akhir zaman yang ditandai dengan munculnya bintang besar.

Ka’bul Akhbar ra berkata: “Saya telah melihat di dalam Taurat bahwa Allah Ta’ala telah mengabarkan kepada Kaum Musa tentang saat keluarnya Muhammad saw, ‘Sesungguhnya bintang yang telah kamu ketahui itu, bila ia bergerak dari tempatnya, menandakan bahwa Rasulullah saw telah keluar.’
Ketika Rasulullah saw lahir, bintang itu bergerak dan pindah dari dari tempat asalnya. Maka, orang-orang Yahudi dan Nasrani semuanya mengetahui bahwa rasul yang diberitakan Allah itu telah lahir ke dunia, namun mereka merahasiakannya disebabkan kedengkian mereka.” Lihat selengkapnya.

3. Burung-burung beterbangan di langit Makkah

Sebelumnya, tak pernah terlihat burung yang begitu banyak terbang di atas kota Makkah. Tapi, pada hari kelahiran Nabi, entah dari mana burung-burung terlihat berbondong-bondong mengitari kota Makkah. Seakan menyambut kelahiran Nabi Muhammad saw.

4. Pohon kurma kering kembali berbuah

Dikabarkan dalam Injil tentang tanda-tanda menjelang lahirnya nabi akhir zaman yaitu, “Bahwasanya apabila pohon kurma kering mengeluarkan daun-daunan, maka itu menandakan keluarnya Rasulullah ke dunia.”

Ketika Rasulullah saw lahir, pohon kurma yang kering dan layu menjadi segar kembali, berdaun dan berbuah. Melihat hal itu, orang-orang Nasrani pun mengetahui bahwa Rasul yang dijanjikan Allah di dalam kitab Injil itu telah lahir ke dunia. Tetapi hal itu mereka rahasiakan, disebabkan kedengkian mereka. Lihat selengkapnya.

5. Mata air kering memancar kembali

Di dalam kitab Zabur diterangkan bahwa kelahiran nabi akhir zaman ditandai, “Ketika mata air yang sudah kalian kenal kering dan tiba-tiba memancarkan air dengan derasnya maka pada saat itulah Nabi Muhammad saw telah lahir ke dunia.”

Itulah lima kejadian aneh menjelang kelahiran Nabi Muhammad saw. Ini menjadi bukti betapa mulianya utusan Allah, sampai-sampai alam pun ikut gembira dengan kelahirannya. Lebih lengkap mengenai hal-hal yang terjadi menjelang kelahiran Nabi Muhammad saw, kita bisa mengunjungi laman berikut ini.

Kejadian-kejadian aneh menjelang lahirnya Nabi Muhammad saw antara lain:

1. Api Majusi padam, setelah beratus-ratus tahun disembah.
2. Bintang besar bercahaya, salah satu tanda kelahiran Nabi Muhammad menurut ahlul kitab.
3. Burung-burung beterbangan di langit Makkah, demi menyambut kelahiran Nabi Muhammad saw.
4. Pohon kurma kering kembali berbuah, sehingga masyarakat bisa berbondong-bondong memetiknya.
5. Mata air kering memancar kembali, memberikan berkah bagi penduduk di sekitarnya.

Kamu Ingin Tahu Siapa Jodoh yang Tepat Untukmu? Ikuti Lima Petunjuk Ini!

 

Kita mungkin sering membayangkan siapa yang akan menjadi jodoh kita nanti. Mulai tetangga kita yang cantik, teman sekelas yang menjadi rebutan, sampai artis ternama yang sering diberitakan. Nah, buat yang ingin tahu siapa jodoh yang tepat untuknya, coba deh ikuti lima petunjuk ini.

Memiliki pasangan hidup adalah keinginan setiap orang. Ketika dewasa, laki-laki dan perempuan akan memikirkan siapa yang menjadi pasangan hidupnya nanti. Kadang, ada yang sampai menetapkan kriteria-kriteria tertentu. Apakah Pembaca juga demikian?

Tak apa, ini wajar, kok. Sebab, memilih pasangan hidup tak seperti memilih baju atau perhiasan. Ketika kita sudah tidak suka, kita bisa menjualnya kembali atau memberikannya kepada orang yang membutuhkan.

Pasangan hidup akan menemani kita sampai tua. Merawat, menyayangi, dan mengasihi kita. Karenanya, sudah seharusnya kita mencari orang yang tepat. Orang yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kita, yaitu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Sayangnya, kita kadang masih bingung dalam memilih pasangan hidup. Laki-laki seperti apa yang tepat untuk kita, atau perempuan yang bagaimana yang pantas mendampingi kita?

Baca juga:
Ternyata Seperti Inilah Wanita yang Diidamkan Oleh Pria Saleh:
Ingin Rumah Tangga Bahagia? Hindari Hal-hal Ini:

Tapi, tak perlu khawatir. Bukankah kita diajarkan oleh Rasulallah untuk memilih pasangan yang baik agamanya? Di samping hal-hal lain, seperti memiliki status sosial yang terpandang, berasal dari keluarga yang baik, dan memiliki harta yang melimpah, agama adalah yang utama.

“Adalah fitrah seorang Muslimah untuk menikah dengan laki-laki kaya, memiliki status sosial yang terpandang, berasal dari keluarga yang baik, dan tampan. Itu nggak salah. Tapi, jangan dilupakan, kualitas agamanya harus tetap dinomorsatukan” (Halaqah Cinta, h. 257)

Setelah kita menentukan kriteria tersebut, bagaimana cara mendapatkan pasangan hidup yang memenuhi kriteria itu? Nah, berikut langkah-langkah yang perlu kita lakukan.

1.    Perbaiki Niat
Niat yang sungguh-sungguh akan memudahkan kita mendapatkan pasangan hidup yang tepat. Harus ada keseriusan dan niat semata-mata ingin menjalankan sunah Rasulullah, yaitu untuk memiliki keturunan.

2.    Ikhtiar
Tak cukup hanya memasang niat. Kita juga harus berikhtiar mencari calon pendamping hidup kita. Jika masih malu-malu, kita bisa minta bantuan teman untuk mengenalkan kita pada orang yang kita sukai, atau kita bisa meminta teman untuk mengenalkan kita dengan orang yang baik.

3.    Istikharahi
Jika kita sudah menemukan orang yang menurut kita baik, jangan lupa beristikharah. Kita minta petunjuk kepada Allah, apakah pilihan kita ini tepat untuk kita, untuk dunia dan akhirat kita? Persis seperti doa yang kita panjatkan ketika Shalat Istikharah.
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu. Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Mahaagung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahui dan Engkau Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebutkan hal yang diistikharahi) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku, takdirkanlah untukku, mudahkanlah jalannya, kemudian berikanlah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini (sebutkan hal yang diistikharahi) lebih berbahaya bagiku dalam agama, kehidupan dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkanlah aku darinya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku” (Penuntun Mengerjakan Shalat Istikharah, h. 16).

4.    Utarakan Keinginan Kita
Jika Allah sudah memberikan jawaban atas Istikharah kita, utarakan kepada orang terdekat kita. Bisa ayah, ibu, atau saudara kita, agar niat baik untuk menikahi pilihan kita itu diridhai juga oleh mereka. Sampaikan bahwa kita ingin meminangnya.

5.    Nikahi Karena Allah
Nikahilah pilihan kita semata-mata karena Allah. Allah akan memberikan keberkahan pada pasangan yang menikah dengan didasari cinta kepada-Nya. Yang bertujuan untuk menjalankan sunah Rasul-Nya, agar melahirkan generasi-generasi yang saleh dan saleha.

Nah, inilah yang perlu kita lakukan untuk mendapatkan pasangan hidup yang tepat. Melibatkan Allah dalam semua urusan kita adalah sebuah keharusan. Dengan begitu, kita tak perlu ragu lagi untuk memilih pasangan hidup.

Jadi, langkah-langkah memilih pasangan hidup yang tepat adalah:

1.    Perbaiki Niat, niat yang sungguh-sungguh akan memudahkan kita dalam memilih pasangan hidup.
2.    Ikhtiar, jangan berdiam diri, carilah semampu kita calon pendamping hidup kita.
3.    Istikharahi, yakinkan pilihan kita dengan Shalat Istikharah. Allah akan memberikan kita petunjuk jika dia orang yang tepat.
4.    Utarakan Keinginan Kita, utarakan maksud kepada orang terdekat kita agar memudahkan kita meminang pilihan hidup kita.
5.    Nikahi Karena Allah, menikah yang didasari niat yang tulus karena Allah akan memberikan keberkahan dalam rumah tangga.

sahabat nabi

Lima Sahabat Nabi Ini Punya Kekayaan Luar Biasa. Ingin Sukses Seperti Mereka?

 

Mungkin selama ini kita mengenal Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Warren Buffett sebagai orang-orang terkaya di dunia. Tapi pernah tidak kita berpikir bahwa pada masa Nabi saw dulu ada lima sahabat yang punya kekayaan berlimpah dan menjadi orang terkaya pada masanya. Siapakah mereka?

Kita sering mendengar nama-nama sahabat Nabi disebut dalam berbagai majelis ilmu. Tak jarang juga kita mendengar tentang mereka di televisi dan radio.

Para sahabat Nabi itu di antaranya Abu Bakar yang bergelar Ash-Shiddiq (Yang Membenarkan), Umar bin Khaththab yang bergelar Al-Faruq (Yang Membedakan), Utsman bin Affan yang bergelar Dzun Nurain (Yang Memiliki Dua Cahaya), dan Ali bin Abi Thalib yang bergelar Madinatul ‘Ilmi (Kota Ilmu).

Selain nama-nama di atas, yang terkenal karena kedekatannya dengan Rasulullah, ada juga sahabat Nabi yang terkenal karena kekayaan mereka yang melimpah dan kedermawanannya. Jika kita konfersi ke dalam rupiah, jumlah kekayaan mereka sangat besar untuk ukuran orang Indonesia sekarang.

Siapa saja sahabat Nabi yang kaya-raya itu? Apa saja kekayaannya?

     Baca juga:

 

1. Abdurrahman bin ‘Auf

Abdurrahman bin ‘Auf adalah sahabat Nabi yang terkenal sebagai pebisnis. Ia sahabat yang didoakan oleh beliau agar mendapatkan kerberkahan dari hartanya.

Ia memiliki empat orang istri. Ketika ia meninggal masing-masing istrinya mendapatkan warisan sebesar 100.000 Dinar.

Total kekayaan Abdurrahman bin ‘Auf saat meninggalnya sebesar 3.200.000 Dinar. Kalau dikonfersi ke mata uang Rupiah maka jumlahnya Rp6.212.688.000.000

2. Zubair bin Awwam

Zubair adalah salah satu sahabat Nabi yang termasuk Assabiqunal Awwalun. Ia memiliki keahlian berperang sambil menunggang kuda. Kebanyakan hartanya adalah tanah dan rumah.

Zubair memiliki padang belantara, 11 rumah besar di Madinah, 2 di Basrah, dan 1 di Kuffah dan Mesir.

Sebelum meninggal ia berwasiat agar 1/3 hartanya dibagikan kepada cucu-cucunya, lalu 2/3 diberikan kepada ahli warisnya.

Saat meninggal, harta waris dan wasiatnya antara lain:

  • Harta waris : 38.400.000 Dirham
  • Harta wasiat : 19.200.000 Dirham

Jumlah : 57.600.000 Dirham

Jika 57.600.000 Dirham dikonfersi ke rupiah maka berjumlah Rp3.543.724.800.000

3. Utsman bin Affan

Utman bin Affan adalah sahabat Nabi yang tergolong paling kaya. Dia memiliki kekayaan berupa dinar, dirham, dan 1.000 ekor unta. Jika kita perinci kekayaannya maka berjumlah:

  • Uang Dirham : 30 juta Dirham
  • Uang Dinar : 150.000 Dinar
  • Sedekah : 200.000 Dinar
  • Unta : 1.000 ekor

Jika dirupiahkan maka berjumlah:

  • 30 juta Dirham : 1.845.690.000.000
  • 150.000 Dinar : 291.219.750.000
  • Sedekah 200.000 Dinar : 388.293.000.000
  • 1.000 ekor unta : 7.740.000.000

 

Jadi, jumlah kekayaan Utsman bin Affan adalah Rp2.532.942.750.000

4. Thalhah bin ‘Ubaydillah

Thalhah bin ‘Ubaydillah adalalah sahabat Nabi dari kaum Quraisy. Beliau termasuk delapan orang yang pertama kali masuk Islam. Kekayaan yang dimiliki Thalhah adalah:

  • Uang Dirham : 2.200.000 Dirham
  • Uang Dinar : 200.000 Dinar
  • Sedekah : 300.000 Dirham

Jika di rupiahkan akan berjumlah:

  • 2.200.000 Dirham : 135.350.600.000
  • 200.000 Dinar : 388.293.000.000
  • Sedekah 300.000 Dirham : 18.456.900.000

Jadi, jumlah kekayaan Thalhah bin ‘Ubaydillah adalah Rp542.100.500.000

5. Sa’d bin Abi Waqqash

Sa’d bin Abi Waqqash dikenal di kalangan sahabat sebagai orang yang sangat pemberani dalam peperangan. Tatkala wafat, ia meninggalkan harta waris sebesar 250.000 Dirham. Jika diubah ke rupiah maka berjumlah Rp15.380.750.000

Untuk lebih jelasnya mengenai rincian kekayaan lima sahabat di atas, kita bisa mengunjungi laman berikut ini.

Itulah lima sahabat Nabi yang memiliki harta melimpah. Selain itu, mereka juga dikenal sebagai sahabat-sahabat yang dermawan, rajin ibadah, dan rendah hati.

Para sahabat Nabi itu juga sering mengamalkan Shalat Dhuha. Sebagaimana kita tahu, Shalat Dhuha adalah ibadah yang dapat memperlancar rezeki dan memberikan keberkahan pada harta benda kita.

Nah, jika kita ingin seperti mereka, kita bisa mulai mengistiqomahkan Shalat Dhuha setiap hari. Dengan melakukan Shalat Dhuha, insya Allah rezeki kita akan dilancarkan oleh Allah.

Mari kita renungkan arti doa Shalat Dhuha berikut.

“Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah. Dengan kebenaran Dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.(Penuntun Mengejakan Shalat Dhuha, hal. 53)

Jika tak bisa tiap hari, minimal kita mengerjakannya tiga kali seminggu. Jika tak bisa tiga kali seminggu, minimal sekali seminggu. Tapi, alangkah baiknya kita mengerjakannya tiap hari, agar Allah cepat mengabulkan doa Shalat Dhuha kita.

Sahabat-sahabat Nabi yang kaya-raya dan dermawan.

  • Abdurrahman bin ‘Auf, memiliki harta sebesar Rp6.212.688.000.000
  • Zubair bin Awwam, memiliki harta sebesar Rp3.543.724.800.000
  • Utsman bin Affan, memiliki harta sebesar Rp2.532.942.750.000
  • Thalhah bin ‘Ubaydillah, memiliki harta sebesar Rp542.100.500.000
  • Sa’d bin Abi Waqqash, memiliki harta sebesar Rp15.380.750.000

 

 

 

 

bangun malam

SUSAH BANGUN MALAM UNTUK SHALAT TAHAJUD? INI KIAT-KIATNYA

 

Banyak orang yang ingin istiqomah mengerjakan Shalat Tahajud. Tapi, tak sedikit yang mengeluh karena kesulitan bangun malam. Mata mengantuk, udara dingin, dan tidur yang terlewat lelap menjadi masalah. Adakah kiat-kiat agar kita mudah bangun malam?

Pembaca yang baik, pernah tidak kesulitan bangun malam untuk mengerjakan Shalat Tahajud? Padahal sudah bertekad bangun, memasang alarm, dan berpesan kepada teman, tapi tetap saja kita tak terbangun.

Kita malas-malasan. Sudah tidur nyenyak, kenapa harus bangun? Begitu nafsu kita berbisik. Apalagi kalau kita kecapaian sepulang kerja. Bangun malam rasanya sangat susah.

Menurut Ustadz Muhammad Arifin Ilham, yang membuat kita malas bangun malam adalah iman kita yang masih lemah, belum mengetahui tatacara Shalat Tahajjud dan keutamaannya, terlalu sibuk dengan urusan duniawi, dan sering berbuat maksiat. Selengkapnya tentang penjelasan beliau seputar masalah ini, Pembaca bisa mengunjungi laman berikut https://goo.gl/dexz9h

Kita sama-sama tahu bahwa Shalat Tahajud sangat dianjurkan. Malah, kita juga pernah membaca ayat yang menjelaskan keutamaannya.

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Wa minal laili fatahajjad bihi naafilatal laka ‘asaa ayyab’atsaka robbuka maqoomam mahmuudaa.

“Dan pada sebagian malam hari kerjakanlah Shalat Tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. (QS. Al-Isra’: 79)

Lalu, bagaimana agar kita bisa dengan mudah bangun malam untuk mengerjakan Shalat Tahajud? Apa tidak ada kiat-kiat tertentu yang bisa kita ikuti?

Pembaca yang baik, jika kita ingin bisa bangun malam untuk mengerjakan Shalat Tahajud, kita bisa bertanya pada orang-orang yang istiqomah mengerjakannya. Namun, jika kita sulit menemukannya, kita bisa membaca kita-kiat mudah bangun malam dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud.

     Baca juga:

 

Secara singkat, kiat-kiat agar mudah bangun malam menurut buku “Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud” di antaranya:

1. Tidur lebih awal

Jika kita tidak memiliki aktivitas setelah Shalat Isya, akan lebih baik jika kita bergegas tidur. Dengan tidur lebih awal, kita bisa mudah terbangun di malam hari.

Jika kita biasa tidur pukul 23.00 atau 24.00 WIB, cobalah membiasakan tidur pukul 21.30 atau maksimal 22.00 WIB, lalu bangun pukul 3.00 WIB. Manusia butuh 6-8 jam untuk tidur. Karena itu, sudah cukup rasanya jika waktu tidur kita dari pukul 22.00-3.00 WIB.

“Jika tidak ada aktivitas bermanfaat yang bisa kita kerjakan selepas Isya’, kita dianjurkan segera tidur. Sebab, tidur lebih nyata manfaatnya ketimbang terjaga.” (Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud, hal. 53)

2. Memasang alarm

Sebelum tidur sebaiknya kita memasang alarm pada jam kita ingin bangun malam. Jika tidak cukup sekali, kita bisa memasang alarm berkali-kali, untuk memastikan kita terbangun.

“Alarm bisa membantu kita bangun tidur pada jam-jam yang kita inginkan, misalnya pada sepertiga malam yang terakhir atau pukul 1.00 hingga 4.00 WIB. Dengan memasang alarm, risiko terlambat bangun bisa kita cegah.” (Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud, hal. 54)

3. Tidak makan terlalu banyak sebelum tidur

Makan terlalu banyak akan membuat tidur kita pulas. Usahakan tidak makan terlalu banyak sebelum tidur.

Sebaiknya kita mengkonsumsi makanan yang kandungan kalorinya cukup untuk tubuh kita. Di Indonesia, ada rumus tertentu untuk menghitung berapa kalori yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari.

Perhitungannya disesuaikan dengan jenis kelamin, usia, berat badan, dan tinggi badan kita. Misalnya, laki-laki usia 19-29 tahun dengan berat badan 60 kg dan tinggi 168 cm membutuhkan energi sebesar 2.725 kkal (kilokalori). Wanita usia 19-29 tahun dengan berat badan 54 kg dan tinggi 159 cm membutuhkan 2.250 kkal.

Jika kalori yang kita butuhkan tiap hari sudah terpenuhi, kita tak perlu lagi mengkonsumsi makanan yang berlebihan, karena akan membuat tidur kita terlalu pulas.

“Menurut Imam Al-Ghazali, terlalu banyak makan akan memadamkan cahaya di dalam hati. Akibatnya kita akan sulit menerima kebenaran dan rasa malas selalu datang saat kita ingin beribadah.” (Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud, hal. 55)

4. Berdoa sebelum tidur

Membaca doa sebelum tidur dapat memudahkan bangun malam. Apalagi jika kita tambah dengan zikir-zikir.

“Apa saja doa dan zikir yang kita bisa baca sebelum tidur? Mari kita ikuti kebiasaan Rasulallah dalam hadis berikut ini: ‘Rapatkan kedua telapak tangan , kemudian tiup dan bacakan Surat Al-Ikhlash, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas. Lalu, dengan kedua telapak tangan itu, usaplah bagian tubuh yang dapat dijangkau. Mulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan’.” (HR. Bukhari, Muslim, Malik, Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i)” (Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud, hal. 56)

5. Segera bangun begitu mendengar bunyi alarm

Agar lebih mudah terbangun, tak ada salahnya kita letakkan alarm di tempat yang dekat dengan telinga kita. Bunyi alarm yang keras akan membuat kita tidak mengantuk lagi.

“Ini sebenarnya berhubungan dengan komitmen kita. Kalau kita memang ingin bangun malam dan mengerjakan Tahajud, kita akan bangun begitu mendengar alarm berbunyi.” (Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud, hal. 63)

6. Mengatur timer AC

Suhu udara yang panas juga bisa mengganggu tidur kita. Karena itu, sebelum tidur kita bisa mengatur timer AC, agar kita terbangun kerena suhu yang panas.

“Untuk membantu kita istiqomah bangun malam, cobalah menyetel timer on/of pada remote AC. Setel waktunya sesuai jam kita ingin bangun dan mengerjakanshalat Tahajud.” (Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud, hal. 65)

7. Mengajak orang-orang terdekat untuk Shalat Tahajud

Nah, kita juga bisa mengajak teman, saudara, atau orangtua kita untuk menjalankan Shalat Tahajud. Kita juga akan merasa lebih bersemangat jika melakukan ibadah bersama-sama.

“Bangun malam untuk mengerjakan shalat tentu butuh motivasi yang besar. Kalau kita merasa motivasi kita masih timbul-tenggelam, tidak ada salahnya kita mengajak teman untuk bersama-sama bangun malam.” (Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud, hal. 67)

Jadi, jika kita ingin mudah bangun malam, kita bisa mengamalkan kiat-kiat berikut.

1. Tidur lebih awal. Sesegera mungkin istirahat jika sudah tidak ada aktiv

2. Memasang alarm. Setel alarm dan letakkan di samping tempat tidur kita.

3. Tidak makan terlalu banyak sebelum tidur. Biasakan makan sekadarnya saja sebelum tidur.

4. Berdoa sebelum tidur. Sebelum tidur sempatkan membaca doa dan zikir.

5. Segera bangun begitu mendengar bunyi alarm. Menunda bangun hanya akan menutup kembali mata kita dan menghilangkan semangat kita untuk bangun.

6. Mengatur timer AC. Atur timer AC terlebih dulu, baru kita rebahkan badan di tempat tidur.

7. Mengajak orang-orang terdekat untuk Shalat Tahajud. Minta orang terdekat yang kita ajak bangun malam untuk membangunkan kita.

agar dikejar rezeki

Lima Doa Ini Akan Membuat Kita Dikejar-kejar Rezeki

 

Semua orang ingin mendapat kemudahan dalam urusan rezeki. Nyatanya, harapan tinggal harapan. Jangankan mudah, bisa mendapatkannya saja alhamdulillah. Adakah cara agar kita tak hanya berhasil memperoleh rezeki tapi bahkan dikejar-kejar olehnya? Ada lima doa untuk mewujudkannya. Apa saja?

Kita mungkin sering merasa sulit mendapatkan rezeki. Padahal, tuntutan keluarga semakin menggunung, dari cicilan rumah, kendaraan, televisi dan biaya pendidikan anak.

Rezeki yang kita harap-harapkan tak kunjung datang. Malah terasa semakin sulit walaupun kita sudah bekerja tiap hari.

Kadang, kita juga mengeluh. Kita berangkat kerja pada pagi hari dan pulang pada malam hari tapi tak terlihat hasilnya.

Apa ada yang salah dengan pekerjaan kita? Atau, kinerja kita yang tak maksimal?

Setelah kita merenung, kita memang merasa ada yang kurang. Ya, berdoa. Kita lupa berdoa agar rezeki dilancarkan, atau kita ingin berdoa tapi belum tahu doa apa yang bisa melancarkan datangnya rezeki.

Ulama-ulama kita mengatakan bahwa ada doa-doa yang bisa kita baca agar Allah melancarkan rezeki kita. Lima di antara doa-doa itu, seperti bisa kita baca dalam buku Risalah Doa & Zikir Keluarga, mudah kita hafalkan.

Kita tidak diwajibkan berada di suatu tempat atau waktu khusus untuk membaca doa-doa ini. Kita hanya dianjurkan membacanya setelah mengerjakan shalat fardhu dan ketika hendak berangkat ke tempat kerja.

      Baca Juga:

 

Berikut lima doa yang bisa kita amalkan agar rezeki yang kita harap-harapkan mudah terwujud.

Doa agar rezeki terus mengalir

اَللَّهُمَّ يَاغَنِيُّ يَامُغْنِيْ أَغْنِنِيْ غِنًى أَبَدًا وَيَاعَزِيْزُ يَامُعِزُّ أَعِزَّنِيْ بِإِعْزَازٍ عِزَّةَ قُدْرَتِكَ وَيَامُيَسِّرَاْلأُمُوْرِ يَسِّرْ لِيْ أُمُوْرَ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ يَاخَيْرَ مَنْ يُرْجَى يَا اللهُ

 

Alloohumma yaa ghoniyyu yaa mughnii aghninii ginan abadan wa yaa ‘aziizu yaa mu’izzu a’izzani bi-i’zaazin ‘izzatia qudrotika, wa yaa muyassirol umuuri yassir lii umuurod dun-yaa waddiini yaa khoiro man yurjaa yaa allooh.

“Ya Allah, Dzat Yang Mahakaya dan memberikan kekayaan, berilah kekayaan yang abadi kepadaku. Wahai Dzat Yang Mahamulia dan yang memberikan kemuliaan, berilah kemuliaan kepadaku dengan kemuliaan kekuasaan-Mu. Wahai Dzat yang mempermudah semua urusan, berilah kemudahan kepadaku di dalam semua urusan dunia dan agama, wahai Dzat yang paling diharapkan, ya Allah.”

Doa agar rezeki terus bertambah

 

اَللَّهُمَّ زِدْنَا وَلاَ تَنْقُصْنَا وَأَكْرِمْنَا وَلاَ تُوْهِنَا وَأَعْطِنَا وَلاَ تَحْرِمْنَا وَاٰثِرْنَا وَلاَ تُؤْثِرْ عَلَيْنَا وَأَرْضِنَا وَارْضَ عَنَّا

 

Alloohumma zidnaa wa laa tanqushnaa wa akrimnaa wa laa tuuhinaa wa a’athinaa wa laa tahrimnaa wa aatsirnaa wa laa tu’tsir ‘alainaa wa ardhinaa wardhoo ‘annaa.

“Ya Allah, tambahkanlah rezeki kepada kami, jangan Engkau kurangi. Muliakanlah kami dan jangan Engkau hinakan kami. Berilah kami dan jangan Engkau halangi kami. Pilihlah kami dan jangan Engkau tinggalkan kami, dan janganlah Engkau cegah kami.”

Doa agar rezeki kita halal

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَ مَشَقَّةٍ وَلاَ ضَيْرٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

 

Alloohumma innii as-aluka an tarzuqonii rizqon halaalan waasi’an thoyyiban min ghoiri ta’abin wa laa masyaqqotin wa laa dhoirin innaka ‘alaa kulli syai-in qodiir.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesunggunya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

Doa agar rezeki kita berkah

اَللّٰهًمَّ اَصْلِحْ لِيْ دِيْنِيْ وَوَسِّعْ لِيْ فِيْ دَارِيْ وَبَارِكْ لِيْ فِيْ رِزْقِيْ

 

Alloohumma ashlihli lii diinii wa wassi’lii daarii wa baarik lii fii rizqii.

“Ya Allah perbaikilah agamaku (yang menjadi pokok urusanku) lapangkanlah tempat tinggalku, dan berikanlah keberkahan pada rezekiku.”

Doa agar mendapat rezeki yang tak disangka-sangka

رَبَّنَا اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا ِلاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ

 

Robbanaa anzil ‘alainaa maa-idatan minas samaa-i takuunu lanaa ‘iidan li awwalinaa wa aakhirinaa wa aayatan minka warzuqnaa wa anta khoirur rooziqiin.

“Ya Tuhan kami, turunkahlah kepada kami suatu hidangan dari langit (yang haru turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, berilah kami rezeki, dan Engkau pemberi rezeki yang paling utama.”

Jika kita terus mengamalkan doa-doa ini, insya Allah rezeki kita akan dipermudah oleh Allah. Bahkan, Allah mungkin juga akan memberikan rezeki melalui jalan yang tak kita duga-duga.

Jika setelah mengamalkan lima doa di atas rezeki kita masih terasa sulit, mungkin adab berdoa kita yang masih masih perlu diperbaiki. Untuk memahami bagaimana adab-adab berdoa, kita bisa kembali membuka buku Risalah Doa & Zikir Keluarga.

Adab-adab berdoa tersebut di antaranya:

1. Niat yang ikhlas
Berdoa dengan kerelaan hati mengharap ridha Allah Ta’ala. Menyerahkan segalanya hanya kepada-Nya.

2. Tidak sering melakukan dosa
Tidak melanggar apa yang dilarang oleh Allah, seperti mengkorupsi dana masyarakat atau ikut menyebarkan berita bohong (hoax).

3. Disertai keyakinan yang kuat
Harus memiliki keyakinan bahwa doa kita akan dikabulkan oleh Allah, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan setiap doa hamba-Nya.

4. Makanan yang dikonsumsi halal
Kita harus memperhatikan makanan yang kita konsumsi setiap hari. Makanan yang tidak halal tanpa kita sadari ikut mempengaruhi kebersihan hati kita. Hati yang kotor tentu akan sulit     untuk ikhlas.

5. Berdoa pada waktu-waktu yang mustajabah

Hendaknya kita berdoa pada waktu-waktu yang mustajabah, di antaranya setelah selesai shalat, waktu antara adzan dan iqomah, dan waktu-waktu yang lainnya.

Jadi, apa saja adab yang perlu kita lakukan agar doa kita mudah dikabulkan oleh Allah?

  1. Niat yang ikhas
  2. Tidak sering melakukan dosa
  3. Disertai keuyakinan yang kuat
  4. Makanan yang dikonsumsi halal
  5. Berdoa pada waktu-waktu yang mustajabah
Wisata Kuliner di Madinah

Wisata Kuliner di Mekkah, Madinah, dan Jedah

Wisata kuliner juga menjadi salah satu wisata yang digemari. Setelah lelah berbelanja, sudah pasti merasa haus dan lapar. Nah, di Mekkah terdapat pusat-pusat wisata kuliner yang digemari, terlebih oleh wisatwan Indonesia. Di tempat ini terdapat Restoran Indonesia yang menyediakan masakan khas Indonesia, seperti ayam goreng, ayam bakar, dan ayam penyet.

Bakso Mang Oedin

Bakso Mang Oedin (http://www.hajimakbul.com/2017/03/lima-resto-terkenal-di-jeddah-raja.html)

Di Mekkah, terdapat warung Bakso Mang Oedin yang siap memanjakan lidah wisatawan Indonesia. Jadi, meskipun berada di Mekkah, kita masih bisa menikmati masakan-masakin khas Indonesia, meskipun dengan nuansa Arabia.

***

Tidak hanya di Mekkah, di Madinah juga terdapat warung bakso. Namanya Warung Bakso Si Doel Anak Madinah. Warung bakso Si Doel ini bahkan menyediakan menu yang lebih beragam. Ada bakso jawa, bakso khas Solo, dan bakso Doel yang menjadi favorit para wisatawan.

bakso madinah

 

***

Jajanan balila adalah jajanan yang sangat disukai wisatawan ketika berkunjung ke Jedah. Ketika bulan puasa, tak ada penduduk Hijaz yang melewatkan berbuka puasa dengan balila. Sepertinya tak lengkap jika berbuka puasa tanpa adanya jajanan ini.

Makanan khas Jedah ini digemari karena dibuat dari rempah-rempah dan kacang-kacangan yang khas. Komposisinya kacang lentil atau kacang garbanzo yang dibubuhi ragam rempah dan saus. Menurut kabar, makanan khas Jedah ini telah ada sejak ratusan tahun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wisata Belanja di Mekkah, Madinah, dan Jedah

Banyak orang bertanya di mana tempat wisata belanja di Mekkah, Madinah, dan Jedah saat mereka menunaikan haji. Berwisata adalah hal paling mengasyikkan bagi setiap orang. Dengan berwisata, kita dapat menenangkan pikiran, menyegarkan suasana, dan menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap keluarga untuk mengisi liburan.

Berwisata sangat digemari oleh setiap orang di seluruh dunia. Tak terkecuali masyarakat Arab Saudi.

 

Wisata Belanja di Mekkah

Di Mekkah, ada beberapa jenis wisata yang digemari oleh penduduk lokal, bahkan wisatawan asing. Wisata ini adalah wisata belanja. Di kota ini, terdapat tempat-tempat wisata belanja yang sangat populer dan padat dikunjungi wisatawan. Di antaranya Pasar Zakfariyah.

Pasar Zakfariyah atau ‘pasar borong’ ini terletak sekitar satu kilometer dari Masjidil Haram. Disebut pasar borong karena para pembeli yang sebagian besar jamaah haji itu memborong barang sebagai oleh-oleh di tempat ini. Pasar ini menjual berbagai barang, dari perlengkapan ibadah sampai barang-barang mewah, seperti jam tangan, emas, dan barang elektronik, seperti handphone.

Para pedagang di sini juga banyak yang mahir berbahasa Indonesia, meskipun logatnya terdengar masih kearab-araban. Pasar ini selalu ramai pengunjung yang membeli segala kebutuhan. Namun, ketika terdengar adzan, pasar-pasar ini langsung tutup, kemudian digelar karpet sebagai alas shalat di lorong-lorong pasar. Sungguh berwisata yang sangat menyenangkan, bukan?

Ada juga pasar yang menyuguhkan berbagai macam kurma. Pasar ini adalah Pasar Ukaz. Terletak di kota Mekkah, pasar ini ramai sekali didatangi pengunjung, bahkan dulu menjadi pusat perdagangan orang-orang Mekkah. Namun, sekarang pasar ini sudah mulai sepi. Luasnya pun menyempit dan menjadi lebih kecil dibandingkan dengan Pasar Aziziyah.

Pusat Perbelanjaan Bin Dawood

Pusat Perbelanjaan Bin Dawood (https://media.ihram.asia/2017/01/19/10-tempar-wisata-belanja-yang-ada-di-arab-saudi/)

 

Bagi wisatawan yang suka barang murah tapi berkualitas, Pasar Bin Dawood-lah tempatnya. Pasar ini berlokasi di Aziziyah, Misfalah, Sulaymaniyah, dan Ajyad. Para penjual di pasar ini menyediakan diskon besar-besaran bagi wisatawan yang membeli barang dalam jumlah banyak.

Ada lagi pasar yang tak kalah ramainya dengan pasar-pasar sebelumnya, yaitu pertokoan yang berada di Jalan Misfalah-Bukhutmah. Pasar ini berlokasi persis di pusat kota Mekkah. Banyak peziarah yang membeli oleh-oleh berupa tasbih, sajadah, karpet, aroma terapi, kurma, dan pacar kuku selepas beribadah di Masjidil Haram.

 

Wisata Belanja di Madinah

Madinah tak bisa dipisahkan dari kurma. Ya, karena kota ini merupakan penghasil kurma terbanyak di Arab Saudi. Karena itu, di kota ini juga banyak terdapat pasar kurma. Salah satunya adalah Pasar Kurma Madinah.

Selain menyediakan berbagai macam kurma, harganya pun terbilang cukup murah. Kita bisa membeli kurma dari harga 30 riyal sampai 90 riyal. Karena itu, banyak peziarah yang memborong kurma di pasar ini.

Tak hanya Pasar Kurma Madinah, di kota ini pun ada Pasar Bin Dawood. Namun, harga kurma di pasar ini tergolong mahal.

Satu lagi pasar yang ramai dikunjungi, yaitu pertokoan yang berada di samping Masjid An-Nabawi. Menariknya, ketika malam tiba, pasar ini semakin ramai, terlebih setelah selesai Isya. Tak hanya ramai oleh peziarah, para pedagang dadakan pun berdatangan menggelar dagangannya di lantai-lantai sekeliling masjid. Pemandangan ini persis seperti pasar malam di Indonesia.

 

 Wisata Belanja di Jedah

Jedah adalah kota yang terkenal dengan pusat perbelanjaan modern. Di kota ini terdapat pasar-pasar megah yang menjual barang impor ternama. Salah satunya adalah pasar yang berada di kawasan perbelanjaan Balad. Pasar ini menyediakan produk-produk berkualitas yang berasal dari Milan dan Paris.

Tak heran pasar ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, terlebih ketika musim haji. Para jamaah haji berdatangan memadati pasar ini untuk membeli buah tangan usai menjalankan ibadah haji.

pusat perbelanjaan di jedah

Pusat Perbelanjaan di Jedah (http://www.caramudahkebaitullah.com/2012/12/mengunjungi-pusat-perbelanjaan-balad.html)

 

Jedah juga memiliki pusat perbelanjaan barang murah. Pasar ini berlokasi di Haraj Sawarikh. Tempat ini menyediakan barang-barang baru dan bekas, seperti karpet, lampu kristal, barang pecah belah, kosmetik, barang elektronik, dan aneka suvenir.

Selain pasar modern, Jedah juga memiliki pasar tradisional, yaitu di Tahila Street, Falastin Street, Pasar Bab Mekkah, dan beberapa pasar tradisional lainnya.

Untuk informasi mengenai wisata belanja di tiga kota ini bisa disimak dalam buku “Hajj & Umrah for Woman”

Pin It on Pinterest

X