Tip Muslimah Archives - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
454
archive,category,category-tip-muslimah,category-454,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive

Tepat Memilih Dokter Kandungan atau Bidan

Ketika Anda hendak memeriksa kehamilan, perlu diperhatikan untuk memilih dokter atau bidan yang tepat. Ketepatan ini akan lebih menjamin kelancaran dan keselamatan kehamilan Anda sehingga proses kehamilan dapat berlangsung sesuai harapan. Ada beberapa pertimbangan dalam memilih dokter kandungan atau bidan, yaitu sebagai berikut.

READ MORE

Wanita yang Tak Pernah Haid

Fatimah Az-Zahra, siapalah yang tidak mengenalnya. Putri Rasulullah, salah satu wanita yang telah dijanjikan masuk surga, istri dari Ali bin Abi Thalib, dan ibu dari Hasan dan Husain. Fatimah adalah potret wanita sederhana, sabar, dan pemberani. Ia adalah satu-satunya perempuan yang tidak pernah meninggalkan kewajiban shalat fardhu dan puasa Ramadhan, begitu pula dengan ibadah sunah lainnya.

Berbeda dengan wanita biasa yang mengalami masa haid, Fatimah tidak pernah mengalami haid sehingga dalam kehidupannya, ia tidak pernah absen melakukan kewajiban-kewajiban agamanya. Keistimewaan ini (tidak haid) bukan karena penyakit, melainkan salah satu mukjizat Rasulullah saw.

Keistimewaan ini menjadikan Rasulullah memberikan gelar khusus pada Fatimah, yaitu Al-Batul (salah satu maknanya adalah “orang suci”). Aisyah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,  “Ketika aku diperjalankan ke langit, aku dimasukkan ke surga, lalu berhenti di sebuah pohon dari pohon-pohon surga. Aku tidak melihat yang lebih indah dari pohon yang satu itu, daunnya paling putih, buahnya paling harum. Kemudian, aku mendapatkan buahnya, lalu aku makan. Buah itu menjadi nuthfah di sulbiku. Setelah aku sampai di bumi, aku berhubungan dengan Khadijah, kemudian ia mengandung Fatimah. Setelah itu, setiap aku rindu aroma surga, aku menciumi Fatimah.” (Tafsir Ad-Durrul Mantsur tentang surat Al-Isra’: 1; Mustadrak Ash-Shahihayn 3: 156)

Tips Bangun Pagi Bagi Wanita Haid

Bangun pagi merupakan kewajiban, baik untuk para murid yang bersekolah pagi, untuk para pegawai kantor, untuk para ibu rumah tangga agar dapat menyiapkan sarapan bagi keluarganya, terutama untuk umat Islam karena kita berkewajiban untuk mendirikan shalat subuh. Biasanya, wanita yang sedang mengalami haid, akan cenderung bermalas-malasan untuk bangun pagi. Toh, mereka sedang berhalangan dan tidak boleh shalat subuh. Maka, alibi ini pun ditasbihkan sebagai legalitas untuk bangun siang.

Kondisi haid bukan berarti saatnya kita bermalasan. Justru pada ‘saat libur’ ini kita pergunakan sebaik mungkin untuk men-charge iman kita. Nah, langkah kecilnya adalah dengan tetap bangun pagi, beraktivitas seperti biasa, dan ganti ibadah subuh kita dengan perbanyak zikir. Yuk, bangun pagi! Berikut ini beberapa tip agar dapat bangun pagi.

•    Jangan tidur terlalu malam. Salah satu penyebab utama kita tidak dapat bangun pagi adalah karena kita tidur terlalu malam atau bahkan terlalu pagi. Biasakan untuk lekas tidur, jangan melakukan kegiatan yang tidak perlu di atas jam 9 malam.
•    Berolahraga secara rutin. Berolahraga secara rutin akan membuat tubuh kita lebih cepat lelah pada malam hari dan membuat kita lebih mudah tertidur. Oleh karena itu, kita dapat bangun lebih cepat pada pagi harinya.
•    Tentukanlah jam berapa Anda ingin bangun. Sebelum Anda tidur, tentukanlah secara spesifik pada jam berapa Anda ingin bangun. Jika kita tidak menentukan waktu untuk bangun secara spesifik, akan mudah sekali bagi kita untuk tertidur kembali saat kita bangun dan menunda jam bangun kita.
•    Setel alarm. Menyetel alarm sering kali tidak terlalu membantu untuk kita dapat bangun pagi. Alasannya, saat alarm kita berbunyi, sering kali kita mematikan alarm tersebut dan tertidur lagi. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara menyimpan alarm di tempat yang tidak dapat dijangkau dari tempat tidur kita. Usahakanlah agar alarm tersebut ditempatkan di dekat pintu agar kita dapat segera keluar setelah mendengar alarm tersebut.
•    Segera cuci muka atau mandi setelah bangun dan jangan tidur kembali. Segera setelah kita bangun usahakanlah agar kita segera mencuci muka kita atau mandi saja sekalian dan jangan tidur kembali.

Menstruasi yang Sangat Hebat (Menorrhagia)

Ketidakseimbangan hormon atau kelainan rahim dapat menyebabkan volume darah menstruasi yang sangat tinggi, namun Dr. Minkin mengatakan bahwa penyebabnya tidak selalu jelas. Jika wanita mengalami menstruasi selama tujuh hari atau lebih, dan darah yang keluar tidak tertampung lagi oleh pembalut, maka kemungkinan ia menderita menorrhagia.
Darah yang menggumpal juga sebenarnya normal, namun gumpalan darah dalam jumlah besar merupakan tanda “heavy periods”. Menorrhagia dapat menyebabkan anemia, jadi pastikan Anda mengonsumsi cukup banyak zat besi.
Daging yang tidak berlemak, sayuran hijau, sereal, oatmeal, kacang kedelai rebus, dan kacang-kacangan lain, merupakan sumber zat besi yang baik. Anda mungkin membutuhkan obat-obatan dari dokter untuk mengatasi menstruasi yang berlebihan atau anemia, namun pastikan bahwa dokter tahu jika misalnya Anda sedang berusaha hamil.

Menstruasi dan Hukum Islam

Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang berulang setiap bulan tersebut akhirnya membentuk siklus menstruasi.

Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama haid sampai tepat satu hari pertama haid bulan berikutnya. Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari. Hanya sekitar 10-15 persen wanita yang memiliki siklus 28 hari.

Menstruasi yang pertama kali disebut  menarke dan paling sering terjadi pada usia 11 tahun tetapi bisa juga terjadi pada usia 8 atau 16 tahun. Menstruasi merupakan pertanda masa reproduktif pada kehidupan seorang wanita yang dimulai dari menarke sampai terjadinya menopause.
Menstruasi yang Menyakitkan

Menstruasi yang menyakitkan atau dysmenorrhea. Dysmenorrhea pertama biasanya dihubungkan dengan naiknya kadar kimia alami di dalam tubuh saat ovulasi, yang menyebabkan rasa sakit. Dysmenorrhea kedua merupakan tanda suatu kelainan mendasar. Dysmenorrhea kedua ini memengaruhi wanita yang belum pernah menstruasi sebelumnya.

Kelainan reproduksi, endometriosis, atau fibroids dapat menimbulkan menstruasi dengan rasa sakit, dan satu-satunya cara untuk mengetahui penyebabnya secara pasti adalah dengan memeriksakannya ke dokter. Gejala dysmenorrhea termasuk rasa sakit pada punggung bagian bawah atau kaki, kram perut, atau sakit pada tulang panggul. Kelainan menstruasi ini dapat menunjukkan ketidaksuburan.
Menstruasi dalam Islam

Ketika seorang perempuan sudah mengalami haid pertamanya, ia secara langsung telah masuk pada golongan mukallaf. Secara etimologi, mukallaf merupakan derivasi dari kata kallafa yang maknanya adalah membebankan. Ringkasnya, pengertian mukallaf berarti yang dibebani hukum.

Dalam ilmu ushul fiqih, mukallaf adalah orang yang telah dianggap mampu bertindak hukum,baik yang berhubungan dengan perintah Allah maupun larangan-Nya. Semua yang berkaitan dengan seluruh aktivitas mukallaf memiliki implikasi hukum, dan karenanya harus dipertanggung jawabkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Dengan demikian, seorang gadis kecil apabila telah haid tetapi ternyata ia masih meninggalkan shalat maka ia mendapat dosa. Oleh sebab itu, para orangtua hendaknya menegaskan masalah ibadah-ibadah dan berbagai kewajib yang harus dilaksanakan umat muslim ini untuk tidak ditinggalkan, terutama bagi mereka yang sudah dimasukkan kategori baligh.

Ibadah yang dilarang selama haid

Perbedaan yang khas antara laki-laki dan perempuan terlihat jelas sejak masa pubertas. Kaum perempuan memiliki fase menarche, yaitu fase terjadinya kematangan (maturitas) pada organ reproduksi yang ditandai dengan haid pertama.

Dalam ilmu fiqih, haid yang secara bahasa berarti “mengalir”, adalah keluarnya darah dari kemaluan wanita pada saat ia sehat, bukan karena melahirkan, sakit, atau luka. Di dalam Al-Qur`an disebutkan, “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, ‘Haid itu adalah kotoran.’ Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita pada waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS Al-Baqarah [2]: 222)

Kaum hawa mendapatkan sejumlah keringanan ibadah (rukhshah) saat mengalami haid. Pada saat yang sama, mereka juga dilarang untuk melakukan sejumlah hal yang boleh dilakukan oleh orang yang tidak sedang haid. Apa saja yang tidak boleh dikerjakan oleh wanita haid?
Berikut ini adalah enam hal yang dilarang bagi mereka.

1.Shalat
2.Puasa
3.Thawaf
4.Berhubungan biologis
5.Meyentuh Al-Qur`an
6.Masuk dan berdiam di masjid.

Ibadah andalan wanita haid

Meski sedang menstruasi, para muslimah tetap bisa menjalankan ibadah. Itu artinya, meski sedang haid, mereka tetap bisa mendapatkan pahala. Berikut ini adalah beberapa ibadah yang sangat dianjurkan kepada mer

Meski sedang menstruasi, para muslimah tetap bisa menjalankan ibadah. Itu artinya, meski sedang haid, mereka tetap bisa mendapatkan pahala. Berikut ini adalah beberapa ibadah yang sangat dianjurkan kepada mereka yang sedang menjalani masa haid.

1.    Bersedekah
2.    Memperbanyak istighfar
3.    Memperbanyak doa
4.    Mengingat-ingat ayat Al-Qur`an yang pernah dihapalkan
5.    Memperbanyak zikir

eka yang sedang menjalani masa haid.

1.    Bersedekah
2.    Memperbanyak istighfar
3.    Memperbanyak doa
4.    Mengingat-ingat ayat Al-Qur`an yang pernah dihapalkan
5.    Memperbanyak zikir

Ciri-ciri Darah Haid

Minimal masa haid adalah sehari semalam dan maksimal 15 hari. Pada umumnya, wanita mengalami haid 6 sampai 7 hari. Waktu minimal suci antara 2 haid adalah 15 hari, dan tidak ada batasan maksimal untuk masa suci haid. Pada umumnya, wanita memiliki waktu suci dari haid selama 23 atau 24 hari. Namun, ada juga wanita yang darah haidnya tidak keluar selama setahun atau dua tahun. Ukuran haid tiap orang berbeda-beda sesuai dengan kondisi masa haidnya.
Seorang wanita tidak hanya mengeluarkan darah haid dari miss V-nya. Oleh sebab itu, telitilah ciri-ciri dan macam darah haid. Berikut adalah ciri darah haid.

•    Baunya amis;
•    Warnanya merah kehitaman;
•    Teksturnya cair agak kental;
•    Darah haid tidak bisa beku sementara darah yang bukan darah haid dapat membeku.

Macam-macam warna darah haid:
•    Hitam;
•    Merah. Ini adalah warna dasar dari darah;
•    Kekuningan, seperti nanah tetapi lebih kekuningan;
•    Keruh. Warnanya antara hitam dan putih, seperti air yang keruh.
* Penting diketahui bahwa warna kekuningan dan keruh ini hanya diperhitungkan ke masa haid jika masih berada dalam masa haid (biasanya awal haid atau akhir haid). Jika keluar bukan pada masa-masa haid, hal itu tidak dianggap sebagai darah haid.

Pin It on Pinterest

X