Wawasan Islam Archives - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
519
archive,category,category-wawasan-islam,category-519,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
tak usah larut dalam penyesalan

Tentang Dia: Untuk Apa Menyesali Kepergiannya?

Tersenyumlah. Kau tak perlu menyesali yang terjadi.

Jika dia memang baik untukmu, Allah akan membuatnya dekat denganmu.

Dia tak punya kewajiban menyatukan kalian hari ini. Sebab Dia tahu waktu yang paling baik untuk kalian. Allah hanya sedang memisahkan. Sementara.

Tak ada larangan untukmu merawat cinta. Asal cinta itu menuntunmu semakin dekat pada-Nya.

Baca juga: Tentang Kepergiannya: Mengapa Kau Harus Kecewa?

Kalaupun bukan dia yang terbaik, Allah punya cara untuk menjaga jarakmu dengannya. Dan Dia akan menggunakan cara yang paling halus. Yang bisa kau terima, tanpa perlu mengeluh pada-Nya.

Tak perlu menyesal.

Takdirmu sudah Allah gariskan. Entah kelak seperti apa. Yang pasti, itu akan menjadi jalan terbaik untukmu. Mungkin juga untuknya.

Penyesalan hanya akan menambah sedihmu. Sampai-sampai kau berpikir seandainya dan seandainya. Hingga lupa Allah penulis cerita yang paling sempurna.

Penyesalan takkan membuat lukamu pergi. Sebaliknya, ia akan membuatnya menetap lebih lama.

Semakin kau memikirkan kesalahanmu, semakin kau tak punya waktu untuk mengingat-Nya.

Berdoalah. Hadirkan Allah di hatimu. Seharusnya cinta yang Dia beri tak menjauhkanmu dari-Nya. Jadi, sekarang Dia hanya ingin mengembalikan jalanmu. Dari jalan yang menghadirkan luka menuju jalan yang dicintai-Nya.

Baca juga: Relakan, Agar Cinta Sejatimu Segera Datang

Ikutilah jalan yang Allah hadiahkan itu. Tak semua orang mendapatkan anugerah yang Dia beri padamu. Bersyukurlah, karena Dia tak ingin kau terjerumus dalam cinta yang salah.

Ceritakan semua dalam doamu. Ungkapkan perasaan yang menyesakkan dadamu. Mempersempit kebahagiaanmu. Dan mengurangi prasangka baikmu. Ceritakan. Allah akan mendengarnya.

Hapus penyesalan yang menghambat langkahmu. Sebab satu langkah ke depan lebih baik daripada beribu-ribu penyesalan.

Pilihan ada di tanganmu. Jika kau tak bisa melupakan dia yang kau cintai, adukan pada Allah. Bertanyalah bagaimana caranya. Seperti apa baiknya.

Cintamu pada-Nya harus lebih besar daripada cintamu padanya.

Jangan sampai cinta yang seharusnya menjadi fitrah, justru membuatmu semakin jauh dari-Nya. Jangan sampai.

 

*Sumber foto: pixabay.com

tak usah kecewa terlalu lama

Tentang Kepergiannya: Mengapa Kau Harus Kecewa?

Relakanlah.

Tak perlu bersedih karena dia meninggalkanmu. Sejatinya, Allah ingin mengajarimu kesucian cinta. Dia tak rela perasaanmu dipermainkan orang yang salah.

Sadarilah, Allah sedang menyelamatkanmu. Dia tak ingin kau mengenal cinta dengan cara yang tak diridhai-Nya.

Mari renungkan pertanyaan ini: mengapa cinta yang kau punya berakhir dengan kecewa? Bukankah itu artinya ada yang perlu dibenahi? Bukankah harusnya cinta itu justru membahagiakanmu?

Baca juga:
Cinta Lebih Membutuhkan Keikhlasan Dibanding Pengorbanan
Relakan, Agar Cinta Sejatimu Segera Datang

Supaya kau tak larut dalam kesedihan, Allah memberi jarak antara dirimu dengan orang yang kau cintai. Bukan Dia melarangmu menyimpan perasaan padanya. Allah hanya ingin menuntunmu bagaimana merawatnya.

Kepergian memang menyakitkan. Terlebih, ditinggal orang yang kita cintai. Tapi, selalu ada hikmah di balik apa yang kita alami.

Hikmah akan menghentikan langkah kita pada apa yang kita senangi. Tapi, membuat hati tak merasakan luka yang lebih dalam lagi.

Orang yang menjauh darimu tak lebih mencintaimu dibandingkan Allah. Allah akan melakukan apa pun yang terbaik untukmu. Meski mungkin saat patah, kau menganggap perlakuan-Nya sama sekali tak adil.

Hidupmu tak berhenti di hari ini. Tapi jika kau kecewa hari ini, bagaimana kau akan melangkah menuju masa depan?

Bangkitlah!

Hapus kesedihanmu. Raih tujuan yang ingin kau gapai. Jangan biarkan cinta yang salah membuatmu menghentikan langkah.

Allah selalu ada untukmu. Walau kau tak menyadarinya, tiap peristiwa yang kau alami tak terjadi kecuali atas kehendak-Nya. Dia tak menghendaki sesuatu yang buruk terjadi padamu.

Tegakkan kepalamu. Masih banyak mimpi yang harus kau ubah menjadi nyata. Masih ada orang-orang yang harus kau bahagiakan.

Tumbuhkan cinta pada Yang benar-benar mencintaimu. Yang selalu ada di saat kau putus asa. Yang tak pernah pergi ketika kau punya masalah. Yang setia menemanimu di setiap langkah.

Percayalah, Allah tak mungkin mengecewakanmu. Tugasmu adalah berprasangka baik pada-Nya. Selebihnya biar Allah yang mengatur. Dan kau akan bahagia setelahnya.

 

*Sumber foto: pixabay.com

doa memperlancar rezeki

7 Doa Mustajab untuk Menarik Rezeki

Doa adalah kebutuhan manusia. Tanpanya kita mustahil bisa mendekatkan diri pada Allah. Sebab, doa adalah sarana untuk berinteraksi dengan-Nya.

Dengan doa hubungan kita dengan Allah semakin erat. Karena doa menjadikan kita lebih sering bercerita tentang apa yang kita rasakan. Manis dan pahitnya hidup semua bisa kita tuangkan.

Baca juga:
1. Ingin Rezeki Melimpah dan Berkah? Ini Kuncinya
2. Doa-doa Ini Akan Membuat Kita Dikejar-kejar Rezeki

Allah Mahakaya. Dia yang paling sayang di antara yang lain. Allah suka ketika ada hamba yang meminta. Sebab hamba tersebut menjadikan Dia sebagai sandaran hidup. Bukan yang lain.

Tapi, Allah tak serta-merta mengabulkan doa. Dia ingin kita berjuang dulu. Melewati cobaan yang diberikan-Nya. Jika berhasil Dia akan memberikan apa pun yang terbaik untuk kita.

Perjuangan dan doa tak bisa dipisahkan. Keduanya harus beriringan. Kita tak bisa mengabaikan salah satunya.

Tanpa doa, kita akan ‘kehilangan’ Allah. Itulah kehilangan terbesar. Jika Allah mengabaikan kita, hidup tiada artinya. Kita hanya menjalankan sesuatu yang kita cintai, tidak ada keridhaan Allah di dalamnya.

Sementara tanpa perjuangan, impian yang kita inginkan mustahil terwujud. Semua yang kita harapkan akan menjadi nyata bila kita bersungguh-sungguh mengejarnya. Salah satu bukti kesungguhan itu: berjuang dan berdoa.

Nah, untuk mewujudkan harapan kita dalam mencari rezeki yang melimpah dan berkah, doa-doa ini perlu kita baca.

1. Doa Agar Diberi Kelancaran Rezeki

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَ عَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مُبَارَكًا

 

ALLOOHUMMA INNII AS-ALUKA MIN FADHLIKA WA ‘ATHOO-IKA RIZQON THOYYIBAN MUBAAROKAN.

“Ya Allah, dengan karunia dan anugerah-Mu, aku meminta rezeki yang baik lagi diberkahi.” (HR. Thabrani)

2. Doa Saat Belum Mampu Membayar Hutang

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَ أَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

 

ALLOOHUMMAKFINII BI HALAALIKA ‘AN HAROOMIKA WA AGHNINII BIFADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA.

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan barang yang halal hingga aku tidak butuh kepada yang haram dan cukupkanlah aku dengan keutamaan-Mu hingga aku tidak butuh kepada selain-Mu.” (HR. Turmudzi)

3. Doa Memohon Perlindungan dari Kemiskinan

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَ الْفَاقَةِ، وَ الْقِلَّةِ وَ الذِّلَّةِ، وَ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

 

ALLOOHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL FAQRI WAL FAAQOH, WAL QILLAH WADZ DZILLAH, WA A’UUDZU BIKA AN ADZLIMA AW UDZLAMA.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekurangan, kehinaan, dan aku berlindung kepada-Mu dari melakukan kezaliman dan dizalimi.” (HR. Baihaqi)

4. Doa untuk Mencapai Target Pekerjaan

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِمَهُ وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ لِقَائِكَ

 

ALLOOHUMMAJ’AL KHOYRO ‘UMRII AAKHIROHU WAKHOYRO ‘AMALII KHOWAATIMAHU WAKHOYRO AYYAAMII YAWMA LIQOO-IKA.

“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baiknya umurku pada ujungnya dan sebaik-baik amalku adalah pada ujung akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah pada saat aku menemui-Mu.”

5. Doa Ketika Pendapatan Menurun

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

 

LAA ILAAHA ILLALLOOHUL ‘AZIIM. LAA ILAAHA ILLALLOOHU ROBBUL’ARSYIL ‘AZHIIM. LAA ILAAHA ILLALLOOHU ROBBUS SAMAAWAATI WAROBBUL ARDHI WAROBBUL ‘ARSYIL KARIIM.

“Tiada tuhan selain Allah, Zat Yang Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada tuhan selain Allah. Rabb Arsy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah. Rabb langit, bumi, dan arsy yang mulia.”

6. Doa untuk Membuka Pintu Rezeki

اَللَّهُمَّ يَاغَنِيُّ يَامُغْنِيْ أَغْنِنِيْ غِنًى أَبَدًا وَيَا عَزِيْزُ يَا مُعِزُّ أَعِزَّنِيْ بِإِعْزَازِ عِزَّةِ قُدْرَتِكَ وَيَا مُيَسِّرَ اْلأُمُوْرِ يَسِّرْ لِي أُمُوْرَ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ يَا خَيْرَ مَنْ يُرْجَى يَا اَللهُ

 

ALLOOHUMMA YAA GHONIYYU YAA MUGHNII AGHNINII GHINAN ABADAA, WA YAA ‘AZIIZU YAA MU’IZZU A’IZZANII BI I’ZAAZI ‘IZZATI QUDROTIKA, WA YAA MUYASSIROL UMUURI YASSIR LII UMUUROD DUN-YAA WAD DIINNI, YAA KHOIRO MAN YURJAA, YAA ALLOOH.

“Ya Allah, Dzat Yang Mahakaya dan memberikan kekayaan, berilah kekayaan yang abadi kepadaku. Wahai Dzat Yang Mahamulia dan yang memberikan kemuliaan, berilah kemuliaan kepadaku dengan kemuliaan kekuasaan-Mu. Wahai Dzat yang mempermudah semua urusan, berilah kemudahan kepadaku di dalam semua urusan dunia dan agama, wahai Dzat yang paling diharapkan, ya Allah.”

7. Doa agar Allah Menambah Rezeki Keluarga

اَللَّهُمَّ زِدْنَا وَلاَ تَنْقُصْنَا وَأَكْرِمْنَا وَلاَ تُوْهِنَا وَأَعْطِنَا وَلاَ تَحْرِمْنَا وَآثِرْنَا وَلاَ تُؤْثِرُ عَلَيْنَا وَأَرْضِنَا وَارْضَ عَنَّا

 

ALLOOHUMMA ZIDNAA WA LAA TANQUSHNAA WA AKRIMNAA WA LAA TUUHINAA WA A’THINAA WA LAA TAHRIMNAA WA AATSIRNAA WA LAA TU’TSIRU ‘ALAINAA WA ARDHINAA WARDHO ‘ANNAA.

“Ya Allah, tambahkan rezeki kepada kami, jangan Engkau kurangi. Muliakanlah kami dan  janganlah Engkau hinakan kami. Berilah kami dan janganlah Engkau halangi kami. Pilihlah kami dan janganlah Engkau tinggalkan kami, dan janganlah Engkau cegah kami.”

 

Sumber foto: pixabay.com

perempuan di dalam al-quran

5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (2)

Selain dua nama yang disebutkan dalam artikel pertama, ada tiga nama lain yang perannya tak kalah hebat. Dua nama merupakan istri nabi-nabi, sedangkan satu yang terakhir adalah ratu yang kerajaannya sangat luas dan istananya sangat megah.

3. Hajar, Istri Nabi Ibrahim

Jika kita berbicara tentang Hajar, yang akan kita bayangkan adalah peristiwa perjalanan dari Bukit Safa ke Bukit Marwah, yang kemudian dijadikan syariat sai dalam ibadah haji.

Kisah Hajar dan Nabi Ismail mungkin akan abadi di benak kita. Peristiwa tersebut merupakan ujian dari Allah untuk Hajar. Ia merupakan wanita yang taat. Ia menjadi istri kedua Nabi Ibrahim saat belum dikaruniai anak dari istri pertamanya, Sarah.

Sarah cemburu dengan Siti Hajar, karena tak lama setelah pernikahannya dengan Nabi Ibrahim, Hajar langsung hamil. Sebab itu, Nabi Ibrahim mengambil keputusan dengan memberi jarak bagi keduanya.

Hajar merupakan figur wanita yang ketabahannya tak bisa diragukan. Saat kelelahan di bukit, ia hampir putus asa karena tak ada air yang dapat ia minum. Terlebih, ia harus menggendong Nabi Ismail yang kala itu masih baru lahir.

Hajar pun berdoa kepada Allah agar diberi pertolongan. Allah menjawabnya lewat hentakan kaki Nabi Ismail ke tanah yang menyebabkan ada air yang keluar darinya. Air itu dikenal dengan zamzam, sebuah mata air yang tak pernah habis hingga kini.

4. Hawa, Istri Nabi Adam

Hawa merupakan istri dari Nabi Adam. Mendengar namanya, yang terngiang di pikiran kita adalah tindakannya yang membuat Adam melanggar perintah Allah untuk tidak memakan buah khuldi.

Sebenarnya banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah keduanya yang diturunkan dari surga. Walau karenanya Nabi Adam melangar perintah Allah, Hawa tetap setia dan sabar menemaninya di bumi.

Kisah keduanya juga menjadi penjelasan. Sekuat apa pun seorang lelaki, ia bisa kalah hanya dengan rayuan seorang wanita.

5. Balqis, Ratu Saba`

Ratu Balqis merupakan ratu dari Kerajaan Saba. Ia adalah tokoh wanita yang paling dihormati oleh masyarakatnya.

Ia wanita yang pandai mengelola pemerintahan. Namun, karena kemegahan istana yang ia miliki, ia menganggap tak ada istana lain yang dapat menandinginya.

Suatu ketika burung Hud-hud memberitakan kepada Nabi Sulaiman perihal Ratu Balqis dan istananya. Mendengar kabar itu, hati Nabi Sulaiman tergerak untuk mendakwahinya. Sebab, jika tokoh yang paling dihormati di masyarakat sudah mendapat hidayah Allah, itu adalah jalan yang mudah untuk mengajak serta rakyatnya.

Berawal dari surat-menyurat antara Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis, pertemuan keduanya pun diadakan. Nabi Sulaiman dengan mukjizat yang diberikan Allah sanggup membuat Ratu Balqis membisu. Ia tak percaya bahwa kerajaan Saba dapat dipindahkan dalam sekejap mata.

Ratu Balqis juga dibuat takjub ketika masuk ke dalam istana Nabi Sulaiman. Ia tersipu ketika berjalan di atas air yang terdapat ikan di dalamnya. Ia menyingkap pakaiannya, padahal itu hanyalah kaca yang di bawahnya terdapat air.

Setelah mengetahui mukjizat yang dimiliki Nabi Sulaiman, hati Ratu Balqis luluh dan menyatakan beriman kepada Allah.

 

Baca artikel sebelumnya: 5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (1)

*Gambar diambil dari: https://goo.gl/SxrDYw

asiyah wanita di dalam al-quran

5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (1)

Islam memuliakan manusia sesuai haknya. Allah menciptakan laki-laki dan perempuan dengan kelebihan dan kekurangan.

Allah Mahaadil. Sebelum Islam datang, anak perempuan di Arab dianggap malapetaka. Mereka dipandang makhluk lemah yang tak ada keistimewaannya. Dengan turunnya Al-Quran, kaum hawa mendapatkan haknya. Bahkan beberapa nama mereka tercantum di dalamnya.

Baca juga:
1. Mendidik Buah Hari Ala Rasulullah
2. 5 Masjid di Turki dengan Keindahan yang Luar Biasa

Berikut adalah 5 Figur Perempuan Dalam Al-Quran:

1. Maryam, Ibunda Nabi Isa

Maryam merupakan wanita mulia yang Allah puji di dalam Al-Quran. Ia adalah sebaik-baik teladan bagi kaum hawa. Ia wanita yang sangat menjaga kehormatan dan sifat malunya, sehingga kebaikannya pun selalu diperbincangkan orang lain.

Atas ketaatannya, Maryam dijamin masuk surga. Dalam hadis sahih riwayat Ahmad, Rasulullah bersabda, “Wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Muzahim istri Firaun.”

Namun, ketaatan Maryam bukan tanpa ujian. Betapa tidak, wanita yang belum memiliki suami sudah mempunyai seorang anak laki-laki. Saat itulah orang-orang di sekitarnya mencomooh. Tapi, ia lebih memilih tabah dan menyerahkan dirinya pada Allah.

2. Asiyah, Istri Fir’aun

Asiyah layak disebut sebagai lentera di tengah kegelapan. Ia adalah wanita suci yang berjuang mempertahankan keimanannya di tengah-tengah zalimnya keluarga kerajaan. Bahkan tak tanggung-tanggung, ia harus melawan suaminya sendiri yaitu Firaun.

Asiyah dijamin oleh Allah sebagai wanita penghuni surga. Ia adalah wanita yang menemukan Nabi Musa di Sungai Nil ketika dihanyutkan oleh ibunya saat khawatir akan keselamatan buah hatinya.

Tatkala itu, ia mengadukan pada suaminya tentang bayi yang ia temukan. Firaun marah besar ketika ia tahu bahwa bayi yang ditemukan istrinya adalah laki-laki. Sebab, Firaun pernah bermimpi akan ada seorang laki-laki dari Bani Israil yang akan meruntuhkan kerajaannya. Karena itulah Firaun memerintahkan tiap bayi laki-laki yang baru lahir untuk dibunuh.

Namun dengan keteguhan hatinya, Asiyah merawat dan mendidik bayi tersebut hingga besar. Ia meyakinkan Firaun bahwa Musa tak akan meruntuhkan tahtanya. Ternyata di balik kejadian itu, Allah menyelipkan hikmah besar yang menyebabkan Nabi Musa tumbuh hingga dewasa dan menyebarkan syariat-Nya.

 

Baca artikel selanjutnya: 5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (2)

*Gambar diambil dari: https://kitbash3d.com/products/egypt

5 Masjid di Turki dengan Keindahan yang Luar Biasa

Kalau kita bicara tentang kegemilangan sejarah Islam, Turki memang salah satu yang paling menarik untuk dibincangkan. Kekhalifahan Utsmaniyah yang berkuasa lebih dari 6 abad memiliki cerita tersendiri. Ada banyak bukti yang menjadikan Turki sebagai salah satu negara yang berperan dalam berkembangnya Islam. Salah satu bukti tersebut adalah masjid. Berikut 5 masjid paling indah dan bersejarah di Turki.

1. Masjid Sultan Ahmed

Masjid ini biasa disebut dengan Masjid Biru atau Blue Mosque. Letaknya di Istanbul, dekat tepian Laut Marmara. Masjid Biru didirikan antara tahun 1609 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed I, yang kemudian menjadi nama masjid tersebut.

Masjid Biru

Masjid Biru memiliki 6 menara, diameter kubah 23,5 meter dan tinggi kubah 43 meter, kolom beton berdiameter 5 meter. Jaraknya cukup dekat dengan Istana Topkapı, tempat kediaman para Sultan Utsmaniyah sampai tahun 1853 dan tidak jauh dari pantai Bosporus.

Interior masjid ini dihiasi 20.000 keramik dari Iznik berwarna biru, hijau, ungu, dan putih. Ornamen bunga-bungaan dan tanaman bersulur itu tampak sangat indah memancarkan warna biru saat ditimpa cahaya matahari yang masuk lewat jendela 260 kaca patri.

Terdapat pilar-pilar marmer dan lebih dari 200 jendela kaca patri dengan berbagai desain yang memancarkan cahaya dari luar. Dekorasi lainnya adalah kaligrafi ayat-ayat Al Qur’an yang sebagian besar dibuat oleh Seyyid Kasim Gubari, salah satu pembuat kaligrafi terbaik pada masa itu.

2. Masjid Agung Bursa

Dalam bahasa Turki sendiri, masjid ini disebut Masjid Ulu Camii. Namun orang-orang biasa menyebutnya Masjid Agung Bursa atau Bursa Grand Mosque. Bursa adalah salah satu kota tua di Turki yang memiliki peranan teramat penting bagi sejarah Turki, sekaligus juga merupakan kota terbesar ke 4 setelah Istanbul, Ankara dan Izmir.

Masjid Agung Bursa

Masjid Agung Bursa merupakan masjid terbesar di Bursa sekaligus merupakan landmark arsitektur Seljuk, karena memang menggunakan begitu banyak elemen dari arsitektur dinasti Seljuk yang sangat kental. Badan dunia UNESCO telah memasukkan Masjid Agung Bursa ke dalam daftar warisan budaya dunia di tahun 2014 dengan menyebut Masjid Agung Bursa sebagai salah satu masjid terpenting dalam sejarah Islam.

Bangunanya berdenah persegi panjang dengan luas mencapai 2.200 m2. Ada dua puluh kubah dibagian atapnya yang menjadi ciri khas masjid ini. Kubah-kubah tersebut terdiri dari empat baris, masing masing baris terdiri dari lima kubah, ditopang oleh 12 tiang persegi empat yang juga berukuran sangat besar. Jejeran tiang-tiang besar tersebut menghasilkan lorong-lorong dan ruang yang tercipta di antara jejerannya, di bawah masing masing kubah. Hal ini menciptakan privasi tersendiri bagi jamaah. Selain dua puluh kubah besar, masjid ini juga dilengkapi dengan dua menara.

3. Masjid Raya Sulaimaniah

Masjid Raya Sulaimaniah merupakan masjid terbesar sekaligus tertua yang ada di Istanbul, Turki. Masjid ini juga merupakan peninggalan bersejarah di masa kejayaan pemerintahan Dinasti Turki Ottoman. Bangunan ini mulanya adalah basilica atau katedral dari kekaisaran Romawi Timur.

Masjid Raya Sulaymaniyah

Bagian interior masjid ini memang sangat luas, yakni memiliki ukuran panjang antara 59 meter dengan lebar 58 meter. Sementara lantai masjid dibuat dari bahan ubin iznik sangat halus yang telah tersusun rapi. Selanjutnya bagian mihrabnya juga dibuat dari bahan marmer putih. Namun untuk mimbarnya sendiri dibuat dari bahan kayu dan gading berhiaskan mutiara yang semakin memperindah mihrabnya.

Di bagian interiornya juga diberikan hiasan kaligrafi maupun hiasan ornamen berupa keramik monolit yang selanjutnya akan membentuk pola pada dinding kubahnya. Hal ini menjadikan Masjid Raya Sulaimaniyah semakin menakjubkan jika dilihat baik dari luar ataupun dari interior masjidnya.

4. Masjid Hagia Sophia

Masjid ini juga sering disebut sebagai Aya Sofya. Masjid Hagia Sophia merupakan sebuah bekas Gereja Yunani Kuno dari Masa Kekaisaran Byzantium. Seiring dengan kekalahan Byzantium dan jatuhnya Konstantinopel Ibukota kekaisaran itu ke tangan Pasukan Islam dibawah pimpinan Muhammad Al-Fatih.

Hagia Sophia, masjid yang legendaris

Hagia Shopia hingga hari ini berstatus sebagai museum sejak tahun 1935. Sebelumnya Hagisa Shopia sempat difungsikan sebagai masjid selama 482 tahun atau hampir lima abad lamanya. Perubahan tersebut seiring dengan runtuhnya Emperium Usmaniyah dan berganti dengan Republik Turki yang didirikan oleh Mustafa Kemal Pasha atau lebih dikenal dengan nama Attaturk.

Upaya mengembalikan fungsinya sebagai masjid telah dilakukan oleh pemerintahan Turki dibawah pemerintahan Presiden Erdogan sejak tahun 2013, namun gagasan itu juga direspon unjuk rasa sebagian orang di Turki. Di bulan Mei tahun 2015 untuk pertama kali diperdengarkan lagi lantunan ayat suci Al-Qur’an di Hagia Sophia dalam sebuah acara pameran bertajuk cinta Nabi.

Pada bulan suci Romadhan tahun 2016 yang lalu pemerintah Turki mengeluarkan izin sementara penggunaan kembali Hagia Sophia sebagai masjid selama bulan suci Romadhan. Keputusan tersebut telah menimbulkan ketersinggungan dari pemerintah Yunani. Dari faktor sejarah Yunani merupakan penerus Kekaisaran Romawi dan tentu saja memiliki keterikatan yang kuat dengan Hagia Sophia. Setelah masa izin nya berakhir, Hagia Sophia kembali sebagai museum.

5. Masjid Ortakoy

Masjid Ortakoy adalah salah satu masjid tua bersejarah di Istanbul, Masjid Ortakoy ini resminya bernama Buyuk Mecidiye Camii (Masjid Agung Kekaisaran Sultan Abdulmecid) namun karena lokasinya yang berdekatan dengan pelataran dermaga Ortakoy masjid ini justru lebih dikenal dengan nama Masjid Ortakoy atau dalam Bahasa Turki disebut Ortakoy Camii. Lokasinya masuk dalam wilayah Beşiktaş,  Istanbul, Turki.

Masjid Ortakoy

Masjid Ortakoy di Istanbul ini terkenal sebagai masjid romantis, warna dindingnya yang merah muda ditambah dengan lokasinya yang berada di tepian selat Bosporus, serta landscape tempatnya berdiri menghadirkan pemandangan yang menakjubkan berlatar belakang jembatan Bosporus yang menjadi penghubung wilayah Turki di sisi Eropa dan wilayah Turki di sisi Asia.

Ruang utama masjid berdenah segi empat yang berada di bawah kubah utama masjid. Interior masjid ini sarat dengan beragam ukiran dan karya seni Neo Baroque dengan warna merah muda yang dominan, sama seperti salah satu sisi tembok luar masjid ini, itu sebabnya wisatawan asing yang melihat masjid ini menyebut Masjid Ortakoy sebagai masjid romantis.

Nah, Pembaca, setelah membaca uraian di atas, masjid mana yang mau dikunjungi terlebih dulu?

 

*Foto-foto didapatkan dari: Masjid Sultan Ahmed (pixabay.com), Masjid Bursa dan Sulaymaniyah (yenisafak.com), Masjid Ortakoy (twitter.com/KS_AlSaleh), dan Masjid Hagia Sophia (magic-places.ch)

Pin It on Pinterest

WhatsApp chat