Ketaatan Nabi Ibrahim dan Sejarah Idul Adha - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25618
single,single-post,postid-25618,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive

Ketaatan Nabi Ibrahim dan Sejarah Idul Adha

Sebentar lagi, tepatnya pada 10 Dzulhijjah, umat islam di seluruh dunia akan merayakan hari raya Idul Adha atau Idul Qurban. Seperti kita ketahui, Idul Adha merupakan momen hari raya Islam yang erat kaitannya dengan nilai-nilai pengorbanan.

Tentunya nilai-nilai pengorbanan ini mengingatkan kita akan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang tak lain juga merupakan sejarah hari raya Idul Adha.

Ya, Nabi Ibrahim menjadi sosok utama dalam sejarah ini. Nabi Ibrahim—yang juga dikenal dengan sebutan Al-Khalil—adalah manusia dengan tingkat keimanan yang sangat tinggi. Begitu pun dengan Nabi Ismail. Ia adalah seorang anak yang memiliki keyakinan luar biasa.

Oleh karena itu, saat Nabi Ibrahim diperintahkan Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih anaknya sendiri, ia pun dengan ikhlas menjalankannya sebagai bentuk keimanan kepada Allah SWT. Sedangkan Nabi Ismail sendiri secara ikhlas menerima hal tersebut sebagai baktinya terhadap orangtua dan ketaatannya pada Allah SWT.

Tanpa ragu, Nabi Ibrahim pun mulai mengarahkan pisaunya ke leher Nabi Ismail dan Nabi Ismail pun ikhlas untuk melalui semua itu atas nama Allah SWT. Ketaatan serta keikhlasan orangtua dan anak ini pun tidak perlu diragukan lagi, sehingga Allah SWT mengganti posisi Nabi Ismail dengan seekor hewan kurban yang besar.

Begitulah kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam sejarah Idul Adha. Dalam hal itu, pengorbanan bukan sekadar bentuk bakti terhadap orangtua semata dan ketaatan kita terhadap Allah SWT, tetapi juga wujud rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita. Seperti yang tertulis dalam Q.S Al-Kautsar : 1 – 2. “Sesungguhnya kami telah memberi kamu nikmat yang banyak, karena itu dirikanlah Shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Selamat Hari Raya Idul Adha.

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X