Kiat Memantapkan Iman - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25445
single,single-post,postid-25445,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive

Kiat Memantapkan Iman

Tanya
Iman itu naik-turun. Gimana sih kiat-kiat memantapkan iman?
~Ade Kurniyawan ‏@AdeRyu1

Jawab
Akhi fillah, iman manusia berbeda dengan iman para malaikat. Iman malaikat tidak naik dan tidak turun, sedangkan imam manusia terkadang bertambah dan terkadang juga berkurang. Ketika iman bertambah, insya Allah pikiran tenang dang hidup pun senang. Ketika iman berkurang, seorang hamba pasti akan terlihat gelisah dan kurang bahagia. Untuk mengurangi kadar keimanan memang sangat mudah apalagi dengan segala godaannya, sedangkan untuk memantapkan dan menambah keimanan, seseorang harus sabar dan terus mengkaji ilmu keislaman. Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk selalu menjaga dan memantapkan keimanan kita sebagai berikut.

1.    Selalu sadar bahwa kematian selalu mengintai kita, dan kita harus menyiapkan bekal untuk kehidupan abadi di mana surga dan neraka menanti kita sesuai dengan amal perbuatan kita di dunia;
2.    Menghayati segala keagungan Allah dengan membaca ayat-ayat suci-Nya, baik yang tersirat maupun yang tersurat, baik yang ada di dalam Al-Qur`an maupun yang ada di semesta alam, sehingga kita merasa sangat kecil di hadapan Sang Penguasa Langit dan Bumi, yaitu Allah;
3.    Menghadiri majelis-majelis ilmu dan zikir yang mengajak untuk selalu mengingat Allah, memotivasi kita untuk meraih ridha dan magfirah-Nya, dan menyadarkan kita atas segala kekhilafan dan kekurangan amal kita;
4.    Selalu berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk. Karena, perbuatan baik akan mengantarkan kepada perbuatan baik lainnya. Allah pun akan memudahkan jalan bagi seseorang yang selalu berbuat kebaikan;
5.    Selalu berzikir atau ingat Allah di mana pun dan kapan pun, selalu berdoa dan menyadari bahwa kita membutuhkan Allah dalam menggapai kebahagiaan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga kita termasuk orang-orang yang hidup dengan penuh keimanan hingga akhirnya meninggalkan dunia ini dengan membawa keimanan pula. Amin.


#KlinikHati no. 3; ed. II; Oktober 2013
Bersama H.A. Fulex Bisyri, alumnus Universitas Al-Azhar, Mesir; Pemimpin Redaksi Qultummedia; Pengasuh Pondok Pesantren El-Alamia Bogor.

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X