Manfaat dan Hikmah Nafkah untuk Keluarga - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
24190
post-template-default,single,single-post,postid-24190,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive

Manfaat dan Hikmah Nafkah untuk Keluarga

Hal terpenting yang harus dilakukan seorang suami bagi istrinya sebagai pemimpin dalam rumah tanggnya adalah memberikan nafkah terhadap keluarga. Suami yang baik selalu memerhatikan masalah ini. Dia tidak akan menyia-siakan amanah yang sekaligus menjadi kewajibannya. Maka sudah menjadi tanggungjawab suami untuk menafkahi istri secara lahir ataupun batin.

Hal terpenting yang harus dilakukan seorang suami bagi istrinya sebagai pemimpin dalam rumah tanggnya adalah memberikan nafkah terhadap keluarga. Suami yang baik selalu memerhatikan masalah ini. Dia tidak akan menyia-siakan amanah yang sekaligus menjadi kewajibannya. Maka sudah menjadi tanggungjawab suami untuk menafkahi istri secara lahir ataupun batin.

Ketika seseorang menunaikan kewajibannya memberikan nafkah kepada istri dan anak-anak maka kondisi ibadahnya berbeda dengan orang yang belum mempunyai tanggungan, karena Allah SWT memberikan pahala sesuai dengan kadar kesulitannya. Dan di sanalah nilai penghargaan Allah terhadap perjuangan hamba-hamba-Nya.

Dari Abu Hurairah, r.a, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda; “Siapa mencari dunia secara halal, membanting tulang demi keluarga dan cinta tetangga, maka pada hari kiamat Allah akan membangkitkan dengan wajah bersinar seperti rembulan di bulan purnama.” (Al-Hadits)

Manfaat nafkah untuk keluarga antara lain sebagai bentuk tanggung jawab suami, memenuhi kebutuhan keluarga, terhindar dari kemiskinan, serta jaminan kesehatan dan pendidikan untuk anak-anaknya. Sementara hikmah nafkah untuk keluarga antara lain: agar keluarga diliputi keberkahan, menjadi Hamba Allah yang baik, agar bisa berbagi dengan yang lain. Kelebihan nafkah keluarga ketika diinfakkan akan semakin menumbuh suburkan rasa empati terhadap sesama, bermanfaat bagi yang lain, terjaga muru’ah (kehormatan) dan silaturahmi, serta keberkahan.    

Nafkah adalah pintu sebuah keberkahan dalam rumah tangga. Dasar kewajiban suami memberikan nafkah menurut Al Quran ada dalam surat Al Baqarah : 233, “…Dan, kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.” 
 
Selain memiliki tugas dan tanggungjawab dalam bekerja untuk menafkahi keluarganya, suami juga telah belajar bagaimana mengelola waktu dengan baik, terutama ketika semuanya itu diniatkan ta’abudan ilallah, (bentuk ibadah kepada Rabb sekalian alam). Dalam Keistimewaan Nafkah Suami dan Kewajiban Istri yang disusun Dr. K.H. Muslih Abdul Karim, MA dipaparkan aturan dan manfaat nafkah dalam keluarga. Selain itu, dijelaskan pula cara menempuh keharmonisan rumah tangga dan hikmah ketaatan istri kepada suami. Buku ini diterbitkan oleh Qultummedia.  

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X