Menikah itu Surga Dunia dan Akhirat - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25174
single,single-post,postid-25174,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
Ternyata_Orang_yang_Menikah_itu_Lebih_Mudah_Masuk_Serga

Menikah itu Surga Dunia dan Akhirat

Ternyata_Orang_yang_Menikah_itu_Lebih_Mudah_Masuk_SergaKenikmatan menikah akan dirasakan tidak hanya oleh fisik, tapi juga batin. Menikah merupakan jalan yang akan membawa seseorang kepada kehidupan baru yang penuh keindahan di dalamnya. Memasuki pernikahan, laksana berada di sebuah taman yang memberikan suasana tenteram dan bahagia. Sangat sejalan dengan firman Allah SWT dalam surat Ar-Ruum ayat 21.


Sungguh suatu keindahan yang tiada tara dari bertemunya dua orang yang saling mencintai. Jika satunya sakit, satunya lagi merawatnya. Jika satunya sedih, yang satunya lagi akan menghibur. Jika satunya meninggal, satunya lagi akan mengharap pertemuan kembali di surga. Keduanya saling memperhatikan, baik dalam suka maupun duka. Hidup menjadi lebih bermakna dan teratur. Bagi kaum Adam, ia akan merasa menjadi lelaki sejati karena dituntut untuk dewasa dan menjadi pengayom. Sedangkan bagi kaum Hawa, ia akan merasa lebih sempurna dengan menjadi ibu.

Kehidupan rumah tangga laksana sebuah bangunan yang saling menopang dan melengkapi. Suami berperan sebagai pemimpin, istri berperan sebagai pengikut. Terbangunnya ketaatan dan tolong menolong sangat erat mengikat. Jika istri mengurus anak, suami akan membantu. Jika suaminya tidak di rumah, istri mengambil peran sebagai wakilnya untuk menjaga rumah seisinya.

Begitu pula dalam urusan penghidupan. Suami akan berusaha atas tanggung jawab dan kewajibannya mencarikan nafkah untuk istri dan anak-anak. Sedangkan si istri menunggu sambil mendoakan keselamatan baginya. Cinta kasihnya begitu indah untuk diurai. Tak mungkin bisa digambarkan secara utuh dengan kata-kata. Tak habis dituangkan dalam goresan pena. Cinta kasih di dalamnya, laksana sebuah surga di dunia yang dianugerahkan Allah SWT, Sang Maha Pengasih dan Penyayang.

Sekalipun memang dalam kehidupan rumah tangga pasti ada masalah. Namun, masalah tersebut justru dari sebuah bagian dinamika yang akan meningkatkan kedewasaan, rasa saling mengerti, menambah kesabaran, dan ladang pahala. Masalah tidak menjadi bagian yang berpengaruh merusak keindahan rumah tangga jika dilandasi oleh cinta karena Allah.

Bagaimana kondisinya bagi yang hidup membujang? Tentu keadaannya akan sebaliknya. Hidup akan selalu dihantui kegelisahan, penuh kesepian laksana Adam ketika masih hidup tanpa Hawa, dan akan mudah terseret kepada perbuatan dosa zina. Tatanan hidupnya tidak akan teratur, karena masih berjalan pincang. Seorang bujang, laksana membawa beban yang semakin menumpuk disebabkan oleh aspek cinta, gairah, dan fitrah yang selalu dipendam dan tidak tersalurkan dengan benar.

Menikah merupakan kunci yang akan membuka semua pintu yang selama membujang belum terbuka sempurna. Di antaranya ialah pintu rezeki. Artinya, rezeki adalah suatu karunia dari Allah yang memang bisa juga diperoleh dengan usaha saja. Namun, rezeki tersebut ada bagian lain yang hanya bisa diperoleh dengan menjalankan syariatnya, yaitu dengan menikah. Dan, jumlahnya tidak terkira sesuai dengan kehendak-Nya.

Demikianlah sebagian dari gambaran kenikmatan surga pernikahan di dunia. Lebih menakjubkan lagi, kenikmatannya tidak hanya berhenti di dunia, tapi juga akan dirasakan di akhirat setelah memasuki pintu surga atas dasar amalnya dari pahala menikah. Kenapa demikian? Buku “Ternyata Orang yang Menikah itu Lebih Mudah Masuk Surga” terbitan QultumMedia ini akan menjelaskannya kepada Anda secara terperinci. Buku ini akan mengungkap rahasia kenikmatan, keberkahan, dan keajaiban pernikahan dalam hidup seseorang. Pada akhirnya, pernikahan akan membawa Anda ke surga dengan mudah, baik di dunia maupun di akhirat.

El Salman Ayashi, Rz. menyusun buku ini untuk motivasi para bujangan untuk segera menempuh hidup baru di taman pernikahan dengan segala keindahannya. Pada bab pertama, ia membukanya dengan kisah-kisah menakjubkan dari orang-orang yang menikah. Kemudian pada bab kedua, penulis menjelaskan aspek-aspek pernikahan yang memudahkan seseorang masuk surga. Selanjutnya, pada bab tiga dan empat ia memberikan teknik-teknik mengakhiri masa bujang dan kiat mendapatkan jodoh ideal. Pada bab akhir, ia menutupnya dengan sebuah bimbingan doa agar segala harapan dan cita-cita pernikahan cepat terkabulkan.

 

 

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X