jomblo Archives - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
480
archive,tag,tag-jomblo,tag-480,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive

Shalat Pilihan untuk Jomblo Galau

Sudah bukan rahasia kalau anak muda kadang ‘terserang’ galau. Galau yang dimaksud bisa apa saja, seperti galau menentukan pilihan sekolah, galau menentukan pilihan pekerjaan, hingga galau menentukan jodoh atau pasangan hidup. Hidup berlarut-larut di antara dua pilihan atau lebih tentu bisa membuat hati kita resah. Kita perlu keluar dari situasi ini.

Apa solusinya jika kita belum juga menemukan jawabannya? Berdoa saja mungkin belum cukup, perlu ditambah dengan shalat. Ingat kan dengan firman Allah yang ini, “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.”

Tapi, shalat yang seperti apa? Pernah kan dengar yang namanya shalat Istikharah? Shalat ini ditujukan untuk meminta petunjuk dari Allah di antara banyaknya pilihan untuk menghindari keraguan.

Shalat Istikharah dilakukan minimal dua rakaat, dan maksimal dua belas rakaat. Usai shalat, bacalah doa dengan penuh kerendahan hati dan kekhusyukan apa yang kita inginkan.

Fadilah Shalat Istikharah

  1. Jika seseorang telah mantap dengan suatu urusan lalu ia memohon kepada Allah agar urusan tersebut menjadi baik dan diridai Allah, Allah bisa mempermudah jalannya untuk urusan tersebut;
  1. Namun, jika perkara tersebut ternyata tidak baik baginya maka Allah akan datangkan penghalang baginya sehingga ia tidak bisa melaksanakan urusan tersebut. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 216:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

  1. Sebagai bukti bergantungnya seorang hamba kepada Allah SWT dan kepasrahan dirinya pada segala urusannya. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Taubah: 51.

“Katakanlah, “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung Kami, dan hanya kepada Allah-lah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”

Kutipan fadilah shalat Istikharah di atas diambil dari buku Fadilah dan Tatacara Shalat Sunah + Shalat Wajib yang disusun oleh Ustadz Mawi Khusni Albar. Buku ini mengajak pembaca dalam menyempurnakan ibadah shalat wajib dan melengkapinya dengan shalat-shalat sunah.

Beberapa shalat sunah yang dibahas di antaranya shalat Istikharah, shalat Dhuha, Tahajud, Hajat, Tobat, dan lain sebagainya. Semua dilengkapi dengan alasan manfaat serta keutamaan atau fadilahnya.

Semoga informasi ini bermanfaat dan galau tidak lagi menjadi ‘penyakit’ para jomblo.

 

foto: www.idmuslim.com

Tips Berdoa untuk Para Jomblo

Sudah bertahun-tahun memanjatkan doa agar diberi pasangan hidup tetapi belum juga terjawab? Nah, jangan-jangan ada yang keliru dengan cara berdoa kita. Mari belajar kembali cara berdoa yang sesuai adab menurut Islam. Ingat, Allah selalu menjawab permohonan umat-Nya.

Berdoa itu bagian dari ibadah. Seperti kita ketahui, manusia di muka bumi memiliki kewajiban beribadah kepada Allah. Tengoklah bacaan-bacaan di dalam shalat, semua adalah pujian kepada Allah dan mengandung banyak permohonan pada-Nya.

Yang terpenting, semua berangkat dari iman kepada Sang Pencipta. Memang, berdoa saja tidak cukup, perlu diiringi ikhtiar. Untuk itu, jangan lelah berusaha dan berdoa.

Setidaknya ada dua hal yang wajib kita lakukan sebelum berdoa. Pertama, menjauhi makanan haram. Hati yang kotor karena berbagai maksiat atau jiwa yang tak bersih dari perkara haram akan menjadi penghalang terkabulnya doa.

Nabi bersabda, “Barangsiapa yang selama 40 hari hanya memakan makanan yang halal, Allah akan menerangi hatinya dengan cahaya.” Dalam hadist yang lain, Nabi saw bersabda, “Barangsiapa ingin doanya dikabulkan oleh Allah maka makanan dan pekerjaannya harus halal.”

Kedua, berbaik sangka kepada Allah. Berbaik sangka atau berpikiran positif kepada Sang Pencipta wajib hukumnya. Pikiran positif adalah awal yang baik untuk memanjatkan doa. Diriwayatkan dalam sebuah hadits qudsi dari Anas ra, bahwa Rasulullah saw bersabda, Allah SWT berfirman, “Aku sebagaimana hamba-Ku menyangka diri-Ku, dan Aku akan bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.”

Selain kedua hal di atas, memperhatikan kekhusyukan saat berdoa juga penting. Sebab berdoa memerlukan ketenangan, kerendahhatian, dan fokus. Saat seseorang merapalkan doa dengan tergesa-gesa dan menyepelekannya, jangan berharap doa tersebut akan sampai ke ‘langit.’

Jika Anda sedang mendambakan seorang pasangan hidup, ikuti syarat-syarat di atas. Dan berdoalah dengan khusuk. Berikut contoh doanya.

Robbi laa tadzarnii fardan wa anta khoirul waaritsiin.

(Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.)

Robbi hablii milladunka zaujatan thoyyibah akhtubuhaa wa atazawwaju bihaa wa takuunnu shoohibatan lii fid diini wad du-nyaa wal aakhiroh.

(Ya Rabb, berikanlah kepadaku istri/suami (disesuaikan dengan permintaan) yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi, dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia, dan akhirat.)

***

Selengkapnya, pengetahuan seputar doa, seperti alasan-alasan harus berdoa, tatacara berdoa, waktu yang tepat untuk berdoa, dan apa saja doa-doa yang tidak dikabulkan bisa simak lebih lanjut di dalam buku Jangan Lelah Berdoa! karya Nasrudin Abd. Rohim. Buku terbitan Qultummedia ini berusaha memaparkan alasan-alasan dan tatacara agar pembaca tidak putus asa dalam berdoa.

 

 

 

Pin It on Pinterest

X