Tips Agar Anak Tidak Manja - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25282
single,single-post,postid-25282,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-3.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive

Tips Agar Anak Tidak Manja

Sekilas nampaknya tak ada yang salah dengan anak manja, mereka nampak lucu dan menggemaskan. Apalagi masa kecil adalah masa di mana orang tua sangat menyayangi anaknya. Sehingga beribu cara di tempuh dengan memenuhi semua keinginan si kecil agar ia tampak senang dan bahagia. Tak heran jika para orang tua tak berdaya dan memanjakan anaknya tersebut.

Padahal efek terlalu memanjakan anak di masa kecilnya akan berdampak tidak baik bagi pertumbuhan mental dan moralnya hingga dewasa kelak. Anak akan diliputi ketergantungan dan susah untuk mandiri. Sehingga ia akan membutuhkan banyak bantuan dari orang lain yang mungkin sebenarnya dapat ia lakukan sendiri. Selain itu sikap terlalu manja biasanya akan mengurangi rasa hormat anak terhadap orang tua selaku pihak yang banyak memberikan “fasilitas” yang ia kehendaki. Hal ini dikarenakan anak merasa menjadi raja ketika mendapatkan semua yang ia mau. Maka sebaiknya Anda berusaha untuk tidak memanjakannya karena hal tersebut juga demi kebaikan sang anak itu sendiri. Untuk menjadikan anak tidak manja secara berlebihan berikut ini akan dijelaskan beberapa cara yang efektif.

Hal yang mendasar yang pertama perlu Anda lakukan adalah keyakinan pada diri Anda sendiri agar tidak memanjakannya. Hal ini penting karena orang tua pasti akan merasa lemah jika harus berdiam diri tanpa mengikuti kemauannya. Anda perlu membulatkan tekad jika ingin rencana ini berhasil.

Setelah meyakinkan diri agar tidak memanjakannya secara berlebihan, maka terapkan sikap tegas dan disiplin serta kejelasan aturan yang akan Anda terapkan pada anak. Misalnya buatlah perarturan agar mereka merapikan kamar tidur setelah bangun pagi pukul 5 pagi. Dan cobalah membiaran anak untuk memulai mengerjakan apa yang harus ia kerjakan sendiri dengan memberinya sedikit arahan dan bantuan.

Hindari sebuah kesepakatan berupa pemenuhan semua keinginannya. Berikan ia pengertian bahwa semua yang ia lakukan atas usaha sendiri akan terasa lebih bernilai daripada jika dilakukan orang lain. Jangan berhenti untuk membimbingnya sekalipun ia harus melakukan tugasnya sendiri.

Jadilah pemimpin yang baik untuk anak. Berikan ia tugas khusus yang mudah agar ia terbiasa melakukan pekerjaan sendiri, tentu saja dimulai dengan sesuatu yang ringan seperti mencuci piring makannya sendiri, dll.

Beberapa hal yang dapat ia lakukan sendiri maka akan menimbulkan kemandirian baginya. Maka berhati-hatilah dalam memanjakan anak, semua ada batasannya. Terlalu memanjakan akan membuatnya tidak mandiri namun terlalu acuh membiarkan semuanya dikerjakan sendiri akan membuat dia merasa terabaikan. Semoga bermanfaat. (fdh)

Diambil dari: www.landscappist.com

No Comments

Post a Comment

X

Pin It on Pinterest

X