Jum'atan dan Kebiasaan Buruk yang Sering Kita Temukan
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25525
post-template-default,single,single-post,postid-25525,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
jum'atan adalah kewajiban setiap muslim laki-laki

Jum’atan dan Kebiasaan Buruk yang Sering Kita Temukan

Jum’atan bagi sebagian orang adalah saat untuk menunaikan ibadah dan mendekatkan diri pada Allah Taala, tapi bagi sebagian yang lain Jum’atan punya maksud lain.

Semua orang tahu kalau mesjid adalah tempat yang tepat untuk mencari pahala. Caranya ya dengan mengerjakan shalat, baca Al-Qur’an, dan berzikir. Mesjid biasanya juga dikenal sebagai tempat yang adem dan nyaman, sehingga ada orang yang menggunakannya sebagai tempat istirahat. Fungsi mesjid pun bertambah.

Tiap hari Jum’at semua mesjid penuh dengan orang yang akan melakukan shalat Jum’at. Sayangnya tidak semuanya memiliki niat untuk mengikuti shalat Jum’at sesuai tuntunan Rasulullah.

Jum’atan dan ‘Penyakit’ yang Harus Kita Hindari

Ada orang yang pergi ke mesjid tapi justru melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa mengurangi pahala shalat Jum’atnya. Kebiasaan buruk itulah yang disebut “penyakit Jum’atan”. Apa lagi yang tergolong penyakit Jum’atan itu?

Salah satu penyakit Jum’atan yang sering kita temui adalah melintas di depan orang yang sedang shalat. Rasulullah melarang umatnya melakukan hal tersebut. Hmm, kalau orang-orang paham tentang peringatan Rasulullah ini, mereka akan berusaha untuk menemukan jalan yang aman untuk mencari tempat ketika shalat Jum’at, ya…

Jum’atan: Bukan Waktu untuk Tidur Siang

Ada lagi penyakit Jum’atan yang sering kita temui, yaitu memilih tempat yang bisa dijadikan sandaran saat mendengarkan khutbah. Kalau bersandar dan mendengarkan khutbah dengan baik sih tidak masalah. Tapi, kalau tujuannya untuk mengobrol atau tidur itu baru masalah. Biasanya orang yang mencari sandaran itu ogah-ogahan mendengarkan khatib yang sedang ceramah. Mereka lebih memilih ngobrol atau tidur.

Padahal kalau khatib sudah naik mimbar, kita tidak diperbolehkan untuk mengobrol. Bahkan kalau kita bilang “Ssst… Diam!” kepada teman yang ribut juga tidak boleh. Pahala salat Jum’at kita bisa hangus kalau kita berbicara saat khatib sedang ceramah. Sayang, kan? Ayo, perbaiki shalat Jumat agar pahala kita tidak berkurang apalagi hilang.

***

Dalam komik Ketuker Sandal karya Fajar Istiqlal ini dijelaskan beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan di mesjid. Dengan cerita dan gambar yang kocak, Fajar mengajak kita untuk mengingat kembali aktivitas apa saja yang sebaiknya dilakukan dan ditinggalkan saat kita ada di dalam mesjid.

 

Sumber foto: https://www.qiblati.com

No Comments

Post a Comment

Pin It on Pinterest