Rindu Ayah dan Kenangan Tentang Masa-masa Saat Bersamanya
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
25578
post-template-default,single,single-post,postid-25578,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
rindu ayah

Rindu Ayah dan Kenangan Tentang Masa-masa Saat Masih Bersamanya

Rindu Ayah kadang datang tanpa alasan. Ketika kerinduan itu datang, pikiran tentang masa lalu perlahan-lahan terbuka kembali.

Sejak perpisahan kedua orangtuanya, Anneke kerap merindukan sosok ayahnya. Orang yang menjadi pelindung dan teladan hidup sehari-hari. Dulu, ketika rumah tangga orangtuanya masih utuh, ia mendapatkan kebahagiaan yang lengkap darinya.

Ayahnya sering memberikan kejutan pada Anneke dan sang bunda. Rasa cinta pun selalu terpancar dari sorot matanya. Ia merasa aman dan nyaman ketika berada di dekat ayahnya. Cinta pertama Anneke di dalam hidupnya.

Sang ayah menjadikan Anneke sebagai seorang putri dan ibunya sebagai ratu di kerajaan kecilnya. Semua terasa menyenangkan, tak ada sedikit pun yang kurang. Hingga suatu saat, badai itu menerpa.

Entah bagaimana mulanya, ayah Anneke tergoda dan kemudian berpaling pada wanita lain. Ia melupakan cintanya pada ibu Anneke dan mencampakkan kebahagiaan yang telah ia ukir bersamanya selama puluhan tahun.

Ia tak mampu lagi mempertahankan rumah tangga yang sebelumnya ia bangga-banggakan sebagai kerajaan kecilnya itu. Karena berlarut-larut, masalah itu pun terus membesar, sehingga perpisahan akhirnya tak bisa dihindari. Anneke kecil kini hidup berdua saja bersama sang bunda.

Sejak hari itu, rindu ayah terus mengendap di hati Anneke. Kadang membuatnya menerawang ke tempat ayahnya kini tinggal, kadang membuatnya mengenang hari-hari mereka menghabiskan waktu bersama. Dan kapan pun Anneke membiarkan pikirannya kosong, rindu ayah di hatinya semakin tak tertahankan.

Anneke tak menampik rindu ayah di dasar hatinya. Tapi kerinduan itu berbanding lurus dengan rasa kecewanya. Hingga saat ia dewasa, sang bundalah yang membuatnya tersadar: bahwa hanya keikhlasan yang mampu menghilangkan sakit dan duka dalam hati seseorang. Termasuk kepada sang ayah.

Bundanya telah ikhlas melepas sang ayah, walaupun tentu masih menyisakan luka yang sangat dalam. Anneke sadar, bundanya merasakan sakit yang lebih dalam dari rasa sakit yang dirasakannya. Namun bundanya mampu bangkit dan ikhlas dengan rencana Allah. Mampukah Anneke mengikhlaskan rindu ayah dan kecewanya terhadap raja yang pernah bertahta di hatinya?

***

Temukan kisah kasih seorang anak terhadap sosok ayahnya dan cerita tentang rindu ayah itu di dalam buku Tentang Rindu karya tim penulis @tausiyahku. Membaca kisah-kisah di dalamnya akan membuat kita teringat masa-masa kecil saat limpahan kasih sayang masih mengalir dari orang-orang tersayang: ayah, ibu, saudara, dan sahabat.

 

Sumber foto: pixabay.com

No Comments

Post a Comment

selamat hari raya idul fitri

Pin It on Pinterest