al-qur'an Archives - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
665
archive,tag,tag-al-quran,tag-665,woocommerce-no-js,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
perempuan di dalam al-quran

5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (2)

Selain dua nama yang disebutkan dalam artikel pertama, ada tiga nama lain yang perannya tak kalah hebat. Dua nama merupakan istri nabi-nabi, sedangkan satu yang terakhir adalah ratu yang kerajaannya sangat luas dan istananya sangat megah.

3. Hajar, Istri Nabi Ibrahim

Jika kita berbicara tentang Hajar, yang akan kita bayangkan adalah peristiwa perjalanan dari Bukit Safa ke Bukit Marwah, yang kemudian dijadikan syariat sai dalam ibadah haji.

Kisah Hajar dan Nabi Ismail mungkin akan abadi di benak kita. Peristiwa tersebut merupakan ujian dari Allah untuk Hajar. Ia merupakan wanita yang taat. Ia menjadi istri kedua Nabi Ibrahim saat belum dikaruniai anak dari istri pertamanya, Sarah.

Sarah cemburu dengan Siti Hajar, karena tak lama setelah pernikahannya dengan Nabi Ibrahim, Hajar langsung hamil. Sebab itu, Nabi Ibrahim mengambil keputusan dengan memberi jarak bagi keduanya.

Hajar merupakan figur wanita yang ketabahannya tak bisa diragukan. Saat kelelahan di bukit, ia hampir putus asa karena tak ada air yang dapat ia minum. Terlebih, ia harus menggendong Nabi Ismail yang kala itu masih baru lahir.

Hajar pun berdoa kepada Allah agar diberi pertolongan. Allah menjawabnya lewat hentakan kaki Nabi Ismail ke tanah yang menyebabkan ada air yang keluar darinya. Air itu dikenal dengan zamzam, sebuah mata air yang tak pernah habis hingga kini.

4. Hawa, Istri Nabi Adam

Hawa merupakan istri dari Nabi Adam. Mendengar namanya, yang terngiang di pikiran kita adalah tindakannya yang membuat Adam melanggar perintah Allah untuk tidak memakan buah khuldi.

Sebenarnya banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah keduanya yang diturunkan dari surga. Walau karenanya Nabi Adam melangar perintah Allah, Hawa tetap setia dan sabar menemaninya di bumi.

Kisah keduanya juga menjadi penjelasan. Sekuat apa pun seorang lelaki, ia bisa kalah hanya dengan rayuan seorang wanita.

5. Balqis, Ratu Saba`

Ratu Balqis merupakan ratu dari Kerajaan Saba. Ia adalah tokoh wanita yang paling dihormati oleh masyarakatnya.

Ia wanita yang pandai mengelola pemerintahan. Namun, karena kemegahan istana yang ia miliki, ia menganggap tak ada istana lain yang dapat menandinginya.

Suatu ketika burung Hud-hud memberitakan kepada Nabi Sulaiman perihal Ratu Balqis dan istananya. Mendengar kabar itu, hati Nabi Sulaiman tergerak untuk mendakwahinya. Sebab, jika tokoh yang paling dihormati di masyarakat sudah mendapat hidayah Allah, itu adalah jalan yang mudah untuk mengajak serta rakyatnya.

Berawal dari surat-menyurat antara Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis, pertemuan keduanya pun diadakan. Nabi Sulaiman dengan mukjizat yang diberikan Allah sanggup membuat Ratu Balqis membisu. Ia tak percaya bahwa kerajaan Saba dapat dipindahkan dalam sekejap mata.

Ratu Balqis juga dibuat takjub ketika masuk ke dalam istana Nabi Sulaiman. Ia tersipu ketika berjalan di atas air yang terdapat ikan di dalamnya. Ia menyingkap pakaiannya, padahal itu hanyalah kaca yang di bawahnya terdapat air.

Setelah mengetahui mukjizat yang dimiliki Nabi Sulaiman, hati Ratu Balqis luluh dan menyatakan beriman kepada Allah.

 

Baca artikel sebelumnya: 5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (1)

*Gambar diambil dari: https://goo.gl/SxrDYw

kiat cerdas agar anak cinta alquran

Kiat Cerdas Agar Anak Mencintai Al-Qur`an Sejak Dini

Kiat cerdas mendekatkan anak-anak dengan Al-Qur`an akan membuat mereka tak malas membacanya setelah dewasa nanti. Sebab, ia telah menjadi sahabat yang menemaninya sejak kecil.

Dalam buku Bukan Ibu Biasa karangan Ummu Balqis, diterangkan sejumlah kiat untuk membuat anak kita mencintai Al-Qur`an sejak dini. Salah satu kiat cerdas yang paling dicari para ibu terangkum dalam penuturan penulis berikut ini.

“Suatu ketika, saya meng-upload video anak saya yang sedang menghafalkan Al-Qur`an di tengah kemacetan kota Jakarta. Iseng saja sih sebenarnya, sekaligus dokumentasi rasa syukur saya di sosmed. Ternyata, tanggapan followers saya lumayan banyak. Alhamdulillah.

Setelah saya membaca berbagai komen mereka, ternyata sebagian besar menanyakan bagaimana sih cara yang bisa dilakukan orangtua agar balitanya suka menghafal Al-Qur`an. Menjawab pertanyaan tersebut, berikut beberapa tip yang mungkin bisa diterapkan untuk anak kita agar mencintai Kitab Sucinya.”

Baca juga:
Tuntunan Shalat Sesuai Al-Quran & Hadis Sahih
Tips Bangun Malam untuk Mengerjakan Shalat Tahajud

Kiat Cerdas #1: Akrabkan Anak dengan Lantunan Al- Qur`an

Cinta akan tumbuh dengan mudah jika kita sudah kenal dan akrab. Nah, karenanya, mengakrabkan anak pada Al-Qur`an adalah step awal membuatnya jatuh cinta pada Kalam Ilahi tersebut.

Cara terampuh adalah dengan mengajaknya mendengarkan lantunan kitab suci Al-Qur`an sejak dari kandungan. Orangtua yang rutin melakukan tilawah akan mudah membentuk anak-anak yang cinta Al-Qur`an. Jadi sebatas mimpi, jika mengharapkan anak mencintai Al-Qur`an sementara ia jarang melihat orangtuanya mengaji atau membacanya.

Kiat Cerdas #2: Perdengarkan Meski Anak Sedang Bermain

Indera pendengaran dan memori balita sangat kuat. Karenanya, walau sambil bermain, lantunkan saja surat pendek berulang-ulang di sampingnya.

Bacakan surat yang sama berulang-ulang pada balita kita selama satu minggu. Jangan bosan melakukannya secara konsisten, dan In sya Allah, walaupun mereka terkesan tidak memerhatikannya, kita akan terkejut mendapatkan betapa mudahnya mereka menghafalkan surat-surat pendek tersebut.

Kiat Cerdas #3: Muraja’ah

Metode ini biasa saya lakukan untuk anak-anak saya. Bagaimanakah metode muraja’ah itu? Caranya adalah dengan menghafalkan satu ayat dengan tajwid yang benar.

Biasanya saya lantunkan langsung atau lewat rekaman suara saya di gadget dan diputar berulang-ulang. Setelah anak-anak mendengarkan berulang-ulang, dilanjutkan dengan melantunkan bersama. Dan saat mereka telah lancar mengaji bersama, saya akan meminta mereka untuk melantunkan ayat tersebut sendiri, sementara saya atau suami menyimak bacaannya.

Setelah ayat ini bisa dilantunkan dengan baik, keesokan harinya saya akan menambah lagi satu ayat berikutnya. Jadi, besok ada dua ayat yang dapat dilantunkan anak. Lusa, kembali saya tambahkan satu ayat, dan begitu seterusnya hingga anak dapat menghafalkan satu surat pendek tersebut.

Untuk memudahkan mengingat, saya juga meminta mereka untuk membaca ayat yang sedang dihafal dalam shalatnya.

Yang terpenting dalam menghafalkan Al-Qur`an adalah tidak ada paksaan, dan anak bergembira saat proses ini berlangsung. Selain itu, diperlukan konsistensi orangtua untuk membimbing anak-anak kita dalam mencintai Al-Qur`an.

Pin It on Pinterest

WhatsApp chat