saleha Archives - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
596
archive,tag,tag-saleha,tag-596,theme-stockholm,woocommerce-no-js,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-7.4,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-30952
perempuan teduh saleha

Perempuan Teduh: Sebab Hati Mereka Adalah Rumah

Perempuan teduh menenangkan hati dan menyejukkan suasana.

Lewat kelembutan tuturnya, amarah dapat berubah menjadi cinta. Lewat kesejukan hatinya, kekecewaan berganti menjadi senyuman.

Nasihat ibu dapat mengubah suasana buah hatinya. Padahal, sang ayah telah berusaha menghentikan tangis anak tersebut.

Wajah perempuan bisa meneduhkan pandangan suaminya. Seusai lelah bekerja, semua itu tergantikan dengan sambutan hangat di rumah. Tiap lelah terbayarkan karena hadirnya perempuan yang ia cintai.

Mereka menjadikan rasa malu sebagai mahkotanya. Tak semua orang boleh memandang dan mendekatinya. Mereka tahu bahwa ia adalah makhluk terhormat, yang harus menjaga dirinya untuk taat.

Perempuan teduh selalu menjaga yang Allah titipkan. Sebab, ia tahu itu adalah hal yang berharga. Ia tak ingin lepas amanah, bahkan sampai mengecewakan penciptanya.

Tentang Fitrah Perempuan

Tak ada yang lebih membuka hati perempuan selain cinta. Kadang cinta membuat perempuan tak tahu harus ke mana. Tak jarang juga cinta memalingkan perempuan dari fitrahnya.

Hati perempuan adalah rumah. Tak sembarang orang bisa tinggal di dalamnya. Ia akan memastikan rumahnya selalu nyaman.

Perempuan seharusnya menjadikan rumah itu teduh. Dapat menaungi orang-orang yang ia kasihi. Menjadi pelindung orang-orang yang ia cintai.

Tak ada yang ingin rumahnya diganggu. Perempuan mesti menyadari itu. Jika ada yang ingin membuka rumahnya, ia harus tahu siapa yang mengetuknya. Ia mesti memastikan di rumahnya hanya terisi orang-orang baik.

Hati perempuan mudah terbolak-balik. Hanya Allah yang bisa mengendalikan hati tersebut. Sudah seharusnya ia memohon untuk itu.

Perempuan teduh takkan bisa hidup jauh dari Allah. Sebab, hanya Allah yang bisa meneduhkan hatinya. Hanya Allah yang tahu luka yang ia miliki, tanpa-Nya luka itu takkan bisa terobati.

Perempuan teduh hanya punya satu tujuan. Meraih ridha Allah merupakan hal yang utama. Semua perjuangan untuk menjaga kehormatan, semua ditujukan untuk meraih ridha Allah semata.

Sampai kapan pun, ia tak bisa jauh dari Sang Pencipta. Ia mengerti untuk apa ia diciptakan; Beribadah pada Allah.

***

Semua yang terkait dengan tulisan di atas, sudah dimuat dengan rapi dalam buku Perempuan Teduh karya @haruntsaqif. Penulis buku tersebut telah menggambarkan perempuan dan keteduhan yang dimilikinya.

Buku Perempuan Teduh bisa dipesan secara online. Perihal caranya bisa dilihat di akun instagram @qultummedia.

 

*Sumber foto: pixabay.com

Kepastian yang Diharapkan, Janji-janji yang Diberikan

Perempuan teduh adalah anugerah bagi semesta, tapi perihal cinta mereka enggan bercanda.

Perempuan mana pun sulit melupakan orang yang ia cintai. Dan meski cintanya tak berbalas, ia akan memendam rasa yang dimilikinya itu. Pada beberapa perempuan, memendam cinta bisa berlangsung hingga waktu yang tak sebentar. Dan entah bagaimana, ia sanggup melakukannya.

Mungkin karena itu juga, hati perempuan mudah luluh. Jika diberi perhatian lebih, perasaannya mudah goyah. Sebagian perempuan mungkin akan menyangkal. Tapi, bukan rahasia jika perempuan mudah memikirkan orang yang memberinya perhatian.

Segalanya mungkin bermula dari titik ini. Termasuk di antaranya cinta yang tumbuh di hatinya.

          Baca juga: Perempuan Teduh: Sebab Hati Mereka Adalah Rumah

Setiap perempuan ingin dijaga. Tak heran, ia butuh sandaran dalam hidupnya. Tapi, tepat pada bagian inilah perempuan dituntut untuk peka. Sebab, melabuhkan cinta pada orang yang salah akan bisa membuatnya kecewa.

Terkadang, cinta memang menjadi ujian. Cinta dapat membawa pada hal-hal yang tak Allah inginkan. Itulah mengapa perempuan mesti pandai menjaga diri.



Bagaimanapun keindahannya bukan untuk sembarang lelaki.

Di antara banyak hal yang bisa kita bicarakan tentang perempuan, kepastian adalah salah satu hal terpenting baginya. Ya, perempuan tak ingin menunggu. Ia butuh kepastian. Hanya, kadang perempuan merasa butuh kepastian di waktu yang kurang tepat. Sebab, ketika kepastian itu diberikan saat mereka belum siap merawat cinta, yang terjadi adalah sebuah musibah.

Kekecewaan. Berapa sering kita mendengarnya?

Perempuan, sebagaimana halnya laki-laki, harus berpikir matang. Bagaimana kondisi hari ini dan yang akan datang. Ia, sekali lagi seperti halnya laki-laki, mesti berpikir dewasa.

Bahwa di kepalanya terdapat mahkota tak terlihat yang melambangkan kehormatannya.

Allah menitipkan padanya hal-hal yang berharga. Termasuk cinta. Kita tahu, sesuatu yang Allah titipkan mesti dijaga dengan baik. Bila ada yang lepas dari perempuan, akan ada kemuliaan darinya yang memudar.

Sumber kecewa adalah berharap pada manusia. Setiap perempuan harus mengerti bahwa ia kuat berjalan sendiri. Ia bisa. Memang, ada masa ia harus kuat menghadapi cobaan. Tanpa lelaki di sampingnya. Tanpa pasangan dalam hidupnya.

          Baca juga: Perempuan Teduh: Tentang Kehormatan Wanita

Perempuan memang butuh lelaki untuk menjaganya. Tapi, itu butuh tahapan. Harus ada hal yang dijalaninya sebelum memasuki jenjang baru itu. Jika tak ada persiapan, kekecewaanlah yang ia dapatkan.

Tak ada yang mengetahui isi hati perempuan kecuali dirinya sendiri. Tentang rasa yang ia pendam atau cinta yang ia rahasia. Hati perempuan tercipta dari kelembutan. Mudah terbuka, mudah terluka.

Selama tak ada yang pasti, perempuan tak salah jika terus menutup hatinya. Ada saatnya lebih baik dijauhi dibanding merasakan patah hati. Bukankah demikian?

Patah hati bukan hal yang mudah disembuhkan. Kita semua sepakat. Perlu waktu dan tenaga untuk memulihkannya.

Perempuan bisa menghindari luka, tapi ia tak mudah melupakan siapa yang telah menorehkannya.

***

Perempuan adalah makhluk kepastian. Segala yang masih kabur, tak tentu, serbamungkin, akan dihindarinya.



Tak sulit memahaminya melakukan hal itu. Di balik ketidakpastian, bagaimanapun, terkandung banyak hal yang bisa membuatnya jatuh kecewa. Dan perempuan mana pun, mungkin, kenyang dengan pengalaman ini. Pengalaman-pengalaman itulah yang semakin menguatkan hati mereka untuk hanya memilih “yang pasti-pasti”.

Buku Perempuan Teduh karya @haruntsaqif menjelaskan tentang perempuan impian di mata lelaki dan masalah-masalah yang umumnya ia temui, termasuk dan terutama sekali: cinta. Penulis menggunakan banyak metafor untuk mengungkapkan gagasan-gagasannya terkait perempuan. Pembaca akan menemukan betapa kemudahan memahami uraian di dalam buku ini bisa dilakukan setarikan nafas dengan menikmati pilihan katanya yang puitis.

 

*Sumber foto: pixabay.com

perempuan teduh wanita saleha

Perempuan Teduh: Tentang Kehormatan Wanita

Perempuan teduh adalah anugerah dari Allah Taala.

Ada banyak hal yang Allah titipkan padanya. Salah satunya adalah kehormatan.

Perempuan diberi amanah yang berat. Ia diwajibkan merawat diri dan menjaga kehormatan.

Bagi perempuan, itu adalah suatu hal yang harus dijaga. Memang tak mudah, tapi justru itulah letak kemuliaannya. Siapa pun yang bisa menjaga diri dan kehormatannya, Allah akan memberi balasan yang mulia.

Perempuan dibaluti rasa malu. Malu ketika melanggar perintah Allah, juga saat mengabaikan kemuliaan dirinya. Kadang perempuan lupa bahwa ia berharga. Kadang lupa bahwa Allah memuliakannya.

Paras cantik dan suara yang lembut memang ujian. Tidak mudah menjaga keduanya. Terlebih, sebagian perempuan mudah takluk. Saat diberi perhatian, ia bisa terbawa perasaan.

Anugerah Allah Punya Alasan

Allah memberi anugerah tersebut bukan tanpa alasan. Saat perempuan bisa menjaga yang dititipkan, justru itu sebuah kemuliaan baginya. Seberapa berat ujian yang ia terima, berbanding lurus dengan pahala yang diberikan padanya.

Kemuliaan perempuan bukan dari parasnya. Kecantikan pasti memudar. Keindahan yang melekat pada tubuhnya tidak bertahan lama. Seiring usia bertambah, kecantikan itu semakin tak tampak di wajahnya.




Kemuliaan itu terletak pada hatinya. Hati yang jernih akan membuatnya terus menjaga diri. Hati yang bersih senantiasa mendekatkan dia pada Allah. Kecantikan hati akan terkenang sampai ia menutup usia. Bahkan membuat orang-orang membicarakan kebaikannya.

Hati perempuan begitu lembut. Mudah terbawa suasana. Hal itulah yang membuatnya sulit dijaga.

Jika perempuan berhasil menjaganya, hatinya akan menuntun dia pada arah yang lebih baik. Hatinya takkan ingin berbuat yang salah, karena hendak menjaga apa yang dititipkan oleh-Nya.

Perempuan harus terhormat. Hendaknya ia menjaga diri, karena kecantikannya bukan sesuatu yang bisa sembarang orang nikmati.

Allah memuliakan perempuan. Dengan menjaga aurat, ia telah meringankan dosa ayahnya. Dengan merawat diri, ia telah menjaga pandangan laki-laki. Bagaimana perempuan tidak mulia, sedangkan surga ada di bawah telapak kakinya.

***

Kemuliaan perempuan tertulis dalam buku Perempuan Teduh karya @haruntsaqif. Buku tersebut membahas perempuan dan fitrah yang Allah berikan padanya. Penulis memaparkan kemuliaan perempuan satu persatu. Ditambah dengan ilustrasi cerita, Perempuan Teduh semakin layak untuk dibaca.

Buku Perempuan Teduh bisa dipesan secara online. Informasi bisa didapatkan akun instagram @qultummedia.

Tentang buku Perempuan Teduh, lihat di sini.

 

*Sumber foto: pixabay.com

asiyah wanita di dalam al-quran

5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (1)

Islam memuliakan manusia sesuai haknya. Allah menciptakan laki-laki dan perempuan dengan kelebihan dan kekurangan.

Allah Mahaadil. Sebelum Islam datang, anak perempuan di Arab dianggap malapetaka. Mereka dipandang makhluk lemah yang tak ada keistimewaannya. Dengan turunnya Al-Quran, kaum hawa mendapatkan haknya. Bahkan beberapa nama mereka tercantum di dalamnya.

Baca juga:
1. Mendidik Buah Hari Ala Rasulullah
2. 5 Masjid di Turki dengan Keindahan yang Luar Biasa

Berikut adalah 5 Figur Perempuan Dalam Al-Quran:

1. Maryam, Ibunda Nabi Isa

Maryam merupakan wanita mulia yang Allah puji di dalam Al-Quran. Ia adalah sebaik-baik teladan bagi kaum hawa. Ia wanita yang sangat menjaga kehormatan dan sifat malunya, sehingga kebaikannya pun selalu diperbincangkan orang lain.

Atas ketaatannya, Maryam dijamin masuk surga. Dalam hadis sahih riwayat Ahmad, Rasulullah bersabda, “Wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiyah binti Muzahim istri Firaun.”

Namun, ketaatan Maryam bukan tanpa ujian. Betapa tidak, wanita yang belum memiliki suami sudah mempunyai seorang anak laki-laki. Saat itulah orang-orang di sekitarnya mencomooh. Tapi, ia lebih memilih tabah dan menyerahkan dirinya pada Allah.

2. Asiyah, Istri Fir’aun

Asiyah layak disebut sebagai lentera di tengah kegelapan. Ia adalah wanita suci yang berjuang mempertahankan keimanannya di tengah-tengah zalimnya keluarga kerajaan. Bahkan tak tanggung-tanggung, ia harus melawan suaminya sendiri yaitu Firaun.

Asiyah dijamin oleh Allah sebagai wanita penghuni surga. Ia adalah wanita yang menemukan Nabi Musa di Sungai Nil ketika dihanyutkan oleh ibunya saat khawatir akan keselamatan buah hatinya.



Tatkala itu, ia mengadukan pada suaminya tentang bayi yang ia temukan. Firaun marah besar ketika ia tahu bahwa bayi yang ditemukan istrinya adalah laki-laki. Sebab, Firaun pernah bermimpi akan ada seorang laki-laki dari Bani Israil yang akan meruntuhkan kerajaannya. Karena itulah Firaun memerintahkan tiap bayi laki-laki yang baru lahir untuk dibunuh.

Namun dengan keteguhan hatinya, Asiyah merawat dan mendidik bayi tersebut hingga besar. Ia meyakinkan Firaun bahwa Musa tak akan meruntuhkan tahtanya. Ternyata di balik kejadian itu, Allah menyelipkan hikmah besar yang menyebabkan Nabi Musa tumbuh hingga dewasa dan menyebarkan syariat-Nya.

 

Baca artikel selanjutnya: 5 Perempuan Hebat di Dalam Al-Quran (2)

*Gambar diambil dari: https://kitbash3d.com/products/egypt

doa ibu mustajabah

Doa Ibu, Istri, dan Anak Saleha Mudah Dikabulkan Oleh Allah

Doa ibu adalah bekal penting dalam hidup seseorang, yang dengannya segala harapan akan terwujud dan segala kesulitan bisa terpecahkan.

Kita mungkin pernah mendengar kisah pebisnis yang bangkrut dan kesulitan membayar hutang-hutangnya. Untuk bangkit ia mengalami kesulitan. Suatu saat seorang temannya menyarankan agar ia menemui ibunya, bersimpuh dan meminta maaf padanya. Tak berapa lama setelah melakukan hal itu, pebisnis tersebut merasa lapang dan kembali semangat bekerja. Perlahan keuntungan bisnisnya pun meningkat dan hutang-hutangnya bisa ia lunasi.

Doa Ibu Imam Masjidil Haram

Kisah lain yang cukup populer tentang kekuatan doa ibu adalah kisah Syekh Abdurrahman As-Sudais. Semasa kanak-kanak As-Sudais dikenal sebagai anak yang nakal, jail, dan sering membuat jengkel ibunya. Ia pernah menaburkan pasir di atas masakan daging kambing yang disuguhkan untuk tamu orangtuanya.

Kejengkelan terhadap As-Sudais tak membuat ibundanya mengutuki buah hatinya itu, justru sang ibu mendoakan kebaikan baginya. “Pergilah, Nak! Pergilah! Semoga Allah menjadikanmu imam Masjidil Haram,” ujar sang ibu. Belakangan kita tahu Abdurrahman As-Sudais menjadi imam Masjidil Haram dan tilawah Al-Qur`annya sering diperdengarkan di masjid-masjid di seluruh dunia.

Silaturahmi dan Tak Tergesa-gesa

Salah satu rahasia sebuah doa mudah dikabulkan adalah menjaga silaturahmi dan tidak tergesa-gesa saat memanjatkannya. Dalam sebuah hadits Nabi saw bersabda, “Senantiasa doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa atau memutus silaturahmi, dan selama ia tidak meminta dengan tergesa-gesa (isti’jal).

Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Nabi Muhammad saw bersabda, “Tiga doa yang mustajab dan tidak diragukan lagi (pengabulannya), yaitu doa orangtua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi.”

Nah, Pembaca, bagaimana sebenarnya cara melangitkan doa agar mudah terkabul? Buku Ibu, Istri, & Anak Saleha; Sungguh Doamu Tak Pernah Sia-sia karya Nurul Asmayani ini memberikan tip-tip dan kisah nyata tentangnya. Buku terbitan Qultummedia ini akan membuka hati dan wawasan kita tentang doa sekaligus cara-cara memanjatkannya sesuai ajaran Rasulullah.

Buku ini menyertakan banyak kisah inspiratif agar kita tak menghentikan doa dan ikhtiar. Banyak hal dalam kehidupan yang mungkin membuat seseorang lelah dan bimbang, namun saat semua disandarkan dan dipasrahkan kepada Allah SWT, insya Allah segalanya akan terasa ringan.