500 PEMENANG MERCHANDISE HIJABERS COMMUNITY
QultumMedia dan Hijabers Community mengucapkan selamat kepada setiap pembeli buku “Hijab Style” yang telah mendapatkan “merchandise” ddari Hijabers Community dengan nama-nama sebagai berikut.
QultumMedia dan Hijabers Community mengucapkan selamat kepada setiap pembeli buku “Hijab Style” yang telah mendapatkan “merchandise” ddari Hijabers Community dengan nama-nama sebagai berikut.
– layouter
Ada beberapa manipestasi dari sabar dan syukur dalam kehidupan seorang muslim. Salah satunya ialah sabar dan syukur dalam ketakutan, yakni takut kepada Allah SWT. Takut kepada Allah akan mendatangkan kekuatan yang dahsyat dalam diri setiap muslim sehingga dapat menciptakan pengaruh yang besar bagi dirinya dan kemajuan umat. Dalam studi kasusnya, timbulnya kemunduran, segala persoalan, dan kerusakan dalam bangsa Indonesia, benang merahnya bermuara pada satu hal, yaitu sudah menipisnya rasa takut (takwa) kepada Allah SWT.
Sore hari, Sabtu (22/12), QultumMedia mengadakan launching buku “Inspiring Syar’i & Stylish Hijab” di butik Mein, Kemang – Jakarta Selatan. Apresiasi para hijabers cukup besar menyimak presentasi Fitri Aulia mengenai hijab dalam sudut pandang muslimah yang tidak hanya berperan sebagai kewajiban syariat, tapi juga menjadi fashion yang cantik dan anggun. Bahkan, hijab sudah mulai mendunia dengan munculnya peragaan-peragaan busana di Amerika dan Eropa.
Perkembangan gaya hijab saat ini memberi nuansa kreatif dan cantik bagi pemakainya. Namun, kreatif dan cantik saja belum menggenapkan penampilan kita sebagai muslimah. Sepanjang hijab merupakan kewajiban dari Allah SWT, sudah tentu ada kaidah dan kebaikan manfaat di baliknya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Qultum Media menerbitkan buku Inspiring Syar’I & Stylish Hijab yang ditulis oleh Fitri Aulia. Buku ini bisa menjadi panduan bagi muslimah yang ingin tampil fashionable tapi tetap sesuai kaidah agama.
Di dalam buku ini terdapat 18 gaya hijab dan gaya berbusana yang dikemas secara komplet yang bisa Anda praktikkan secara mudah dan sesuai dengan kepribadian yang Anda miliki. Dari gaya kasual, etnic, denim, simpel, chic, formal, hingga feminin.
Allah SWT telah memberi rumus dahsyat bagi umat Islam untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan dengan penuh kenikmatan. Rumusnya sangat sederhana dan mudah dipahami oleh orang yang beriman. Rumus ini akan menjadikan seseorang meraih kehidupan yang paripurna jika dijalani dengan baik dan benar sesuai tuntunan Allah SWT dan Rasulullah saw. Dengan rumus ini pula, para nabi, rasul, shahabat, orang-orang shaleh, dan orang-orang beriman meraih kemuliaan. Seperti apakah rumusnya?
Rumusnya ialah “sabar dan syukur”. Sabar merupakan kata kunci untuk keteguhan, keyakinan, ketawakalan, optimisme, dan kekuatan seseorang dalam menghadapi berbagai persoalan dan menjalani aktivitas sehari-hari. Seorang nabi pun, jika tidak menggunakan kata kunci sabar ini, belum tentu ia dapat membimbing umatnya ke jalan Allah. Terlebih kita sebagai seorang muslim biasa, tentu jika tidak bersabar, kita tidak akan meraih apa yang dicita-citakan sesuai harapan.
Membentuk generasi rabbani, generasi penerus harapan umat dan Ilahi, tentunya butuh banyak komponen yang mendukung. Pendukung utama itu datangnya dari orangtua, merekalah pendidik utama anak-anak, yaitu generasi penerus mereka. Peranan orangtua, baik ibu maupun ayah, sama-sama penting dalam membentuk karakter dasar anak-anak mereka. Tidaklah satu pihak lebih tinggi peranannya daripada pihak yang lain.
Menurut Anda, apa yang membuat seseorang kaya raya dan sukses dalam bisnis? Sebagian mungkin mengatakan, karena kerja keras atau memiliki kecerdasan. Jawaban tersebut memang ada benarnya, tapi bukan satu-satunya yang terpenting sebagai sebab seseorang menjadi kaya dan sukses. Seseorang memerlukan sebuah formula yang tepat untuk memperolehnya. Formula ini dimulai dari mindsetnya sendiri sebagai langkah motorik dalam menggerakkan seluruh sendi aktivitas usahanya. Seperti apakah formulanya?
Manusia terbentuk atas jasmani dan rohani, atau jasad dan ruhnya, raga dan jiwanya. Namun justru hakikat seorang manusia adalah pada jiwanya. Oleh sebab itu, sebenarnya kesehatan jiwa jauh lebih penting daripada raga, sebab ruh manusia tidak berhenti ketika ajal menjelang, melainkan terus berpulang ke alam kekal dan menemui Tuhannya; memberikan pertanggungjawaban atas amal perbuatannya.
Ada beberapa kiat khusyuk dalam shalat yang sering disinggung oleh para ulama dalam kitab-kitabnya. Di antaranya:
1. Ikhlas dalam Melaksanakannya
Keikhlasan adalah ruh amal. Allah berfirman, “Yang menjadikan hidup dan mati, agar Dia menguji kamu; siapakah di antara kamu sekalian yang terbaik amalannya.” (QS Al-Mulk [67]: 2)

