Musibah Paling Berat
“Musibah yang paling berat di dalam neraka adalah kekal di dalamnya.”
Al-Ghazali
“Musibah yang paling berat di dalam neraka adalah kekal di dalamnya.”
Al-Ghazali
“Perbanyaklah mengingat kematian, sebab yang demikian itu akan menghapuskan dosa yang menyebabkan timbulnya kezuhudan di dunia.”
HR. Ibnu Abiddunya
“Kematian itu dapat melenyapkan kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang yang diliputi oleh kenikmatan itu. Oleh sebab itu, carilah kenikmatan yang tidak ada kematiannya, yakni yang tidak ada habisnya.”
Abdullah bin Muthrifi
“Apabila kamu mendengar kaum kafir bakal kekal dalam neraka, hati-hatilah kamu, jangan merasa aman, siapa tahu kamu pun termasuk kafir.”
Al-Ghazali
“Buah dari keimanan adalah kecintaan pada negeri keabadian (akhirat).”
Ali bin Abi Thalib
“Dunia hanyalah tempat tidur pada siang hari untuk pengendara. Dia melaksanakan hajatnya, lalu pergi dari sana.”
Al-Ghazali
“Mencintai dunia akan merusak akal, membisukan hati dari mendengarkan hikmah, dan menyebabkan siksaan yang pedih.”
Ali bin Abi Thalib
“Sesungguhnya dunia ini adalah manis dan hijau, dan sesungguhnya Allah menjadikan kamu semua sebagai khilafah (penghuni)nya. Maka akan diperiksalah bagaimana kamu semua beramal.”
HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi
“Dunia adalah surga orang kafir. Sesuatu yang cepat (dunia) itu adalah cita-citanya, kematian adalah kesengsaraannya dan neraka adalah tujuannya.”
Ali bin Abi Thalib
“Dunia tidaklah jernih bagi orang mukmin; bagaimana ia dapat jernih karena merupakan penjara dan negeri cobaannya, dan dunia merupakan surga bagi orang kafir?”
HR. Ibnu La’al

