Kalimat Hikmah Archives - Laman 13 dari 18 - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
434
archive,paged,category,category-kalimat-hikmah,category-434,paged-13,category-paged-13,wp-theme-stockholm,wp-child-theme-stockholm-child,theme-stockholm,woocommerce-no-js,metaslider-plugin,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,smooth_scroll,wpb-js-composer js-comp-ver-7.4,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-30952

Akibat Meninggalkan Jihad

“Baraangsiapa yang meninggalkan jihad karena benci padanya, pastilah Allah pakaikan kepadanya baju kehinaan.”
Imam Ali bin Abi Thalib

Yang Lebih Awal Masuk Surga

“Sesungguhnya ahli kebajikan di dunia akan menjadi ahli kebajikan pula kelak di akhirat. Dan sesungguhnya orang-orang yang paling awal masuk surga adalah ahli kebajikan.”
HR. At-Tabrani

Jangan Menunda Taubat

“Janganlah menjadi orang yang mengharap akhirat tanpa amal, dan menunda-nunda taubat karena angan-angan.”
Ali bin Abi Thalib

Tidak Menginginkan Kematian

“Jangan sekali-kali seseorang menginginkan mati, sebab kalau dia baik mungkin akan bertambah kebaikannya, dan kalu dia jahat mungkin bisa bertaubat.”

HR.  Bukhari

Jarak Surga dan Neraka

“Surga sangat dekat kepada seseorang daripada tali sandalnya (jika mau memperbanyak amal dan sungguh-sungguh bertakwa), demikian pula neraka.”
HR. Bukhari

Banyak Ingat Kematian

“Perbanyaklah mengingat kematian, sebab yang demikian itu akan menghapuskan dosa yang menyebabkan timbulnya kezuhudan di dunia.”
HR. Ibnu Abiddunya

Kematian Melenyapkan Kenikmatan

“Kematian itu dapat melenyapkan kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang yang diliputi oleh kenikmatan itu. Oleh sebab itu, carilah kenikmatan yang tidak ada kematiannya, yakni yang tidak ada habisnya.”
Abdullah bin Muthrifi

Jangan Merasa Aman dari Neraka

“Apabila kamu mendengar kaum kafir bakal kekal dalam neraka, hati-hatilah kamu, jangan merasa aman, siapa tahu kamu pun termasuk kafir.”
Al-Ghazali