Admin Qultum, Author at Qultum Media - Laman 12 dari 82
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
2
archive,paged,author,author-admin-qultum,author-2,paged-12,author-paged-12,wp-theme-stockholm,wp-child-theme-stockholm-child,theme-stockholm,woocommerce-no-js,metaslider-plugin,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,smooth_scroll,wpb-js-composer js-comp-ver-7.4,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-30952

LOMBA RESENSI buku Move On! Sebab Kecewa Berarti Kalah

 

Hampir semua orang pasti pernah mengalami jatuh cinta, lalu patah hati. Tingkatan patah hatinya berbeda antara yang satu dengan yang lain. Ada yang lenyap dalam hitungan minggu, ada juga yang sampai dalam sekali sakitnya. Patah hati, amarah, dan kekecewaan yang begitu besar, mampu mengubah berbagai sisi kehidupan seseorang, bahkan juga menjungkirbalikkan kehidupannya.  Nah, buku Move On! Sebab Kecewa Berarti Kalah mengulas keterkaitan tentang cinta, kecewa, dan rasa marah tersebut, disertai dengan kiat-kiat praktis mengubah amarah dan kekecewaan menjadi titik balik untuk menjadikan hidup lebih baik dari sebelumnya, baik dari segi spiritual maupun juga prestasi.

Mau ngobrol-ngobrol lebih lanjut tentang buku Move On! Sebab Kecewa Berarti Kalah? Mau buku bertandatangan penulisnya? Atau bincang-bincang tentang proses kreatifnya?

Datang aja ke Islamic Book Fair stand Qultummedia, tanggal 8 Maret 2014, jam 14.00 WIB.

Dan untuk memeriahkannya, Qultummedia juga menggelar LOMBA RESENSI buku Move On! Sebab Kecewa Berarti Kalah. Dengan 5 resensi terbaik pilihan redaksi akan mendapatkan goodie bags menarik dari Qultummedia, dan 1 dari 5 terbaik tersebut akan mendapatkan goodie bag tambahan, persembahan dari Umirah Boutique.

Ketentuannya adalah sebagai berikut:
1.    Jumlah halaman bebas
2.    Deadline tanggal 6 Maret 2014 pukul 24.00 WIB
3.    Resensi bisa ditulis di blog, FB, atau pun kompasiana
4.    Setiap resensi dipublish di twitter dengan me-mention @duatnofa_lieta dan @qultummedia, atau di FB dengan men-tag Elita Duatnofa
5.    5 pemenang resensi akan diumumkan pada tanggal 8 Maret 2014, di Islamic Book Fair stand Qultummedia pukul 14.00 WIB. Dan akan dipublish di twitter serta FB pada pukul 17.00 WIB.

Selamat berpartisipasi 😉

Mungkin teksnya bisa seperti ini:

LOMBA RESENSI

BUKU MOVE ON! Sebab Kecewa Berarti Kalah

Ketentuannya adalah sebagai berikut:
1.    Jumlah halaman bebas
2.    Deadline tanggal 6 Maret 2014 pukul 24.00 WIB
3.    Resensi bisa ditulis di blog, Facebook, atau pun Kompasiana
4.    Kirim link resensi ke twitter dengan me-mention @qultummedia dan @duatnofa_lieta, tagar #ResensiMOVEON! Atau, di Facebook dengan men-tag QultumMedia Fanpage dan Elita Duatnofa dengan judul: Resensi Buku MOVE ON!
5.    5 pemenang resensi akan diumumkan pada tanggal 8 Maret 2014, di Islamic Book Fair stand Qultummedia (No. 217, 218, 219) pukul 14.00 WIB. Dan, mendapatkan hadiah menarik dari Qultummedia dan Umirah Boutique.

So, Jangan sampe ketinggalan. Buruan ikutan!

move-on

Seberapa Dahsyatnya Cinta bagi Seseorang?

move-onBuku Move On! yang ditulis oleh Elita Duatnofa & Ita D. Azly telah terbit tiga bulan lalu. Buku ini memaparkan tentang cinta dan amarah dalam berbagai segi yang menyentuh logika dan hati. Penulis memberikan jalan cinta yang sesungguhnya dengan membuka pintu lain untuk dimengerti. Seperti apakah mengelola amarah dan cinta agar berbuah kebaikan? Berikut ini hasil wawancara kami dengan Elita Duatnofa, salah satu penulis Move On!

Mengapa Mba Elita menulis buku ini, sedangkan buku-buku tentang kisah cinta sudah sangat banyak?
Memang betul, buku-buku yang berisi kisah cinta sudah banyak. Tapi, saya melihat buku yang memuat tentang kiat-kiat mengatasi rasa marah karena cinta masih sangat terbatas. Bahkan, beberapa waktu sebelum buku ini saya tulis, saya belum menemukan buku-buku yang spesial mengulas tentang hal tersebut.

READ MORE

islam-yang-kulihat

Enaknya Sekarang, Susahnya di Belakang

islam-yang-kulihatMasih ingat nggak berita tentang orang-orang yang meninggal gara-gara pesta miras? Berita itu cukup deh kayaknya jadi pelajaran buat kita. Itulah contoh akibat buruk bagi orang-orang yang melanggar larangan Allah. Mudah-mudahan mereka mendapat ampunan Allah atas ketidakpeduliannya itu.

Semua orang tahu kalau minuman keras bisa berakibat buruk bagi peminumnya dan masyarakat luas. Miras nggak cuma merusak jaringan otak dan organ tubuh lainnya, tapi juga mengacaukan masa depan seseorang. Mereka yang udah kecanduan miras biasanya cuma mikir enaknya aja. Mereka lupa kalau masa depan itu harus direncanakan dan dipersiapkan.

Karena ogah mikirin masa depan, orang yang keseringan menenggak miras biasanya punya tampang madesu alias masa depan suram. Kenikmatan sesaat dalam miras juga udah merenggut harapan Rasulullah terhadap generasi muda umat Islam dalam menegakkan syariat dan menciptakan rasa aman di antara umat.

READ MORE

triangle-of-love

Resep Cihuuy bagi Jomblo Keren

triangle-of-loveSiapa bilang jomblo itu memalukan? Jomblo adalah status tangguh bagi para laki-laki/perempuan sejati yang ingin menjaga dirinya dari yang diharamkan Allah. Karenanya, tidak semua orang kuat menghadapi status jomblo. Biasanya, mereka sudah galau ketika baru saja di-bully oleh temannya. Nah lhoo…! Jangan-jangan kamu juga termasuk salah satunya? Hmmm… kalau memang benar, @sobat_loversh punya resep cihuuy buat kamu agar bisa tegar berdiri di atas status “jomblo” yang keren.

Di dalam bukunya, Triangle of Love: Allah, Aku, & Kamu, @sobat_loversh memberikan trik menghadapinya jika kamu di-bully atau mendapat perlakuan nggak enak karena memilih status jomblo. Praktikkan resep-resep berikut ini deh!

READ MORE

jika-aku-muslimah

Muslimah Gaul Tapi Syar’i Itu Keren

jika-aku-muslimahTahu nggak, kenapa wanita diperintahkan menutup aurat lebih rapat daripada laki-laki? Itu karena wanita adalah ciptaan-Nya yang istimewa. Dia ingin melindungimu dari hal-hal yang dapat merugikan dan membahayakanmu. Aurat sangat sensitif mengundang berbagai kejahatan syahwat. Kamu tahu sendiri ‘kan, mata laki-laki seperti apa? Ssttt…jangan bilang mata mereka jelalatan atau mata keranjang ya! Hehehe…

Menjadi Muslimah gaul nggak mesti berdandan menor lho! Berpakaian syar’i nggak menjadi halangan untuk bergaul, bersilaturahmi, dan membangun network. Justru, pakaian syar’i akan melindungimu dan memancarkan aura positif ke sekelilingmu.

READ MORE

cover-the-lost-story-of-kabah

Ka’bah: Kubus Suci yang Berselimut Misteri

cover-the-lost-story-of-kabahSejak dibangun oleh malaikat, ternyata Ka’bah telah mengalami banyak pemugaran. Bahkan, dalam rentang waktu yang lama, Ka’bah sempat hilang karena hancur diterjang banjir yang terjadi pada zaman Nabi Nuh. Itu sebabnya, Nabi Ibrahim, bersama Nabi Ismail putranya, diperintahkan oleh Allah SWT untuk membangun kembali kubus raksasa itu di tempat yang sama. Peninggalan beliau saat membangun kembali Ka’bah kita kenal dengan sebutan Maqam Ibrahim, sebuah batu tempat beliau berpijak untuk menyusun batu-batu Ka’bah.

Sejarah panjang Ka’bah menyimpan banyak kisah yang belum banyak diketahui orang. Sejak dari fase sejarah Nabi Ibrahim hingga diutusnya Nabi Muhammad saw. Ka’bah beberapa kali juga pernah menjadi objek konflik dan rebutan. Mulai dari peralihan kekuasaan dari suku Khuza’ah ke suku Quraisy, hingga kisah Abrahah yang diabadikan di dalam Al-Qur’an.

READ MORE

Bolehkah Sombong Terhadap Orang Kafir?

Tanya:
Bolehkah menyombongkan diri terhadap orang-orang kafir?
~A.Muis Muallim @AMuisM

Jawab:
Akhi fillah…
Kepada siapa pun, kita dilarang sombong, baik kepada non-Muslim apalagi kepada sesama Muslim.

Allah SWT berfirman, “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Lukman: 18)

READ MORE

habib-munzir1

Dakwah Penuh Cinta untuk Kaum Muda Ibu Kota

habib-munzir1Habib Munzir dan Majelis Rasulullah adalah trendsetter majelis ilmu anak muda Ibu Kota. Habib Munzir mulai merintis majelis ilmunya pada tahun 1998. Seiring waktu berjalan, majelis beliau berkembang pesat dan memiliki banyak jamaah dari berbagai wilayah di Jabodetabek. Kesuksesan ini diikuti oleh majelis-majelis lain yang muncul dengan berbagai nama.

Banyaknya pengikut setia Majelis Rasulullah tidak lepas dari keistimewaan yang dimiliki Habib Munzir semasa hidupnya. Beliau membangun majelis ini dengan penuh keikhlasan dan dengan meneladani dakwah Rasulullah saw. Di masa-masa awal berdakwah, beliau memulainya secara door to door. Beliau menempuh perjalanan tengah malam dari Cipanas menuju Jakarta, dan terkadang harus rela tidur di emperan toko karena beliau segan merepotkan murid-muridnya.

READ MORE

islam-gak-pakai-ribet

Siapa Bilang Islam Ribet?

islam-gak-pakai-ribetTerima atau nggak, hidup kita memang akan selalu terikat dengan yang namanya aturan. Sayangnya, nggak sedikit dari kita yang lebih suka melanggar aturan ketimbang menjalankannya dengan senang hati.

Begitu pun dengan ajaran Islam. Kita mungkin pernah mendengar ada orang merasa kesulitan dalam mengamalkan Islam. “Banyak aturannya. Harus inilah, itulah,” katanya. Namun, apakah Islam memang begitu ribet dan menyulitkannya? Jawabannya, tentu saja nggak! Islam nggak serumit itu jika kita mengenalnya lebih dalam.

READ MORE

Agar Setiap Usaha Bernilai Ibadah

Tanya:
Bagaimana caranya agar setiap usaha yang kita lakukan dinilai ibadah sama Allah?
~ike ‏@septi_ike 

Jawab:
Ukhty fillah, apa pun usaha yang kita lakukan, besar atau kecil, baik atau buruk, pasti akan mendapatkan balasan. Jika usaha kita baik, kebaikanlah yang akan kita dapatkan. Jika usaha kita buruk, keburukan pula yang akan kita dapatkan. Baik atau buruknya suatu usaha dinilai dari jenis usahanya dan cara berusahanya. Hal ini pernah dikatakan oleh Rasulullah. Rasulullah saw sangat suka terhadap umatnya yang bekerja dengan tangannya sendiri. “Tiada seorang pun makan makanan yang lebih baik daripada dia makan dari (hasil) pekerjaan tangannya. Sesungguhnya Nabi Daud as makan dari (hasil) pekerjaan tangannya.” (HR. Al-Bukhari)

 



“Sesungguhnya di antara dosa-dosa, ada satu dosa yang tidak bisa dihapus oleh shalat, tidak pula oleh puasa, tidak pula oleh haji dan tidak pula oleh umrah.” Para sahabat bertanya, “Lantas, apa yang bisa menghapusnya, ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Semangat dalam mencari rezeki.” (HR. Ath-Thabrani)

Dalam ajaran Islam, agar segala usaha kita bernilai ibadah, yang harus kita perhatikan adalah:

1. Niatnya harus ikhlas dan baik
Niat tidak hanya terbatas dalam ibadah, tetapi mencakup segala usaha yang kita lakukan. Bahkan, sesuatu yang dasarnya bernilai mubah, bisa bernilai ibadah karena niatnya. Contoh, ketika kita berjualan bubur, dan bubur yang kita buat baik (artinya bukan dari barang yang haram), lalu kita niatkan lillahi tala’ala dan semoga usaha kita dapat memenuhi kebutuhan keluarga kita maka pekerjaan kita itu akan bernilai ibadah.

Rasulullah pernah ditanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana keuletan seseorang bisa bernilai jihad di jalan Allah?” Rasulullah menjawab, “Apabila dia keluar mencari rezeki karena anaknya yang masih kecil, maka usahanya bernilai jihad di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rezeki karena orangtuanya yang sudah renta, maka usahanya bernilai jihad di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rezeki agar harga dirinya sendiri terjaga, maka usahanya bernilai jihad di jalan Allah. Apabila dia keluar mencari rezeki karena riya` dan kesombongan, maka dia telah berjihad di jalan setan.” (At-Targhib wat Tarhib)

2. Semangat dan tidak mudah putus asa
Segala sesuatu butuh kesungguhan agar mencapai hasil maksimal. Begitu pula dalam usaha. Seorang muslim harus memiliki kesungguhan, adapun hasilnya sepenuhnya dipasrahkan kepada Allah SWT. Karena, hanya Allah yang mengatur seberapa besar rezeki seseorang.
Dalam Hadits Rasulullah, digambarkan bahwa orang yang bersemangat dalam berusaha akan mendapatkan ampunan dari Allah. “Barangsiapa yang sore harinya disibukkan dengan pekerjaan tangannya, maka sore harinya diampuni (dosanya).” (HR. Tirmidzi)

3. Bersyukur atas rezeki yang Allah berikan
Yakinlah bahwa apa yang diberikan oleh Allah adalah yang terbaik bagi diri kita. Apabila mendapatkan rezeki yang sedikit, hendaknya kita tetap bersabar dan terus bersyukur. Karena, ketika kita bersabar, Allah pasti akan memberikan yang terbaik bagi diri kita. Ketika kita bersyukur atas nikmat yang sedikit, pasti kita akan diberi nikmat yang banyak. Demikian yang Allah janjikan di dalam Al-Qur`an. Dalam Hadits Rasulullah pun dikatakan, “Sungguh mengagumkan perilaku orang Mukmin. Seluruh perilakunya berupa kebaikan. Apabila dia mendapat kebahagiaan, dia bersyukur, maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan apabila dia ditimpa kesusahan, dia tetap bersabar, maka itu menjadi kebaikan baginya.” (HR. Muslim)

Demikian, semoga segala usaha kita bernilai ibadah dan diridhai oleh Allah SWT.


#KlinikHati no. 1; ed. IV; Oktober 2013
Bersama Ustadz A. Fulex Bisyri, alumnus Universitas Al-Azhar, Mesir; Pemimpin Redaksi Qultummedia; Pengasuh Pondok Pesantren El-Alamia Bogor.