talkshow Archives - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
643
archive,tag,tag-talkshow,tag-643,woocommerce-no-js,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-4.11.1,vc_responsive
yang penting yakin insya Allah bisa

Yang Penting Yakin! Bincang-bincang Bareng Komunitas @tausiyahku_

Yang penting yakin! Apa pun impian kita, bagaimanapun keadaan kita sekarang, asal kita punya keyakinan bahwa suatu saat kita akan berhasil mewujudkannya, kita akan benar-benar berhasil mewujudkannya. Dengan izin Allah.

Suasana yang penuh-sesak rupanya tidak menyurutkan niat para pengunjung Islamic Book Fair 2016 untuk bertemu dengan penulis favoritnya. Hal itulah yang terjadi saat para admin @tausiyahku_ melakukan talkshow buku Yang Penting Yakin! pada hari Minggu, 6 Maret 2016 lalu.

Baca juga:
Yang Penting Yakin! (Special Edition)
Bukan Jodohnya yang Tak Kunjung Datang

Acara yang berlangsung sejak pukul 13.30 wib ini, menghadirkan dua orang admin @tausiyahku_ untuk berbagi pengalamannya selama menulis buku Yang Penting Yakin!.

Yang Penting Yakin! merupakan buku keempat @tausiyahku_ yang diterbitkan oleh Qultum Media. Beberapa dari para adminnya merupakan anak muda yang masih duduk di bangku kuliah dan memiliki banyak aktivitas kampus. Hal itu pula yang ternyata menjadi salah satu kendala saat mereka harus menyelesaikan naskahnya tepat waktu.

“Biasanya yang menjadi kendala adalah waktu, karena kami juga masih kuliah,” kata Mulkan Fauzi, salah satu admin @tausiyahku_. Lebih lanjut Mulkan mengatakan, “Tapi alhamdulillah, ada teh Nunung yang selalu mengingatkan.”

 

Yang Penting Yakin! dan Sosok Utama di Balik Akun @tausiyahku_

Bisa dibilang, @tausiyahku_ tidak pernah absen mengikuti Islamic Book Fair sejak buku perdananya terbit. Tentunya, bagi Anda yang aktif di Instagram, sudah tidak asing dengan akun tersebut, dong. Bagaimana tidak, akun ini sudah diikuti oleh lebih dari 800 ribu follower, lho. Hmmm… kira-kira siapa sih, sosok utama di balik akun @tausiyahku_?

Dialah Nunung Fathur. Kepada Qultum Media, Nunung mengaku bahwa ia adalah orang yang tidak bisa berdiam diri. Keinginannya untuk berdakwah sangat tinggi. Akhirnya, ia pun memutuskan untuk membuat akun sosmed guna melancarkan proses dakwahnya tersebut.

Alhamdulillah, banyak yang suka. Banyak yang nge-like dan share quote-quote dari @tausiyahku_, bahkan ada pula yang curhat,” kata Nunung saat ditemui Qultum Media di sela-sela acara.

Lantas, bagaimana cara Nunung menjaga keutuhan akun yang ia gagas ini?

“Yang pasti, saya mencoba untuk tetap menjaga karakter akun @tausiyahku_. Akun ini sebenarnya ‘kan berisi puisi dengan bahasa yang agak-agak lebay, ya, jadi itu yang dipertahankan,” kata Nunung.

Tak terasa, keseruan talkshow Yang Penting Yakin! sudah harus berakhir. Setitik harapan Nunung ungkapkan sebelum acara ini berakhir.

“Semoga tahun depan @tausiyahku_ bisa berada di panggung utama Islamic Book Fair. Dengan begitu, dakwahnya bisa lebih luas lagi,” kata Nunung mengakhiri wawancara ini.

aldilla-ibf-depan

Talkshow Bareng Aldilla Dharma, Penulis Jangan Pernah Menyerah!

Talkshow bersama Aldilla Dharma mengundang perhatian penonton Islamic Book Fair 2016 di Istora Senayan. Mereka penasaran bagaimana penulis Jangan Pernah Menyerah! tersebut menjalani proses penulisan buku yang kemudian menjadi bestseller itu.

Islamic Book Fair 2016 sudah dimulai sejak Jumat, 26 Februari lalu. Sebagai salah satu peserta yang mengikuti pesta buku islami ini, Qultum Media menghadirkan serangkaian acara menarik. Salah satunya adalah talkshow buku Jangan Pernah Menyerah! bersama Aldilla D. Wijaya, penggagas @BeraniBerhijrah.

Baca juga:
Jangan Pernah Menyerah! (Special Edition)
Kegagalan Hari Ini Adalah Pelajaran untuk Kesuksesan Esok Hari

Acara yang digelar pada Sabtu, 27 Februari 2016 di Ruang Mekah, stan 205, Istora Senayan Jakarta ini ramai didatangi pengunjung. Mereka antusias mengikuti talkshow bersama Dilla, sapaan akrab Aldilla D. Wijaya.

Pada kesempatan itu, Dilla berkesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalamannya seputar dunia kepenulisan. Lantas, bagaimana ya perasaannya yang baru pertama kali menulis buku ini?

“Awalnya saya berpikir setelah buku ini terbit dan disukai banyak orang, saya akan bangga. Tapi setelah merasakannya sendiri, dalam diri saya malah muncul rasa takut,” kata laki-laki yang masih terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya ini.

Lebih lanjut Dilla mengungkapkan, rasa takut itu muncul karena menurutnya apa yang ia tulis merupakan amanah. “Kalau dalam perjalanannya membuat saya sombong, sayalah orang pertama yang akan masuk neraka,” tambah Aldilla saat diwawancarai Qultum Media di acara tersebut.

Sebagai orang yang kali pertama menulis buku, Dilla mengaku sempat minder. Namun, rasa minder itu bisa ia tepis dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk redaksi Qultum Media. Ia pun mulai memfokuskan diri untuk menuntaskan penulisan buku ini. Menurutnya, untuk meraih sesuatu yang besar harus melalui perjuangan yang besar juga.

Setelah sesi bincang bareng penulis berakhir, acara dilanjutkan dengan tanya-jawab dan game seru. Keseruan semakin terlihat saat Dilla ditantang untuk mengikuti permainan tebak kata. Di akhir acara, para pengunjung berkesempatan untuk berfoto bersama penulis dan melakukan booksigning.

Acara tersebut ditutup dengan sepatah-dua patah kata penulis yang berharap agar even Islamic Book Fair bisa menjadi trigger yang bisa mengajak orang menjadi lebih islami dengan cara yang ramah dan menyenangkan.