kajian islam Archives - Laman 23 dari 56 - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
516
archive,paged,category,category-kajian-islam,category-516,paged-23,category-paged-23,wp-theme-stockholm,wp-child-theme-stockholm-child,theme-stockholm,woocommerce-no-js,metaslider-plugin,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-7.4,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-30952

Tips Agar Tidak Tersesat di Tanah Suci

1. Jangan bepergian sendiri dan jangan lupa mengenakan ciri khas atau seragam haji Indonesia agar kalau tersesat kita bisa dengan mudah ditemukan;
2.Jangan lupa membawa peta atau nomor maktab, agar jika tersesat kita mudah bertanya kepada petugas.
3. Sudah tiba di masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat;
4. Mengingat nomor atau nama pintu masuk;
5. Membawa kantung untuk menyimpan alas kaki dan payung. Bawa saat shalat;
6. Sebelum masuk masjid, buat janji lebih dulu dengan teman Anda di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama;
7. Jangan lupa juga untuk membuat janji pukul berapa Anda bertemu dengan teman tersebut;
8. Tempat berkumpul bisa diberi tanda berupa bendera yang mudah dilihat dari kejauhan;
9. Membuat identitas rombongan yang unik, bisa dengan selempang, slayer, atau pita.

*diambil dari Doa-Zikir Haji & Umrah yang Dilakukan Rasulullah & Ulama

Syarat Wajib dan Syarat Sah Haji

Syarat haji terbagi menjadi dua, yaitu syarat wajib dan syarat sah. Syarat wajib haji antara lain:
1.Islam;
2.Baligh (dewasa);
3.Berakal sehat;
4.Merdeka (bukan budak);
5.Mampu.

Sementara itu, syarat sah haji antara lain:
1.Dikerjakan pada waktu-waktu tertentu, yaitu pada bulan Syawal, Dzulqa’dah, dan 10 hari pertama bulan Dzulhijah;

2.Dikerjakan di tempat-tempat tertentu, yaitu Masjidil Haram untuk thawaf, Padang Arafah untuk wukuf, bukit Safa dan Marwa untuk sa’i, Jamarat untuk melempar jumrah, serta Muzdalifah dan Mina untuk mabit;

3.Bagi jamaah haji perempuan, ia harus didampingi suami atau laki-laki yang memiliki hubungan saudara dekat dengannya, mendapat izin suaminya, dan tidak sedang menjalani masa iddah.

*diambil dari Doa-Zikir Haji & Umrah yang Dilakukan Rasulullah & Ulama

Rukun dan Wajib Haji

Rukun haji antara lain:
1.Ihram (niat melaksanakan haji);
2.Wukuf (singgah) di Arafah;
3.Thawaf  (mengelilingi Kakbah) Ifadah;
4.Sa’i (berlari-lari kecil) antara bukit Safa dan Marwa;
5.Tahallul (mencukur sebagian rambut kepala);
6.Tertib atau berurutan dalam mengerjakan rukun-rukun tersebut.

Wajib haji adalah ketentuan-ketentuan yang apabila dilanggar maka haji tetap sah, namun pelakunya wajib membayar dam (denda). Wajib haji antara lain:
1.Ihram (niat menunaikan haji dari Miqat);
2.Mabit (bermalam) di Muzdalifah;
3.Mabit (bermalam) di Mina;
4.Melempar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah;
5.Thawaf Wada’ (thawaf perpisahan) bagi jamaah yang akan meninggalkan Mekah.

*diambil dari Doa-Zikir Haji & Umrah yang Dilakukan Rasulullah & Ulama

Nasihat Nabi untuk Si Buta

Diriwayatkan dari Utsman bin Hunaif bahwa suatu ketika, ada orang buta yang menemui Nabi Muhammad saw. Ia berkata, “Sesungguhnya aku mendapatkan musibah pada kedua mataku. Berdoalah kepada Allah untuk kesembuhanku.” Mendengar permintaan itu, Nabi saw bersabda,
“Pergilah dan berwudhulah, kemudian shalatlah dua rakaat. Setelah itu, berdoalah (dengan mengucapkan): ALLAAHUMMA INNII AS`ALUKA WA ATAWAJJAHU ILAIKA BINABIYYI MUHAMMADIN NABIYIR RAHMAH. YAA MUHAMMAD, INNII ASTASYFA’U BIKA ‘ALAA RABBII, FII RADDI BASHARI (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon dan menghadap kepada-Mu atas [perintah] Nabiku, Muhammad, Nabi yang menjadi rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku meminta syafa’at kepada Tuhanku dengan dirimu agar Dia mengembalikan penglihatanku).”

Utsman bin Hunaif berkata, “Dalam waktu yang singkat, mata laki-laki itu pulih kembali seakan matanya tak pernah buta.” Kemudian, Rasulullah saw bersabda, “Jika kamu memiliki kebutuhan maka lakukanlah seperti itu (shalat Hajat)!” (HR. Tirmidzi)

*diambil dari The Ultimate Power of Shalat Hajat

Larangan-larangan dalam Haji & Umrah

1.Larangan selama ihram bagi pria:
• Memakai pakaian berjahit;
• Memakai sepatu yang menutup tumit;
• Memakai penutup kepala seperti topi, kecuali jika udara sangat dingin atau ada luka di kepala yang harus diperban sehingga menutupi sebagian kepala atau seluruhnya.

2.Larangan selama ihram bagi wanita:
• Mengenakan kaus tangan;
• Memakai cadar atau masker.

3.Larangan selama ihram bagi pria dan wanita:
• Memakai parfum atau wewangian kecuali yang sudah dipakai sebelum ihram;
• Memotong kuku dan mencukur atau mencabut rambut di badan;
• Memburu binatang buruan darat yang liar dan boleh dimakan;
• Membunuh binatang buruan darat dengan cara apapun, kecuali binatang yang membahayakan dan boleh dibunuh;
• Menikah, menikahkan, atau meminang wanita untuk dinikahi atau dinikahkan;
• Bercumbu atau berhubungan seksual;
• Mencaci, bertengkar, atau mengucapkan kata-kata kotor.

*diambil dari Doa-Zikir Haji & Umrah yang Dilakukan Rasulullah & Ulama

Keutamaan Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad saw (2)

1. Diampuni segala dosanya. Rasulullah saw bersabda, “Wahai Abu Kahil, barangsiapa mengucapkan shalawat kepadaku setiap hari sebanyak tiga kali dan setiap malam sebanyak tiga kali karena didasari oleh rasa cinta dan rindu kepadaku maka hak bagi Allah untuk mengampuni dosa-dosanya yang diperbuat pada malam dan siang itu.”

2. Memberikan manfaat di alam kubur. Rasulullah saw bersabda, “Tidaklah seorang hamba mengucapkan shalawat kepadaku melainkan seorang malaikat akan keluar dengan membawa shalawat itu kepada Tuhan Yang Maha Penyayang. Maka, Allah SWT berfirman, ‘Pergilah kalian dengan membawa shalawat itu ke kuburan hamba-Ku agar ia memohonkan ampunan bagi dirinya.”

3. Mendatangkan syafaat. Rasulullah saw bersabda, “Jika kalian mendengar seruan adzan, jawablah seperti apa yang dikatakan, lalu bershalawatlah untukku. Karena barangsiapa yang bershalawat kepadaku sebanyak satu kali, Allah akan memberinya rahmat hingga sepuluh kali. Kemudian, mohonlah wasilah (perantaraan) untukku, karena itu merupakan kedudukan di surga yang tidak diberikan selain kepada para hamba Allah yang diakui. Harapanku, akulah yang mendudukinya. Barangsiapa memohonkan wasilah untukku, ia akan memperoleh syafaatku.”

4.Dicukupi segala kebutuhan. Ubayy bin Ka’ab Al-Anshary ra, berkata, “Jika seperempat malam telah berlalu, Rasulullah saw biasanya bangun seraya berseru, “Hai manusia! Ingatlah kepada Allah, karena hari kiamat pasti akan tiba. Mati dan misteri di balik itu pun akan datang.” Ubay bertanya, “Ya Rasulullah, aku senantiasa membaca shalawat untukmu. Sebaiknya, berapa banyak lagi aku membaca shalawat untukmu? Nabi menjawab, “Terserah kamu.” Ubay bertanya lagi, “Bagaimana kalau seperempat waktu dari setiap hariku?” Nabi menjawab, “Terserah. Jika kamu tambah, itu lebih baik.” Ubay melanjutkan bertanya, “Sepertiga?” Nabi lagi-lagi menjawab, “Terserah. Jika kamu tambah, itu lebih baik.” Ubay kembali bertanya, “Setengah?” Nabi menjawab, “Sesukamu, jika ditambah akan lebih baik.” Ubay bertanya lagi, “Bagaimana jika kutambah dua pertiga?” Nabi menjawab, “Terserah. Jika kamu tambah lebih baik.” Ubay melanjutkan, “Ya Rasulullah, akan kugunakan seluruh hariku untuk bershalawat kepadamu.” Nabi menjawab, “Kalau begitu, keinginanmu akan dicukupi dan dosamu akan diampuni Allah SWT.”

*diambil dari The Ultimate Power of Shalat Hajat

Keutamaan Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad saw (1)

Keutamaan Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad saw (1)

1.Mendapatkan sepuluh rahmat dan keutamaan dari Allah SWT. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa mengucapkan shalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali.”
2.Mendapatkan sepuluh kebaikan dan didoakan oleh Rasulullah saw. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa membaca shalawat kepadaku maka shalawatnya itu akan sampai kepadaku dan aku akan bershalawat kepadanya. Selain itu, akan ditulis sepuluh kebaikan baginya.”
3.Diangkat derajatnya oleh Allah. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa di antara umatku mengucapkan shalawat kepadaku sebanyak satu kali dengan tulus dan ikhlas dari lubuk hatinya, Allah akan bershalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali, mengangkat derajatnya sepuluh tingkat, ditulis baginya sepuluh kebaikan, dan dihapus darinya sepuluh kejelekan.”
4.Didoakan oleh para malaikat. Rasulullah saw bersabda, “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jum’at, karena sesungguhnya Jibril tadi datang kepadaku untuk menyampaikan firman Tuhannya Azza Wajalla, ‘Tidaklah di atas bumi ini ada seorang muslim yang mengucapkan shalawat kepadamu sebanyak satu kali melainkan Aku dan para malaikat-Ku akan bershalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali.”

*diambil dari The Ultimate Power of Shalat Hajat

Keistimewaan Istighfar

Istighfar adalah salah satu ibadah yang mulia dan merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga merupakan zikir yang senantiasa dilakukan oleh para rasul dan kekasih Allah. Di antara beberapa kemuliaan istighfar adalah:
1. Istighfar mencerminkan ketaatan kepada Allah SWT;
2. Allah SWT memuji orang-orang yang gemar membaca istighfar (mustaghfirin).
3. Membaca istighfar selalu dilakukan oleh Nabi Muhammad saw.
4. Istighfar merupakan syiar para nabi Allah. Tidak ada seorang nabi pun yang tidak beristighfar. Mereka juga selalu mengajak umatnya untuk beristighfar. Nabi Adam as dan Hawa as beristighfar atas dosa yang telah mereka perbuat saat berada di surga.
5. Ketika seorang hamba beristighfar, ia akan merasakan betapa hina dan rendah dirinya.
6. Istighfar selalu dibutuhkan oleh hamba-hamba Allah. Sebab, selaku manusia, mereka sering berbuat salah baik pada malam maupun siang hari. Jadi, jika mereka mau beristighfar, Allah pasti akan mengampuni mereka.
7. Dalam istighfar, ada kemaslahatan yang tidak diketahui oleh seorang hamba. Para ulama salaf (klasik) berkata, “Dosa seorang hamba bisa membawanya ke surga, sedangkan ibadah seorang hamba bisa membawanya ke neraka.” Sebagian orang bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi?” Mereka menjawab, “Ketika seorang hamba berbuat dosa dan setiap kali mengingatnya ia menangis, menyesal, dan akhirnya bertaubat seraya beristighfar, tunduk kepada-Nya, dan berusaha melakukan perbuatan baik tanpa mengulangi dosa tersebut, ia akan mendapatkan rahmat-Nya dan masuk surga. Sebaliknya, ketika ia berbuat baik namun kemudian ia riya’ (berhasrat untuk diperhatikan orang lain), sombong, ta’jub (ingin dikagumi orang lain), ia akan mendapat kemurkaan Allah dan akhirnya masuk neraka.”

*diambil dari The Ultimate Power of Shalat Hajat

Hal-hal yang Disunahkan dalam Haji & Umrah

Hal-hal yang Disunahkan dalam Haji & Umrah

1.Mandi sebelum melaksanakan ihram;
2.Mengenakan kain ihram yang baru;
3.Membaca talbiyah berulang-ulang;
4.Melaksanakan thawaf Qudum (thawaf selamat datang);
5.Mengerjakan shalat sunah thawaf sebanyak dua rakaat;
6.Mabit di Mina;
7.Mengerjakan haji Ifrad, yaitu melaksanakan haji terlebih dahulu baru kemudian umrah;
8.Mengerjakan thawaf Wada’, yaitu thawaf perpisahan saat jamaah haji hendak keluar dari Mekah.

*diambil dari Doa-Zikir Haji & Umrah yang Dilakukan Rasulullah & Ulama

Faedah Zikir

Zikir memiliki faedah yang sangat banyak. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya yang berjudul Miatu Faidatin Min Fawaidi Adz-Dzikri menguraikan sekitar 100 buah lebih faedah zikir, di antaranya:

1. Mendatangkan ridha Allah;
2. Menghilangkan kesedihan dan menumbuhkan kebahagiaan di dalam hati;
3. Memperkuat jasmani dan ruhani;
4. Menerangi wajah dan hati;
5. Mempercepat datangnya rezeki;
6. Membuat kita terlihat berwibawa;
7. Mewariskan cinta yang merupakan ruh agama Islam;
8. Mendatangkan kesuksesan;
9. Melahirkan perasaan dekat dengan Allah;
10. Menghidupkan kembali hati yang telah mati;
11. Memberikan ‘makanan’ untuk hati dan ruh;
12. Menghapus kesalahan yang kita lakukan. Zikir termasuk kebaikan yang paling agung, dan setiap kebaikan dapat menghapus keburukan;
13. Memupus sifat kebinatangan yang liar dalam diri;
14. Menyelamatkan diri kita dari azab Allah;
15. Zikir adalah ibadah yang paling mudah namun paling utama dan paling mulia di sisi Allah;

*diambil dari The Ultimate Power of Shalat Hajat