islam Archives - Laman 5 dari 5 - Qultum Media
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
537
archive,paged,tag,tag-islam,tag-537,paged-5,tag-paged-5,wp-theme-stockholm,wp-child-theme-stockholm-child,theme-stockholm,woocommerce-no-js,metaslider-plugin,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,smooth_scroll,wpb-js-composer js-comp-ver-7.4,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-30952
cobaan hidup

Cobaan Hidup dan Perintah Allah Agar Kita Bersabar

Cobaan hidup tak akan meruntuhkan hidup kita, sekeras apa pun ia menghantam, selama kita masih ingat pada Allah Taala dan mau bersabar.

Coba tebak, kata apa yang paling mudah diucapkan tapi sulit dilakukan? Yup, sabar. Kata “sabar” sering diucapkan kepada orang lain yang terkena cobaan hidup, terlibat masalah, atau sedang dikuasai amarah. Namun ketika sabar itu dipraktikkan, sulit sekali dan butuh hati yang ikhlas untuk menerimanya.

Ada tiga macam sabar di dunia. Pertama, sabar dalam menghadapi cobaan hidup. Karena cobaan dari Allah pasti ada untuk menguji keimanan dan kesabaran kita. Kedua, sabar dalam menjalankan perintah Allah. Jika kita mampu menjalaninya dengan sepenuh hati, niscaya akan mendapat hikmah dan manfaatnya. Ketiga, sabar dalam menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah.

Woles Aja…: Bagaimana Sabar Bisa Mengatasi Cobaan Hidup

Nah, hal ini yang dibahas oleh Alisnaik dalam komik terbarunya yang berjudul Woles Aja… Ia ingin menunjukkan bagaimana kesabaran dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hmm, pernah nggak ketika naik angkot, tetapi supirnya memilih untuk ngetem? Pasti bete kan, karena jadi nunggu lama. Belum kalau ada janji dengan orang lain, pasti jadi telat deh.

Dalam komik ini, diceritakan Pipit dan Merak sedang naik angkot. Tiba-tiba supir angkot memutuskan untuk ngetem karena menunggu penumpang. Sambil menunggu, ia pun menggunakan waktunya untuk membaca Al-Qur`an. Tentu saja Pipit dan Merak terkesima, karena biasanya supir angkot identik dengan karakter yang kurang baik. Namun ternyata ada juga lho, supir angkot yang berakhlak baik seperti ini.

Ide membuat cerita ini ini didapatkan oleh penulis ketika ia melihat langsung seorang supir angkot yang menyempatkan untuk membaca Al-Quran ketika menunggu penumpang. Hal itu rupanya menginspirasi penulis dan dibuatlah komik ini. Masih banyak lagi ide lainnya yang penulis dapatkan dari hal yang ada di sekitarnya.

Secara keseluruhan, komik ini menceritakan tentang bagaimana melatih dan menerapkan kesabaran. Karena sabar itu bukanlah pasrah, pasif, dan nurut saja apa kata orang. Tetapi justru berusaha untuk nggak terpengaruh oleh omongan orang. Jika kita terbiasa sabar, masalah-masalah yang menghantui pasti akan mudah diatasi. Selamat belajar sabar, ya!

Sabar memang susah dilakukan, tapi jika kita terbiasa sabar, pasti akan mudah melakukannya. Simak beberapa cerita menarik tentang sabar dalam komik Woles Aja… karya Alisnaik ini. Ringan, segar, namun juga penuh makna.

 

Sumber foto: https://yeaharip.com

jum'atan adalah kewajiban setiap muslim laki-laki

Jum’atan dan Kebiasaan Buruk yang Sering Kita Temukan

Jum’atan bagi sebagian orang adalah saat untuk menunaikan ibadah dan mendekatkan diri pada Allah Taala, tapi bagi sebagian yang lain Jum’atan punya maksud lain.

Semua orang tahu kalau mesjid adalah tempat yang tepat untuk mencari pahala. Caranya ya dengan mengerjakan shalat, baca Al-Qur’an, dan berzikir. Mesjid biasanya juga dikenal sebagai tempat yang adem dan nyaman, sehingga ada orang yang menggunakannya sebagai tempat istirahat. Fungsi mesjid pun bertambah.

Tiap hari Jum’at semua mesjid penuh dengan orang yang akan melakukan shalat Jum’at. Sayangnya tidak semuanya memiliki niat untuk mengikuti shalat Jum’at sesuai tuntunan Rasulullah.

Jum’atan dan ‘Penyakit’ yang Harus Kita Hindari

Ada orang yang pergi ke mesjid tapi justru melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa mengurangi pahala shalat Jum’atnya. Kebiasaan buruk itulah yang disebut “penyakit Jum’atan”. Apa lagi yang tergolong penyakit Jum’atan itu?

Salah satu penyakit Jum’atan yang sering kita temui adalah melintas di depan orang yang sedang shalat. Rasulullah melarang umatnya melakukan hal tersebut. Hmm, kalau orang-orang paham tentang peringatan Rasulullah ini, mereka akan berusaha untuk menemukan jalan yang aman untuk mencari tempat ketika shalat Jum’at, ya…

Jum’atan: Bukan Waktu untuk Tidur Siang

Ada lagi penyakit Jum’atan yang sering kita temui, yaitu memilih tempat yang bisa dijadikan sandaran saat mendengarkan khutbah. Kalau bersandar dan mendengarkan khutbah dengan baik sih tidak masalah. Tapi, kalau tujuannya untuk mengobrol atau tidur itu baru masalah. Biasanya orang yang mencari sandaran itu ogah-ogahan mendengarkan khatib yang sedang ceramah. Mereka lebih memilih ngobrol atau tidur.

Padahal kalau khatib sudah naik mimbar, kita tidak diperbolehkan untuk mengobrol. Bahkan kalau kita bilang “Ssst… Diam!” kepada teman yang ribut juga tidak boleh. Pahala salat Jum’at kita bisa hangus kalau kita berbicara saat khatib sedang ceramah. Sayang, kan? Ayo, perbaiki shalat Jumat agar pahala kita tidak berkurang apalagi hilang.

***

Dalam komik Ketuker Sandal karya Fajar Istiqlal ini dijelaskan beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan di mesjid. Dengan cerita dan gambar yang kocak, Fajar mengajak kita untuk mengingat kembali aktivitas apa saja yang sebaiknya dilakukan dan ditinggalkan saat kita ada di dalam mesjid.

 

Sumber foto: https://www.qiblati.com

tatacara salat sehari-hari

Tatacara Salat dan Hal-hal yang Mungkin Kita Remehkan

Tatacara salat sudah banyak diketahui, tapi kadang kita meremehkan hal-hal penting di dalamnya.

Pernah salat sambil memikirkan makanan? Atau salat sambil garuk-garuk kepala? Atau lebih parah lagi, salat sambil ngupil? Duh… Semuanya terlihat remeh, tapi hal tersebut bisa merusak sampai membatalkan salat kita, lho. Hmm… Sebenarnya, salat yang baik itu seperti apa, sih?

Baca juga:
Panduan Shalat Sehari-hari
Tuntunan Shalat Sesuai Al-Quran & Hadis Sahih

Tatacara Salat: Penting untuk Betul-betul Kita Pahami

Seperti yang kita tahu, salat adalah tiang agama. Kalau tidak dikerjakan maka iman tidak akan kokoh. Meskipun sudah rajin salat lima waktu, jika mengabaikan hal yang remeh, salat kita bisa tidak sah dan tentu tidak diterima, lho. Ada beberapa hal yang terlihat remeh, tetapi kita secara tidak sadar sering melakukannya.

Contohnya seperti memikirkan hal lain saat salat. Misalnya saat adzan Isya, kita belum makan dan lebih mendahulukan salat Isya. Lalu tiba-tiba ada aroma ayam bakar yang menggoda dan kita mendadak lapar membayangkan kelezatan ayam tersebut.

Bagaimana mengatasinya? Rasulullah pernah bersabda, “Jika sudah dihidangkan makan malam sementara salat sudah mulai diiqamatkan, maka dahulukanlah dengan makan malam,” (HR. Muslim). Jadi sebelum salat, kita dianjurkan untuk tidak menahan nafsu makan dan juga hadas seperti buang air dan kentut. Mengapa? Karena konsentrasi kita saat salat akan terpecah dan menggangu kekhusyukkan salat kita.

Tatacara Salat: yang Perlu Kita Perhatikan saat Berjamaah

Oh ya, kita sering salat berjamaah di masjid? Sebelum salat dimulai, imam selalu mengatakan “Lurus dan rapatkan shaf”. Mengapa kita harus meluruskan dan merapatkan shaf? Rasulullah mengatakan dalam hadis riwayat Abu Dawud, “Rapatkanlah shaf-shaf kalian saling berdekatan, dan luruskanlah dengan leher-leher kalian. Karena demi zat yang jiwaku berada dalam genggamannya, sesungguhnya aku melihat setan masuk dari celah-celah seakan-akan dia adalah kambing kecil”.

Nah, supaya salat kita sempurna tanpa adanya setan di antara shaf salat, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Pertama, ketika meluruskan shaf, luruskan kaki dengan orang yang ada di samping kanan dan kiri kita. Lalu, rapatkan seluruh bagian pinggir telapak kaki, jangan hanya kelingkingnya saja, ya.

Setelah bagian kaki rapat, jangan lupa antara bahu kanan dan kiri harus saling menempel dengan makmum lainnya. Untuk memudahkan, biasanya masjid memiliki karpet bergaris sebagai alat bantu pelurus shaf. Ketentuan tersebut mengacu pada hadis Rasulullah yang berbunyi, “Luruskan shaf kalian dan salah satu dari kamu menempelkan bahunya pada bahu temannya dan kakinya pada kaki temannya,” (HR. Bukhari).

Yuk, salat dengan mengikuti anjuran Rasulullah!

***

Masih ada banyak hal lagi yang perlu kita ketahui supaya salat kita sah dan diterima. Komik Remeh Sih, Tapi… karya Zaheed Edwirson ini akan membantu kita mengetahui apa saja hal yang dianggap remeh, tetapi bisa membatalkan salat. Bersama dua tokoh utama yang kocak, Dul dan Broh, kita bisa mempelajari tatacara salat dengan menyenangkan.

 

Sumber foto: https://chapal.us