Admin Qultum, Author at Qultum Media - Laman 82 dari 82
Qultummedia adalah penerbit buku islami
Qultummedia, qultum, novel islami, ibadah, buku, motivasi, pengembangan diri,
2
archive,paged,author,author-admin-qultum,author-2,paged-82,author-paged-82,wp-theme-stockholm,wp-child-theme-stockholm-child,theme-stockholm,woocommerce-no-js,metaslider-plugin,ajax_fade,page_not_loaded,,select-child-theme-ver-1.0.0,select-theme-ver-4.2,menu-animation-line-through,wpb-js-composer js-comp-ver-7.4,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-30952

Beristighfar Tujuh Puluh Kali atau Seratus Kali

Di antara kekhususannya ialah bahwa beliau beristighfar sebanyak tujuh puluh kali setiap hari. Ini disebutkan Ibnu al-Qash dan diriwayatkan Ibnu Mulqin dalam Al-Khashāis dan Muslim dalam Shahihnya. Abu Daud juga meriwayatkan dari hadits al-Agharrul Muzni ra dengan lafaz:

إِنَّهُ لَيُغَانُ عَلَى قَلْبِى, وَإِنِّى لأََسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِى الْيَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ

Sesungguhnya hatiku lupa (tidak ingat kepada Allah) dan sesungguhnya  aku beristighfar kepada Allah dalam sehari seratus kali.”
Lafaz ini juga yang dikemukakan oleh Muslim. Sedangkan dalam riwayat Abu Daud dengan lafaz “dalam setiap hari.”
Syeikh Waliyuddin bin Al-Iraqi mengatakan,  “Pada dzahirnya kalimat kedua merupakan akibat dari kalimat sebelumnya. Sebab istighfar adalah lupanya hati mengingat Allah, seperti yang ditunjukkan oleh sabdanya dalam riwayat Nasa’i dalam buku Amalul Yaumi Wallailati:

READ MORE

Metode Shalat Khusyu

Syekh Ahmad Musthafa Maraghi mengemukakan dalam kitab tafsirnya tiga cara melaksanakan shalat yang khusyu’;

Pertama, memahami dan merenungkan (tadabbur) setiap bacaan shalat, tidak hanya makna luarnya saja tetapi juga setiap rahasia dan kandungan hikmahnya, sebagaimana firman Allah SWT: “Apakah mereka tidak mentadabburi kandungan Al-Quran ataukah hati mereka terkunci?”  

Kedua, mengingat Allah (dzikir) dan merasa takut akan balasan-Nya sehingga bersungguh-sungguh ketika menghadap-Nya. Firman Allah; “Dirikanlah oleh kamu shalat untuk mengingat-Ku.” 

Ketiga, menghindari pikiran yang macam-macam selain shalat. Karena shalat merupakan hubungan batin dengan Allah SWT. Bahkan para ulama berkata; “Shalat tanpa khusyu’ seperti jasad tanpa ruh.” 

Untuk meraih khusyu’ seharusnya kita memperhatikan beberapa hal yang harus dilakukan antara lain;

READ MORE

Shalat Mengusir Kegelisahan

Diceritakan bahwa seorang laki-laki berjalan pada malam hari. Ia melihat bahwa tentara-tentara sedang memeriksa jalan-jalan. Kemudian ia berkata kepada dirinya sendiri, “Mungkin mereka akan menganiayaku dengan menanyakan kepadaku: ‘Dari manakah kamu? Hendak ke manakah kamu?’ Karena itu, aku harus lari dari mereka dan bersembunyi di suatu tempat.” Lalu orang tersebut benar-benar lari dan bersembunyi di sebuah bangunan yang sudah roboh. Kemudian para tentara itu mendobrak tempat tersebut dan mereka menemukan seseorang yang terbunuh di situ. Lalu mereka mengajukan laki-laki tersebut ke depan hakim. Semua bukti mengisyaratkan bahwa dialah pembunuhnya. Lantas, apa yang dilakukan oleh laki-laki tersebut? Ia meminta kepada hakim untuk diberi kesempatan mengambil wudhu dan shalat dua rakaat kepada Allah. Hakim mengabulkan permintaannya dan menangguhkan sidang. Kemudian laki-laki tersebut bershalat dan berdoa kepada Allah dengan doa: “Ya Allah! Sesungguhnya Engkau tahu bahwa tiada saksi untukku atas ketidak-bersalahanku kecuali Engkau, dan Engkau memerintahkan kepada kami agar kami tidak merahasiakan kesaksian, maka aku memohon kepada-Mu pada Zat-Mu.”

READ MORE

Nasihat Untuk Atasan dan Bawahan

Hendaklah seorang pimpinan memberikan kemudahan untuk para karyawan dalam mengerjakan kewajiban mereka kepada Allah seperti shalat dan puasa. Selain itu, janganlah membuat peraturan perusahaan yang bertentangan dengan hukum Allah seperti melarang jilbab dan lain sebagainya, atau membuat aturan yang memudahkan terjadinya perbuatan maksiat dan dosa seperti ikhtilat yang diharamkan antara laki-laki dan perempuan.
Seorang pimpinan hendaknya mengetahui bahwa seorang karyawan yang beragama lebih dekat kepada kebaikan. Sebab, dia bekerja atas dasar keikhlasan, selalu merasa diawasi oleh Allah, dan lebih amanah dalam menjalankan peraturan. Orang yang paling bisa dipercaya adalah mereka yang suka melakukan shalat.
Umar bin Khatab berkata kepada para walinya, “Ingatlah bahwa perkara yang paling penting bagiku adalah shalat. Ingatlah bahwa tidak ada yang paling berharga dan tidak ada keberuntungan dalam Islam bagi orang yang tidak shalat.” Ia menambahkan, “Siapa yang kehilangan shalatnya, maka rusak pula perbuatan yang lainnya.” Setiap pimpinan perusahaan hendaklah memilih karyawan dengan sebaik-baiknya.

READ MORE

Puasa Menjauhkan Diri dari Sifat Tamak

Tamak adalah sifat dasar manusia. Ia adalah bibit egoisme yang bisa menjadi benih penyakit kronis yang mengganjal di hati. Sebagai penyakit, sifat tamak tidak boleh dibiarkan berkeliaran bebas ke seluruh tubuh sehingga bisa merusak niat, motivasi hidup, dan juga amal perbuatan. Jika tidak, akan menggerogoti fungsi hati yang lainnya. Karena, hati adalah Produsen bagi seluruh tingkah laku seseorang. Hati rusak, seluruh anggota tubuh dan amal perbuatan akan rusak. Demikian pula sebaliknya. 
Orang tamak, tersiksa bukan karena tidak memiliki harta kekayaan. Ia memiliki segalanya, namun terus tersiksa karena selalu menderetkan daftar keinginan dan menu kebutuhan lain yang harus tercapai. Seorang yang tamak akan selalu melihat apa yang belum diraih dan mengabaikan untuk menikmati apa yang sesungguhnya telah ia raih. Ia tidak akan pernah merasa cukup. Selalu tersiksa oleh haus keinginan.
Banyak orang yang diberi kekayaan berlimpah namun tetap merasa fakir dan tak pernah puas dengan apa yang diperoleh. Selalu melihat apa yang dimiliki orang lain harus menjadi miliknya dan apa yang ia miliki lupa untuk disyukuri. Ini ciri-ciri ketika sifat tamak hendak bersemai dalam hati seseorang.
Tamak disebut penyakit hati karena bisa melemahkan keinginan. Keinginan dan kehendak yang seharusnya menjadi kekuatan bagi seseorang, malah membinasakan pelakunya sendiri. Tamak bukan saja bibit penyakit, tapi juga bukti lemahnya kualitas kerja seseorang. Seorang yang buruk kerja, kebiasaannya hanya mengangankan apa-apa yang belum tercapai tanpa kemauan keras menempuhya.
Perbedaan tamak dan kerja keras maupun cita-cita dan angan-angan sangat tipis sekali. Tamak adalah kesibukan mengejar harta duniawi namun melupakan bekal hidup untuk di akhirat. Sementara kerja keras, kerja dilakukan demi mencapai dua tujuan keseimbangan hidup; dunia dan akhirat.

READ MORE

30 Hari Mencari Kekuatan Zikir

Mengapa kita harus terus berzikir?, pertama karena kita benar-benar beriman kepada Allah s.w.t.. Orang yang terpanggil berzikir kepada Allah adalah hamba-hamba Allah yang bertaqwa dan yang beriman. Semakin kuat imannya semakin kuat dan semakin hebat zikirnya. Kalau kurang iman maka kurang percaya, kurang yakin kepada Alllah sebagai Ilah ( Tuhan) satu-satunya yang berhak disembah, sebagai Rabb yang mengatur alam semesta ini,  sebagai Malikul Muluk, pemilik dari setiap pemilik alam semesta ini, sebagai khalik; pencipta alam semesta ini. Subhanallah, kalau kurang iman kepada-Nya maka kurang juga zikir kepada-Nya. Kalau tidak beriman, maka tidak percaya, tidak yakin dan tidak berzikir kepada-Nya. Yang ada hanya keluh kesah, sumpah serapah dan menyembah selain kepada-Nya.

READ MORE

Bebas Penyakit dengan Ruqyah

Terdapat hubungan yang sangat erat antara keadaan manusia dan keadaan alam sekitarnya. Begitu pula antara ketentuan syariah dan ketentuan alam. Setiap pendahuluan pasti memiliki hasil dan setiap keyakinan tentu mempunyai pengaruh.
[Kitab] ini [berisi] ilmu tertentu yang disebut “ilmu pengobatan Qur`ani” atau “ilmu pengobatan Nabi”.
Allah S.w.t. berfirman,
“Barangsiapa mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (An-Nahl [16]: 97)
Allah juga berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu.” (Al-Anfaal [8]: 24)
Iman adalah kehidupan hati dan jiwa. Oleh karena itu, Allah berfirman,

READ MORE

205 Resep Pencegahan dan Penyembuhan Penyakit Dengan Gerakan Shalat

Tubuh manusia diciptakan oleh Allah Swt dengan berbagai kecerdasan yang luar biasa dan kecerdasannya melekat dalam diri manusia.Masing-masing kecerdasan memerluka pemeliharaan yang rutin. Islam sebagai agama yang hanif ini ternyata memiliki tata cara pemeliharaan kecerdasan tubuh tersebut. Semua itu merupakan manifesatasi/rasa syukur terhadap penciptaan-Nya. Kecerdasan tubuh yaitu kemampuan seseorang untuk memahami, mencintai dan merawat tubuhnya agar dapat berfungsi secara optimal. Membangun kecerdasan tubuh adalah melalui serangkaian kebiasaan baru yang secara disiplin tersebut akhirnya tertanam dalam fikiran bawah sadar dan mengubah sikap, pola pikir, maupun pola tindakan dalam membangun kehidupan yang sehat.

READ MORE